KEDUKAAN DAN KESERAKAHAN

KEDUKAAN & KESERAKAHAN FILIPI 4:11 Kukatakan ini bukanlah karena kekurangan, sebab aku telah belajar mencukupkan diri dalam segala keadaan. Shalom Kedukaan dan keserakahan mungkin terlihat sama sekali berbeda, tetapi keduanya dapat mengungkapkan apa yang terjadi di dalam hati kita. Kedukaan bisa juga berarti kesedihan yang sangat mendalam, atau sebuah ratapan karena kehilangan sesuatu atau seseorang. Sementara keserakahan merupakan sebuah perasaan yang ingin memiliki sesuatu atau seseorang yang belum kita miliki karena kita merasa kurang. Kedukaan mengatakan: "Aku kehilangan seseorang atau sesuatu yang sangat aku cintai". Sementara keserakahan mengatakan: "Saya harus memiliki lebih banyak karena apa yang saya miliki tidak cukup." Kedukaan adalah rasa sakit karena kehilangan sesuatu. Keserakahan adalah perasaan tidak puas karena belum memiliki. Alkitab mengajarkan kita bagaimana menanggapi keduanya. Kedukaan berkata, “Aku merindukan apa yang aku miliki.” ...

BERJALAN DALAM KEMENANGAN



 Tahukah Saudara puncak dari pelayanan Tuhan Yesus? Hal ini tertulis pada Yohanes 19:30 Sesudah Yesus meminum anggur asam itu, berkatalah Ia: "Sudah selesai." Lalu Ia menundukkan kepala-Nya dan menyerahkan nyawa-Nya.

Ketika Tuhan Yesus mengatakan “sudah selesai” atau “it is finished”, itu artinya Dia telah menyelesaikan pekerjaan yang mulia dengan sempurna, dan membuka jalan KESELAMATAN dan jalan KEMENANGAN kepada kita.

Berjalan dalam kemenangan akan dialami oleh kita umatNya apabila kita tetap SETIA kepada FirmanNya. Firman Tuhan itu adalah pelita, penerang kita didunia yang gelap ini. Firman Tuhan itu adalah kompas atau petunjuk arah agar kita tidak tersesat didunia yang jahat ini. Firman Tuhan adalah sumber yang sanggup membangkitkan iman kita. Firman Tuhan juga adalah senjata dan perisai kita untuk melawan setiap panah-panah si jahat.

Kita harus mengetahui setiap siasat musuh yang hendak dilakukan kepada kita, diantaranya: kehilangan kasih, kehilangan damai sejahtera dan sukacita, kepahitan, kehilangan harapan, intimidasi, dan akhirnya membawa kita kepada tindakan kejahatan. Kita harus ketahui bahwa iblis itu pendusta, tidak ada kebenaran didalamnya. Jangan mau diperdaya!!

Sekarang mari kita membaca Yesaya 41:10. Dan kita akan belajar bersama-sama melakukan Firman Tuhan ini, yaitu berfokus hanya pada Yesus Kristus dan FirmanNya sebagai JALAN KEMENANGAN.

Komentar

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

HIDUP TANPA TERSINGGUNG

TANDA ORANG YANG MENGANDALKAN TUHAN

Terang yang Datang ke Dunia