MEMBICARAKAN DI BELAKANG

Jika seseorang membicarakan kamu dibelakang, artinya kamu punya kelebihan yang luar biasa.»IHT« Galatia 1:10 Jadi bagaimana sekarang: adakah kucari kesukaan manusia atau kesukaan Allah? Adakah kucoba berkenan kepada manusia? Sekiranya aku masih mau mencoba berkenan kepada manusia, maka aku bukanlah hamba Kristus. Orang yang membicarakan kita dibelakang kebanyakan merasa iri, terintimidasi melihat kelebihan yang kita miliki, ingatlah bahwa posisi mereka ada dibelakang kita, sedangkan kita sedang melangkah maju. Matius 5:11 Berbahagialah kamu, jika karena Aku kamu dicela dan dianiaya dan kepadamu difitnahkan segala yang jahat. Alkitab mengajarkan kita untuk tetap menjaga hikmat, evaluasilah diri kita dengan jujur dihadapan Tuhan, jika ada yang perlu diperbaiki, terimalah sebagai proses pembentukan karakter, namun jika itu adalah fitnah atau irihati, biarkan Tuhan yang menjadi pembela kita. Daniel 6:5 Maka berkatalah orang-orang itu: "Kita tidak akan mendapat suatu alasan dakw...

KASIH KARUNIA

 


Bagaimana Kasih Karunia Mengubah Segalanya

1 Timotius 1:12-14 TB

[12] Aku bersyukur kepada Dia, yang menguatkan aku, yaitu Kristus Yesus, Tuhan kita, karena Ia menganggap aku setia dan mempercayakan pelayanan ini kepadaku – [13]  aku yang tadinya seorang penghujat dan seorang penganiaya dan seorang ganas, tetapi aku telah dikasihani-Nya, karena semuanya itu telah kulakukan tanpa pengetahuan yaitu di luar iman. [14] Malah kasih karunia Tuhan kita itu telah dikaruniakan dengan limpahnya kepadaku dengan iman dan kasih dalam Kristus Yesus. 

Hidup kita tidak memiliki harapan di luar Tuhan. Kita dilahirkan dengan sifat kedagingan dan terus memilih jalan yang salah di sepanjang hidup kita. Hukuman bagi dosa adalah maut dan terpisah selamanya dari Allah. Tidak seorang pun menjadi pengecualian dari kebenaran alkitabiah ini. Dan tidak ada satupun yang kita dapat lakukan untuk mengubah situasi ini.

Memasuki kasih karunia Allah, kemurahan-Nya yang tidak layak kita terima ditujukan kepada kita. Kita tidak dapat melakukan apapun untuk mendapatkannya. Ia memberkati kita seturut dengan kebaikan-Nya, di luar apapun yang kita telah perbuat.

Pikirkan tentang rasul Paulus, yang awalnya bermaksud untuk menganiaya siapapun yang mengakui nama Yesus. Ia memainkan peran penting dalam kekejaman brutal yang ditujukan kepada orang Kristen dan, dalam bahasanya sendiri, ia adalah orang yang paling berdosa (I Timotius 1:15). Tak satupun yang ia lakukan layak untuk mendapatkan kasih Allah.

Kasih karunia ilahi menuntun sang Maha Kuasa untuk menjangkau dan mengampuni si fanatik penuh kebencian ini yang menghujat nama Yesus. Dengan kasih, Tuhan mengubahnya menjadi orang yang mendedikasikan dirinya untuk memberitakan pesan Injil. Kehidupan Paulus mengilustrasikan kasih karunia dengan begitu indah.

Kita tidak dapat melakukan cukup perbuatan baik untuk mendapatkan akses ke surga. Keselamatan hanya mungkin terjadi oleh karena kasih karunia, bahwa Kristus mati di kayu salib. Dia yang menanggung hukuman dosa kita layak mendapatkan semua pujian atas penebusan kita.

Kematian Yesus menghapus dosa seluruh dunia. Tidak ada dosa yang terlalu besar bagi-Nya untuk diampuni. Kita tidak dapat menambahkan apapun pada tindakan penebusan-Nya; yang kita dapat lakukan hanyalah menerima karunia yang cuma-cuma ini. Bila kita percaya kepada Kristus sebagai Juruselamat, Allah akan menyelamatkan kita, menjadikan kita sebagai anak-anak-Nya untuk selamanya.

Komentar

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

HIDUP TANPA TERSINGGUNG

MEMILIH TAAT

TANDA ORANG YANG MENGANDALKAN TUHAN