MEMELIHARA KASIH YANG MULA-MULA

"MEMELIHARA KASIH YANG MULA-MULA" "Akan tetapi kamu, saudara-saudaraku yang kekasih, bangunlah dirimu sendiri di atas dasar imanmu yang paling suci dan berdoalah dalam Roh Kudus. PELIHARALAH DIRIMU DEMIKIAN DALAM KASIH ALLAH sambil menantikan rahmat Tuhan kita, Yesus Kristus, untuk hidup yang kekal" (Yudas 1:20-21).  > Kasih mula-mula adalah kasih yang bernyala-nyala dan penuh kerinduan akan Tuhan. Kasih ini dimiliki ketika seseorang mengalami pengalaman perjumpaan dengan Tuhan Yesus. Pengalaman rohani ini membuat orang yang mengalaminya begitu antusias dan penuh semangat membangun persekutuan pribadinya dengan Tuhan dan memiliki komitmen hidup untuk melayani Tuhan. > Menjaga dan memelihara kasih mula-mula bagi orang percaya merupakan hal yang prinsip. Kasih mula-mulalah yang mendorong dan menggerakkan orang percaya untuk tetap hidup dalam kehendak Tuhan dan memiliki api yang bernyala-nyala untuk hidup dalam persekutuan yang erat dengan Tuhan dan setia dalam T...

PERKATAAN YANG MEMBANGUN

 


Perkataan yang Membangun

Efesus 4:29 PBTB2

[29] Janganlah ada perkataan kotor keluar dari mulutmu, tetapi pakailah perkataan yang baik untuk membangun, di mana perlu, supaya mereka yang mendengarnya, beroleh anugerah. 

Pernahkah Anda mewakili seseorang atau sesuatu? Saat Anda menjadi anggota dari suatu kelompok, atau saat mewakili seseorang, apa yang Anda katakan dan cara Anda mengatakannya penting. Apa pun yang Anda katakan adalah cerminan dari orang atau hal yang Anda wakili.

Sebagai orang Kristen, kita adalah perwakilan Yesus. Paulus mengatakan bahwa kita adalah utusan atau wakil Kristus karena Dia tidak lagi secara fisik melayani manusia di bumi (2 Korintus 5:20). Sebaliknya Yesus sedang bekerja melalui umat-Nya untuk menyelesaikan apa yang Dia ingin lakukan di bumi.

Karena semua yang kita katakan dan lakukan adalah representasi dari Yesus, kita perlu memilih ucapan kita dengan bijak. Ketika kita menggunakan kata-kata untuk bergosip dan memfitnah, menyakiti atau merusak—kita tidak mewakili hati dan karakter Yesus. Tetapi ketika kata-kata kita digunakan untuk menyemangati seseorang, apa yang kita ucapkan memiliki banyak potensi kebaikan. 

Anda mungkin mengerti akan kekuatan ucapan. Pernahkah seseorang mengatakan sesuatu yang menyakiti Anda? Atau bisakah Anda ingat terakhir kali seseorang memuji Anda? Anda mungkin masih ingat bagaimana perasaan Anda pada setiap situasi tersebut.

Anda mungkin tidak dapat mengendalikan apa yang dikatakan kepada Anda, tetapi Anda dapat mengendalikan apa yang Anda ucapkan kepada orang lain. Jadi, luangkan waktu sejenak untuk memikirkan ucapan Anda baru-baru ini. Adakah sesuatu yang Anda perlu minta maaf? Pilihlah hari ini untuk mencerminkan Kristus dan karakter-Nya dengan memilih perkataan yang baik dan bermanfaat.

Komentar

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

HIDUP TANPA TERSINGGUNG

HATI TERIKAT PADA TUHAN,BUKAN HARTA

PENGHARAPAN YANG TAK PERNAH PUDAR