MEMBICARAKAN DI BELAKANG

Jika seseorang membicarakan kamu dibelakang, artinya kamu punya kelebihan yang luar biasa.»IHT« Galatia 1:10 Jadi bagaimana sekarang: adakah kucari kesukaan manusia atau kesukaan Allah? Adakah kucoba berkenan kepada manusia? Sekiranya aku masih mau mencoba berkenan kepada manusia, maka aku bukanlah hamba Kristus. Orang yang membicarakan kita dibelakang kebanyakan merasa iri, terintimidasi melihat kelebihan yang kita miliki, ingatlah bahwa posisi mereka ada dibelakang kita, sedangkan kita sedang melangkah maju. Matius 5:11 Berbahagialah kamu, jika karena Aku kamu dicela dan dianiaya dan kepadamu difitnahkan segala yang jahat. Alkitab mengajarkan kita untuk tetap menjaga hikmat, evaluasilah diri kita dengan jujur dihadapan Tuhan, jika ada yang perlu diperbaiki, terimalah sebagai proses pembentukan karakter, namun jika itu adalah fitnah atau irihati, biarkan Tuhan yang menjadi pembela kita. Daniel 6:5 Maka berkatalah orang-orang itu: "Kita tidak akan mendapat suatu alasan dakw...

MURAH HATI

 


Apa pandangan kalian mengenai murah hati?

Orang yang murah hati adalah orang yang suka memberi, tidak pelit, suka menolong, dan baik hatinya. Salah satu sifat Tuhan adalah murah hati. Dan orang percaya diperintahkan Tuhan untuk bermurah hati kepada sesamanya. Hendaklah kamu murah hati, sama seperti Bapamu adalah murah hati (Lukas 6:36). Contoh murah hati yang Tuhan lakukan adalah Dia bermurah hati kepada manusia yang berdosa, dengan menolong manusia berdosa keluar dari hukuman dosa. Tuhan bermurah hati dengan memberikan Anak-Nya yang tunggal agar manusia berdosa diselamatkan dan menerima hidup yang kekal.

Kita bisa meneladani Tuhan yang sudah memberikan contoh murah hati yang sempurna, meskipun bukan berarti kita harus sampai mati untuk orang lain. Hal murah hati yang bisa kita lakukan adalah berilah bantuan dan pertolongan kepada orang-orang yang membutuhkan pertolongan. Jika kita melihat ada orang yang susah atau mengalami kesulitan ekonomi, kita dapat menolong dan memberi bantuan kepada mereka.

Perenungan :

1. Bagaimana sikap orang yang murah hati itu? (ayat 30,34) 

2. Apakah kita sudah menjadi orang yang murah hati, dengan memberi dan menolong orang- orang yang membutuhkan? 

3. Siapa yang harus menjadi teladan untuk hidup murah hati? (ay. 36)

Penerapan :

Tuhan memanggil kita untuk hidup menjadi berkat bagi orang lain. Sebagaimana Tuhan telah bermurah hati bagi kita, maka kita juga wajib hidup bermurah hati bagi orang lain. Ada banyak orang di sekitar kita yang membutuhkan pertolongan kita.






Komentar

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

HIDUP TANPA TERSINGGUNG

MEMILIH TAAT

TANDA ORANG YANG MENGANDALKAN TUHAN