KEDUKAAN DAN KESERAKAHAN

KEDUKAAN & KESERAKAHAN FILIPI 4:11 Kukatakan ini bukanlah karena kekurangan, sebab aku telah belajar mencukupkan diri dalam segala keadaan. Shalom Kedukaan dan keserakahan mungkin terlihat sama sekali berbeda, tetapi keduanya dapat mengungkapkan apa yang terjadi di dalam hati kita. Kedukaan bisa juga berarti kesedihan yang sangat mendalam, atau sebuah ratapan karena kehilangan sesuatu atau seseorang. Sementara keserakahan merupakan sebuah perasaan yang ingin memiliki sesuatu atau seseorang yang belum kita miliki karena kita merasa kurang. Kedukaan mengatakan: "Aku kehilangan seseorang atau sesuatu yang sangat aku cintai". Sementara keserakahan mengatakan: "Saya harus memiliki lebih banyak karena apa yang saya miliki tidak cukup." Kedukaan adalah rasa sakit karena kehilangan sesuatu. Keserakahan adalah perasaan tidak puas karena belum memiliki. Alkitab mengajarkan kita bagaimana menanggapi keduanya. Kedukaan berkata, “Aku merindukan apa yang aku miliki.” ...

KEHAUSAN ROHANI

 

Kehausan Rohani

Yohanes 4:13-14 TB
[13] Jawab Yesus kepadanya: ”Barangsiapa minum air ini, ia akan haus lagi, [14] tetapi barangsiapa minum air yang akan Kuberikan kepadanya, ia tidak akan haus untuk selama-lamanya. Sebaliknya air yang akan Kuberikan kepadanya, akan menjadi mata air di dalam dirinya, yang terus-menerus memancar sampai kepada hidup yang kekal.” 

Anda berhasil! Anda bertekun melewati pekerjaan menyakitkan dan sukar untuk mengosongkan diri Anda dari segala sesuatu yang menghalangi Anda untuk menerima segala yang Tuhan punya untuk Anda. Selama tujuh hari ke belakang, Anda telah merendahkan diri Anda, menyelidiki diri Anda, dan menghilangkan hal-hal yang hanya memuaskan hawa nafsu Anda. Ini tidak mudah, tapi layak diperjuangkan.

Selama tujuh hari ke depan, kita mempersiapkan hati kita untuk dipenuhi dengan Roh Kudus. Ruangan yang kita sediakan dalam hidup kita kini akan dipenuhi dengan kepenuhan daripada Tuhan. Ada pergeseran terhadap proporsi yang tidak dibayangkan sebelumnya ke dalam hidup Anda. Bersiaplah untuk perubahan hidup.

Dalam Yohanes 4:13-14, dijelaskan tentang kehausan rohani. Sesuatu di dunia ini – air yang dimaksud Yesus pada awalnya – secara sementara akan memuaskan dahaga Anda, tapi Anda akan merasa haus kembali. Dia lalu melanjutkan dengan berbicara tentang air yang tidak akan membuat Anda merasa haus lagi. Air ini adalah Roh Kudus. Inilah air yang kita inginkan.

Dalam Yohanes 7:37-39, Yesus melanjutkan ini ketika Ia berkata, "Barangsiapa haus, baiklah ia datang kepada-Ku dan minum." Untuk menerima Roh Kudus, air kekal ini, kita perlu menerima Yesus dan percaya kepada apa yang Ia ucapkan dalam Firman Tuhan.

Kita tidak seharusnya hanya bergerak. Kita haruslah haus akan air hidup, segar yang hanya dapat disediakan oleh Roh Kudus.

Komentar

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

HIDUP TANPA TERSINGGUNG

TANDA ORANG YANG MENGANDALKAN TUHAN

Terang yang Datang ke Dunia