SAAT KITA TIDAK BERDAYA

"SAAT KITA TIDAK BERDAYA" "Ketika Yesus mendengar kabar itu, Ia berkata: "Penyakit itu tidak akan membawa kematian, tetapi akan menyatakan kemuliaan Allah, sebab oleh penyakit itu Anak Allah akan dimuliakan" (Yohanes 11:4).  > Saat Yesus diberitahu oleh Maria dan Martha, bahwa Lazarus, saudaranya sakit, Ia mengatakan bahwa melalui penyakit itu kuasa Tuhan akan dinyatakan dan Anak Allah dipermuliakan.  > Namun, yang menarik dari pembacaan firman ini, dikatakan bahwa Yesus "sengaja" menunda kedatangan-Nya sampai akhirnya Lazarus mati!  > Tuhan tahu akan apa yang akan Ia kerjakan, Ia tahu bahwa pada akhirnya Lazarus akan mati. Ia mau menunjukan kuasa-Nya kepada para murid-Nya supaya mereka dapat belajar percaya!  (ayat 14-15).  >> Apakah yang firman Tuhan katakan saat kita mengalami penderitaan dan sudah tidak berdaya?  1. TUHAN  YESUS HADIR SAAT KITA TIDAK BERDAYA! > Yohanes 11:21,32 : "Maka kata Marta kepada Yesus: "Tuhan, s...

AKU DAN DUNIAKU


Aku dan Duniaku


2 Timotius 3:2-4 (TB)  Manusia akan mencintai dirinya sendiri dan menjadi hamba uang. Mereka akan membual dan menyombongkan diri, mereka akan menjadi pemfitnah, mereka akan berontak terhadap orang tua dan tidak tahu berterima kasih, tidak mempedulikan agama, 

tidak tahu mengasihi, tidak mau berdamai, suka menjelekkan orang, tidak dapat mengekang diri, garang, tidak suka yang baik,

suka mengkhianat, tidak berpikir panjang, berlagak tahu, lebih menuruti hawa nafsu dari pada menuruti Allah.

Sejak awal, ada orang lain yang melayani kita. Kita tidak dapat mengurus atau melindungi diri sendiri sewaktu bayi; tapi mengandalkan keberadaan keluarga yang menopang kita.

Meski sejak awal menerima pelayanan orang lain, firman Tuhan di 2 Timotius 3:2-4 memperlihatkan realitasnya bahwa itu tidak menjamin ketika beranjak dewasa, manusia pasti mengerti tentang melayani dan melakukannya. Di hari-hari terakhir, “Manusia mencintai dirinya sendiri dan menjadi hamba uang.” Kemudian disusul berbagai tindakan dari hati yang isinya hanya “aku dan duniaku”, seperti membual, sombong, fitnah, berontak, tidak tahu terima kasih, dan seterusnya.

Tentu bukan hidup seperti itu yang Tuhan rancangkan buat masa depan kita, sebab rancangan-Nya indah untuk seluruh umat manusia dan kita adalah bagian dari rancangan tersebut.

Tuhan Yesus adalah jalan, kebenaran, dan hidup.

Kita menerima keselamatan karena pengorbanan-Nya. Tidak hanya itu, Dia juga ingin kita hidup dalam kebenaran; tapi bukan “kebenaran” versi kita atau versi dunia, melainkan kebenaran firman Tuhan. Tuhan Yesus dan nilai-nilai yang Dia ajarkan tertuang di dalam Alkitab dan jika kita mau mengikuti Dia, kita perlu memberikan waktu untuk mengenal Dia. Roh Kudus juga hadir di dalam kita, dan Dia pasti membantu kita mengerti firman Tuhan jika kita mau belajar dari-Nya.

“Aku dan duniaku” adalah tempat yang sempit; yang sepatutnya kita tinggalkan karena kita telah menjadi ciptaan baru di dalam Yesus. Cintailah firman Tuhan, dan biarkan firman itu memberikan hikmat dan menuntun kita dalam pelayanan kita kepada Tuhan dan sesama.

Tuhan Yesus terima kasih, Engkau telah menyelamatkan dan memberikan aku hidup yang baru. Aku mau membuka hati untuk firman-Mu berbicara dan mengubah cara hidupku yang selama ini terfokus hanya pada diri sendiri. Bukalah mataku untuk melihat kesempatan yang Engkau sediakan untuk melayani-Mu dan orang lain.

Dalam nama Tuhan Yesus, amin.

Komentar

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

HATI TERIKAT PADA TUHAN,BUKAN HARTA

HIDUP TANPA TERSINGGUNG

MEMILIH TAAT