HATI

HATI Apapun yang disembunyikan oleh hati, pasti akan terlihat oleh sikap. Amsal 27:19 Seperti air mencerminkan wajah, demikianlah hati manusia mencerminkan manusia itu. Shalom Manusia adalah makhluk yang pandai memakai topeng, mereka bisa tersenyum bahkan disaat hatinya sedang terluka, mereka bisa berkata tidak mengapa padahal hati sedang terluka, di era modern ini menyembunyikan isi hati jadi semakin mudah melalui layar medsos atau formalitas komunikasi. Matius 7:16-17 Dari buahnyalah kamu akan mengenal mereka. Dapatkah orang memetik buah anggur dari semak duri atau buah ara dari rumput duri? demikianlah setiap pohon yang baik menghasilkan buah yang baik, sedang pohon yang tidak baik menghasilkan buah yang tidak baik. Apapun yang disembunyikan oleh hati lambat laun pasti akan terlihat oleh sikap, sikap tubuh, nada bicara, cara merespon masalah dan tindakan spontan kita adalah "buah" yang menyingkapkan apa yang sebenarnya sedang terjadi didalam ruang hati kita. Lukas ...

YA TUHAN



YA, TUHAN

KELUARAN 3:2 Lalu Malaikat TUHAN menampakkan diri kepadanya di dalam nyala api yang keluar dari semak duri. Lalu ia melihat, dan tampaklah: semak duri itu menyala, tetapi tidak dimakan api. 

Shalom Warga Kerajaan Sorga.

Tuhan sanggup mengubah arah perjalanan hidupmu dalam sekejap. Tuhan bisa memakai sebuah kesempatan atau pertemuan dengan seseorang untuk membuat hidup kita mengalami sebuah lembaran baru yang tidak terpikir sebelumnya. Itulah Tuhan, Dia yang menyiapkan masa depan, memproses kita dan membawa kita ke rencana dan rancangan-Nya yang indah.

Di dalam pengembaraannya di padang gurun Midian selama empat puluh tahun, suatu hari yang penuh dengan rutinitas, tiba-tiba Musa melihat api yang keluar dari semak duri dan tidak membakar semak duri tersebut. Itu sebabnya Musa mendekat. Semak duri terbakar itu biasa dibawah teriknya matahari di padang gurun, tetapi api keluar dari semak duri dan tidak membakarnya itu tidak biasa, karena Tuhan sedang menampakkan diri-Nya di semak duri itu. Tuhan mengatakan:  "Jadi sekarang, pergilah, Aku mengutus engkau kepada Firaun untuk membawa umat-Ku, orang Israel, keluar dari Mesir" (KELUARAN 3:10). 

Musa tidak tahu apa yang akan terjadi. Dia tidak tahu isi dari panggilan Tuhan atas hidupnya. Dia tidak tahu bahwa dia akan menghadapi Firaun yang keras kepala. Dia tidak tahu tentang sepuluh tulah yang akan ditimpakan Tuhan kepada Mesir. Dia tidak tahu bahwa dia akan menyeberangi Laut Merah bersama seluruh bangsa Israel. Dia tidak tahu bahwa Tuhan akan memberikan Sepuluh Perintah Allah. Dia tidak tahu bahwa dia akan mengembara di padang gurun selama empat puluh tahun dan akan mati disitu, tidak masuk ke tanah perjanjian. 

Musa dikenang sepanjang masa sebagai pemimpin Israel yang membawa mereka keluar dari Mesir. Kitab-kitab yang ditulis olehnya dikutip dan dijadikan pegangan kehidupan di zaman itu. Ketika Tuhan memanggil Musa untuk melakukan tugasnya, Musa meresponi dengan mengatakan, "Ya, Allah" yang artinya "hineni" dalam Ibrani yang berarti "Ya, Tuhan, inilah aku, apakah yang Engkau mau aku lakukan?" (KELUARAN 3:4). Ini merupakan respon yang sama yang dikatakan Abraham (KEJADIAN 22:1), Yakub (KEJADIAN 31:11) dan Yesaya (YESAYA 6:8).

Apakah panggilan Tuhan dalam hidupmu? Katakan: "ya, Tuhan, ini aku, pakai hidupku untuk kemuliaanMu." AMIN ! 

Kasih karunia Tuhan cukup bagimu🙏

BL

Komentar

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

TANDA ORANG YANG MENGANDALKAN TUHAN

HIDUP TANPA TERSINGGUNG

Terang yang Datang ke Dunia