KEDUKAAN DAN KESERAKAHAN

KEDUKAAN & KESERAKAHAN FILIPI 4:11 Kukatakan ini bukanlah karena kekurangan, sebab aku telah belajar mencukupkan diri dalam segala keadaan. Shalom Kedukaan dan keserakahan mungkin terlihat sama sekali berbeda, tetapi keduanya dapat mengungkapkan apa yang terjadi di dalam hati kita. Kedukaan bisa juga berarti kesedihan yang sangat mendalam, atau sebuah ratapan karena kehilangan sesuatu atau seseorang. Sementara keserakahan merupakan sebuah perasaan yang ingin memiliki sesuatu atau seseorang yang belum kita miliki karena kita merasa kurang. Kedukaan mengatakan: "Aku kehilangan seseorang atau sesuatu yang sangat aku cintai". Sementara keserakahan mengatakan: "Saya harus memiliki lebih banyak karena apa yang saya miliki tidak cukup." Kedukaan adalah rasa sakit karena kehilangan sesuatu. Keserakahan adalah perasaan tidak puas karena belum memiliki. Alkitab mengajarkan kita bagaimana menanggapi keduanya. Kedukaan berkata, “Aku merindukan apa yang aku miliki.” ...

MENGATASI KEPUTUSASAAN

 


Mengatasi Keputusasaan: Mazmur


Mazmur 42:7 TB

[7] Jiwaku tertekan dalam diriku, sebab itu aku teringat kepada-Mu dari tanah sungai Yordan dan pegunungan Hermon, dari gunung Mizar.

Kapanpun Anda merasa sedih, tempat terbaik untuk berpaling adalah kitab Mazmur. Dalam bacaan hari ini, sang penulis bertanya: モMengapa engkau tertekan, hai jiwaku?ヤ (ayat 6). Yang mengejutkan, pertanyaan ini adalah langkah pertama untuk mengatasi keputusasaan.

Melihat ke dalam. Sebelum Anda dapat berurusan dengan keputusasaan Anda, Anda perlu mengetahui apa penyebabnya. Bila Anda tidak yakin, mintalah Tuhan untuk menolong Anda mengetahui apa yang sedang terjadi di dalam diri Anda.

Melihat ke atas. Langkah selanjutnya adalah mengarahkan mata Anda kepada Tuhan dan menaruh pengharapan Anda di dalam Dia. Ingatlah, keputusasaan datang pada setiap orang di suatu waktu atau waktu lainnya, namun ia tidak perlu menetap. Seiring perjalanan waktu, Anda モakan bersyukur lagi kepada-Nya.ヤ (ayat 6).

Melihat ke belakang. Keputusasaan memiliki cara untuk menghapus ingatan kita akan segala kebaikan yang Tuhan telah perbuat bagi kita selama bertahun-tahun. Kita harus berusaha untuk mengingat kepedulian-Nya dan pemeliharaan-Nya di masa lampau, dan bukan berkubang di dalam kesengsaraan kita pada saat ini. Barulah kemudian iman kita akan mengalahkan keputusasaan (ayat 7).

Melihat ke depan. Mengetahui bahwa rancangan Tuhan bagi kita adalah baik, kita dapat menanti-nantikan apa yang Ia akan perbuat di masa depan. Cinta kasih-Nya akan menopang kita di siang hari dan membawa ketentraman di malam hari saat kita percaya bahwa Ia turut bekerja dalam segala sesuatu untuk mendatangkan kebaikan bagi kita (ayat 9).

Bila fokus Anda benar, Anda akan meresponi keputusasaan dengan cara yang benar. Kuncinya adalah mengarahkan pandangan kita kepada Tuhan. Keadaan mungkin akan menyebabkan Anda untuk berpikir bahwa Ia telah melupakan Anda (ayat 10), namun Firman-Nya berjanji bahwa Ia ada di sana dan akan membawa Anda melewati lembah. Bahkan saat Anda merasa sendiri, Anda tidak pernah sendirian.

Komentar

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

HIDUP TANPA TERSINGGUNG

TANDA ORANG YANG MENGANDALKAN TUHAN

Terang yang Datang ke Dunia