MEMELIHARA KASIH YANG MULA-MULA

"MEMELIHARA KASIH YANG MULA-MULA" "Akan tetapi kamu, saudara-saudaraku yang kekasih, bangunlah dirimu sendiri di atas dasar imanmu yang paling suci dan berdoalah dalam Roh Kudus. PELIHARALAH DIRIMU DEMIKIAN DALAM KASIH ALLAH sambil menantikan rahmat Tuhan kita, Yesus Kristus, untuk hidup yang kekal" (Yudas 1:20-21).  > Kasih mula-mula adalah kasih yang bernyala-nyala dan penuh kerinduan akan Tuhan. Kasih ini dimiliki ketika seseorang mengalami pengalaman perjumpaan dengan Tuhan Yesus. Pengalaman rohani ini membuat orang yang mengalaminya begitu antusias dan penuh semangat membangun persekutuan pribadinya dengan Tuhan dan memiliki komitmen hidup untuk melayani Tuhan. > Menjaga dan memelihara kasih mula-mula bagi orang percaya merupakan hal yang prinsip. Kasih mula-mulalah yang mendorong dan menggerakkan orang percaya untuk tetap hidup dalam kehendak Tuhan dan memiliki api yang bernyala-nyala untuk hidup dalam persekutuan yang erat dengan Tuhan dan setia dalam T...

TIDAK SADAR



TIDAK SADAR 

HAKIM-HAKIM 16:20 Lalu berserulah perempuan itu: "Orang Filistin menyergap engkau, Simson!" Maka terjagalah ia dari tidurnya serta katanya: "Seperti yang sudah-sudah, aku akan bebas dan akan meronta lepas." Tetapi tidaklah diketahuinya, bahwa TUHAN telah meninggalkan dia. 

Shalom Warga Kerajaan Sorga.

Ketika manusia jatuh ke dalam dosa, maka manusia dipisahkan dari Tuhan. Itu sebabnya di zaman Perjanjian Lama, Roh Tuhan tidak tinggal di dalam manusia. Namun, Roh Tuhan akan hadir dan menghampiri manusia yang berkenan kepada Tuhan. Musa, Daud, bahkan Bileam juga dihinggapi Roh Tuhan sehingga ia bisa bernubuat (BILANGAN 24:2-4). 

Simson, seorang pahlawan bangsa Israel, mendapatkan kekuatan dari Tuhan lewat rambutnya yang tidak boleh dipotong. Ketika ia tidak taat dan mulai jatuh ke dalam dosa perzinahan dengan seorang wanita bernama Delila, dengan bodohnya Simson memberitahu Delila bahwa letak kekuatannya ada pada rambutnya yang tidak boleh dipotong. Ketika akhirnya rambut Simson dipotong selagi dia tidur, dia kehilangan kekuatannya dan ditangkap oleh musuh Israel, yaitu bangsa Filistin. Sungguh ironis, ketika kekuatan Simson lenyap karena ketidaktaatannya, dia tidak sadar bahwa Roh Tuhan juga sudah meninggalkan dirinya. 

Di zaman Perjanjian Baru, kita memiliki Yesus sebagai Juruselamat hidup kita. Sebagai orang yang percaya kepada-Nya, maka Roh Kudus hari ini tinggal di dalam hidup kita. Ketika ada hari dimana kita tidak taat, Roh Kudus tidak akan pernah meninggalkan kita. Mengapa? Karena sebagai orang yang sudah menerima Yesus sebagai Juruselamat, Roh Kudus sudah dimeteraikan di dalam hidup kita. Roh Kudus pergi kemana kita pergi, Roh Kudus ada dimana kita berada, karena Dia tinggal di dalam kita untuk menuntun (MAZMUR 95:7), menghibur (2 KORINTUS 1:3-4), memberikan hikmat (YAKOBUS 3:17), menolong kita berdoa (ROMA 8:26), bahkan mengajar kita apa yang harus kita katakan di dalam kehidupan kita sehari-hari (LUKAS 12:12). 

Ketika kita tidak taat, Roh Kudus akan menegor dengan lemah lembut dan menuntun kita kembali ke jalan yang benar. Hari ini kita tidak perlu kuatir bahwa Roh Kudus meninggalkan kita ketika kita tidak taat atau gagal. Namun kita perlu pastikan bahwa jangan sampai kita sudah tidak sadar bahwa Dia berbicara kepada kita memberikan tegoran, tuntunan dan kasih karunia. Kita bisa sibuk mendengarkan kebisingan dunia yang bisa mengakibatkan hati kita tidak mendengar Roh Kudus yang ada di dalam kita dan setiap hari dia berbicara kepada kita. AMIN ! 

Kasih karunia Tuhan cukup bagimu🙏

BL

Komentar

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

HIDUP TANPA TERSINGGUNG

HATI TERIKAT PADA TUHAN,BUKAN HARTA

PENGHARAPAN YANG TAK PERNAH PUDAR