SAAT KITA TIDAK BERDAYA

"SAAT KITA TIDAK BERDAYA" "Ketika Yesus mendengar kabar itu, Ia berkata: "Penyakit itu tidak akan membawa kematian, tetapi akan menyatakan kemuliaan Allah, sebab oleh penyakit itu Anak Allah akan dimuliakan" (Yohanes 11:4).  > Saat Yesus diberitahu oleh Maria dan Martha, bahwa Lazarus, saudaranya sakit, Ia mengatakan bahwa melalui penyakit itu kuasa Tuhan akan dinyatakan dan Anak Allah dipermuliakan.  > Namun, yang menarik dari pembacaan firman ini, dikatakan bahwa Yesus "sengaja" menunda kedatangan-Nya sampai akhirnya Lazarus mati!  > Tuhan tahu akan apa yang akan Ia kerjakan, Ia tahu bahwa pada akhirnya Lazarus akan mati. Ia mau menunjukan kuasa-Nya kepada para murid-Nya supaya mereka dapat belajar percaya!  (ayat 14-15).  >> Apakah yang firman Tuhan katakan saat kita mengalami penderitaan dan sudah tidak berdaya?  1. TUHAN  YESUS HADIR SAAT KITA TIDAK BERDAYA! > Yohanes 11:21,32 : "Maka kata Marta kepada Yesus: "Tuhan, s...

MELIHAT KE DALAM DIRI

 


Melihat ke Dalam Diri
 

Sebelum seseorang menanam, dia sudah menentukan jenis pohon apa yang ingin dia hasilkan, sehingga waktu pohon itu masih berbentuk benih sekalipun, penanam sudah tahu hasil akhirnya. 

Berkaitan dengan tujuan hidup, kita biasanya bukan berada dalam posisi penanam, tetapi cenderung berada dalam posisi benih. Hari ini kita belum melihat kita akan jadi apa nantinya, akan melakukan apa di 10 maupun 20 tahun kemudian. Kita bisa berencana dan berharap, tapi belum tahu hasil dari perjalanan kita. 

Penulis kitab Kejadian mencatat, “Allah memberkati mereka (manusia),” setelah Dia menciptakan manusia menurut gambar dan rupa-Nya. 

Waktu itu setelah diciptakan, belum ada perkantoran di mana manusia bisa bekerja, meniti karir, dan mendapat gaji. Belum ada televisi supaya mereka bisa menonton dan menghibur diri. Belum ada perpustakaan, universitas, internet, dan Google. Belum ada berbagai penemuan oleh Thomas Edison, Steve Jobs, Bill Gates, dan yang lainnya. Manusia pada waktu itu hanya memiliki Tuhan, diri sendiri, sesama, dan taman di mana Tuhan telah menempatkan mereka.

Artinya, tidak perlu menunggu sampai meraih posisi teratas dalam karir, punya kekayaan yang amat banyak, gadget tercanggih, ataupun pendidikan tertinggi lebih dahulu. Sebab, selama kita memiliki Tuhan, diri kita, sesama, dan lingkungan di mana kita berada, kita bisa menghidupi tujuan hidup kita. 

Tujuan hidup tidak dapat ditemukan ketika kita terus melihat ke luar, membandingkan diri, maupun mengeluh. Tujuan hidup bisa kita temukan dan hidupi ketika melihat ke dalam diri, mengembangkan potensi kita, bersyukur atas berkat Tuhan, dan mengerjakan apa yang ada di tangan kita dengan maksimal.

Doa

Bapa di surga, sama seperti Engkau telah memberkati Adam dan Hawa, aku percaya Engkau juga memberkati aku, sehingga aku bisa hidup sesuai dengan rancangan-Mu dan untuk ini, aku bersyukur. Ampuni aku kalau selama ini aku terus melihat ke luar dan selalu merasa apa yang aku punya itu tidak cukup. Ajar aku untuk melihat ke dalam diriku setiap hari, menemukan, mensyukuri, dan mengembangkan segala yang telah Engkau percayakan kepadaku. Dalam nama Tuhan Yesus, amin.

Komentar

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

HATI TERIKAT PADA TUHAN,BUKAN HARTA

HIDUP TANPA TERSINGGUNG

MEMILIH TAAT