DIUJI SAAT NYAMAN

DIUJI SAAT NYAMAN KEJADIAN 12:5 Abram membawa Sarai, isterinya, dan Lot, anak saudaranya, dan segala harta benda yang didapat mereka dan orang-orang yang diperoleh mereka di Haran; mereka berangkat ke tanah Kanaan, lalu sampai di situ. Shalom Abraham adalah orang kaya ketika Allah mengujinya. Tuhan tidak menguji Abraham karena ia tidak kehilangan apa-apa. Ia mengujinya karena Abraham telah menerima sesuatu yang berharga dan Allah ingin mengungkapkan apakah Abraham mengasihi Sang Pemberi lebih dari pemberianNya itu. Abraham sudah sangat diberkati sebelum ia diperintahkan Tuhan untuk meninggalkan negerinya di tanah Ur untuk pergi ke tanah Kanaan. Abraham sudah makmur secara material ketika Tuhan memanggilnya untuk meninggalkan Ur. Hal ini membuat panggilannya sangat signifikan, bahkan Abraham meninggalkan Ur tanpa mengetahui tujuannya kemana dia harus pergi. Tuhan hanya memberikan arah bukan tujuan akhir. Di KEJADIAN 12:1, Berfirmanlah TUHAN kepada Abram: "Pergilah dari negeri...

PERKATAAN YANG MEMBANGUN

 


Perkataan yang Membangun

Efesus 4:29 PBTB2

[29] Janganlah ada perkataan kotor keluar dari mulutmu, tetapi pakailah perkataan yang baik untuk membangun, di mana perlu, supaya mereka yang mendengarnya, beroleh anugerah. 

Pernahkah Anda mewakili seseorang atau sesuatu? Saat Anda menjadi anggota dari suatu kelompok, atau saat mewakili seseorang, apa yang Anda katakan dan cara Anda mengatakannya penting. Apa pun yang Anda katakan adalah cerminan dari orang atau hal yang Anda wakili.

Sebagai orang Kristen, kita adalah perwakilan Yesus. Paulus mengatakan bahwa kita adalah utusan atau wakil Kristus karena Dia tidak lagi secara fisik melayani manusia di bumi (2 Korintus 5:20). Sebaliknya Yesus sedang bekerja melalui umat-Nya untuk menyelesaikan apa yang Dia ingin lakukan di bumi.

Karena semua yang kita katakan dan lakukan adalah representasi dari Yesus, kita perlu memilih ucapan kita dengan bijak. Ketika kita menggunakan kata-kata untuk bergosip dan memfitnah, menyakiti atau merusak—kita tidak mewakili hati dan karakter Yesus. Tetapi ketika kata-kata kita digunakan untuk menyemangati seseorang, apa yang kita ucapkan memiliki banyak potensi kebaikan. 

Anda mungkin mengerti akan kekuatan ucapan. Pernahkah seseorang mengatakan sesuatu yang menyakiti Anda? Atau bisakah Anda ingat terakhir kali seseorang memuji Anda? Anda mungkin masih ingat bagaimana perasaan Anda pada setiap situasi tersebut.

Anda mungkin tidak dapat mengendalikan apa yang dikatakan kepada Anda, tetapi Anda dapat mengendalikan apa yang Anda ucapkan kepada orang lain. Jadi, luangkan waktu sejenak untuk memikirkan ucapan Anda baru-baru ini. Adakah sesuatu yang Anda perlu minta maaf? Pilihlah hari ini untuk mencerminkan Kristus dan karakter-Nya dengan memilih perkataan yang baik dan bermanfaat.

Komentar

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

HIDUP TANPA TERSINGGUNG

TANDA ORANG YANG MENGANDALKAN TUHAN

Terang yang Datang ke Dunia