KEDUKAAN DAN KESERAKAHAN

KEDUKAAN & KESERAKAHAN FILIPI 4:11 Kukatakan ini bukanlah karena kekurangan, sebab aku telah belajar mencukupkan diri dalam segala keadaan. Shalom Kedukaan dan keserakahan mungkin terlihat sama sekali berbeda, tetapi keduanya dapat mengungkapkan apa yang terjadi di dalam hati kita. Kedukaan bisa juga berarti kesedihan yang sangat mendalam, atau sebuah ratapan karena kehilangan sesuatu atau seseorang. Sementara keserakahan merupakan sebuah perasaan yang ingin memiliki sesuatu atau seseorang yang belum kita miliki karena kita merasa kurang. Kedukaan mengatakan: "Aku kehilangan seseorang atau sesuatu yang sangat aku cintai". Sementara keserakahan mengatakan: "Saya harus memiliki lebih banyak karena apa yang saya miliki tidak cukup." Kedukaan adalah rasa sakit karena kehilangan sesuatu. Keserakahan adalah perasaan tidak puas karena belum memiliki. Alkitab mengajarkan kita bagaimana menanggapi keduanya. Kedukaan berkata, “Aku merindukan apa yang aku miliki.” ...

TERTANAM UNTUK MELAYANI



 Tertanam Untuk Melayani

Seorang ayah punya tiga orang anak. Kepada anak pertama, dia berikan lahan untuk menanam, dimana hasil panennya digunakan untuk membuat makanan bagi semua orang di rumah mereka. Kepada anak kedua, dia berikan bangunan di sebelah rumah mereka, supaya tamu yang berkunjung dapat beristirahat di sana. Kepada anak ketiga, dia berikan sebuah mobil besar dan mewah, supaya dapat mengantarkan tamu mereka berkeliling kota dengan nyaman. 

Semua pemberian ayah ini mencapai tujuannya kalau anak-anaknya gunakan untuk melayani kepentingan orang lain. Tetapi kalau digunakan tidak sesuai tujuan, seperti misalnya untuk memamerkan hadiah mereka atau digunakan untuk kepentingan diri sendiri saja, maka pemberian itu akan berhenti di tangan mereka dan tidak pernah menjadi hadiah buat hidup orang lain.

Kita bertumbuh bersama dan saling mendukung dalam komunitas. Tetapi tidak berhenti disini, karena Tuhan sudah mengaruniakan kekuatan kepada masing-masing kita, yang perlu kita pakai untuk melayani orang lain. Di mana kita bisa melayani? Di mana pun ada kebutuhan, dan kebutuhan itu bisa terjawab dengan kekuatan yang kita punya. 

Kalau kita pandai menyampaikan firman Tuhan, maka sampaikan firman Tuhan dengan penuh iman. Kalau kita senang membantu orang, maka bantu orang sebaik yang kita bisa. Kalau kita pintar mengajar, maka berikan pengajaran yang membangkitkan dan menuntun orang lain ke jalan yang benar. Kalau kita mampu memimpin, maka pimpinlah orang lain dengan integritas dan hikmat. Kalau kita bisa membangun orang, maka pekalah dan cepat merespons kepada mereka yang membutuhkan. 

Apa pun yang pandai kita lakukan, lakukan dengan rajin dan sukacita.

Bukan orang-orang yang sangat kaya, sangat pintar, dan sangat terkenal di dunia yang Tuhan pandang sebagai yang terbesar. Tetapi yang terbesar adalah orang-orang yang punya hati besar, karena dia mau melayani semua orang tanpa membeda-bedakan, bahkan orang-orang yang dunia pandang terkecil sekalipun.

Renungkan

Kekuatan apa yang Tuhan karuniakan kepadamu? Siapa saja orang-orang yang Tuhan mau Anda layani dengan kekuatan itu?

Doakan

Tuhan Yesus, terima kasih telah datang ke dunia, bukan saja untuk menyelamatkan aku, tetapi juga menjadi teladan untuk aku melayani orang-orang yang ada di sekitarku. Ajar aku untuk melayani seperti Engkau, mau mendahulukan kepentingan orang lain. Biar tuntunan Roh Kudus yang aku ikuti selalu. Dalam nama Tuhan Yesus, amin.

Komentar

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

HIDUP TANPA TERSINGGUNG

TANDA ORANG YANG MENGANDALKAN TUHAN

Terang yang Datang ke Dunia