MEMBICARAKAN DI BELAKANG

Jika seseorang membicarakan kamu dibelakang, artinya kamu punya kelebihan yang luar biasa.»IHT« Galatia 1:10 Jadi bagaimana sekarang: adakah kucari kesukaan manusia atau kesukaan Allah? Adakah kucoba berkenan kepada manusia? Sekiranya aku masih mau mencoba berkenan kepada manusia, maka aku bukanlah hamba Kristus. Orang yang membicarakan kita dibelakang kebanyakan merasa iri, terintimidasi melihat kelebihan yang kita miliki, ingatlah bahwa posisi mereka ada dibelakang kita, sedangkan kita sedang melangkah maju. Matius 5:11 Berbahagialah kamu, jika karena Aku kamu dicela dan dianiaya dan kepadamu difitnahkan segala yang jahat. Alkitab mengajarkan kita untuk tetap menjaga hikmat, evaluasilah diri kita dengan jujur dihadapan Tuhan, jika ada yang perlu diperbaiki, terimalah sebagai proses pembentukan karakter, namun jika itu adalah fitnah atau irihati, biarkan Tuhan yang menjadi pembela kita. Daniel 6:5 Maka berkatalah orang-orang itu: "Kita tidak akan mendapat suatu alasan dakw...

YA TUHAN



YA, TUHAN

KELUARAN 3:2 Lalu Malaikat TUHAN menampakkan diri kepadanya di dalam nyala api yang keluar dari semak duri. Lalu ia melihat, dan tampaklah: semak duri itu menyala, tetapi tidak dimakan api. 

Shalom Warga Kerajaan Sorga.

Tuhan sanggup mengubah arah perjalanan hidupmu dalam sekejap. Tuhan bisa memakai sebuah kesempatan atau pertemuan dengan seseorang untuk membuat hidup kita mengalami sebuah lembaran baru yang tidak terpikir sebelumnya. Itulah Tuhan, Dia yang menyiapkan masa depan, memproses kita dan membawa kita ke rencana dan rancangan-Nya yang indah.

Di dalam pengembaraannya di padang gurun Midian selama empat puluh tahun, suatu hari yang penuh dengan rutinitas, tiba-tiba Musa melihat api yang keluar dari semak duri dan tidak membakar semak duri tersebut. Itu sebabnya Musa mendekat. Semak duri terbakar itu biasa dibawah teriknya matahari di padang gurun, tetapi api keluar dari semak duri dan tidak membakarnya itu tidak biasa, karena Tuhan sedang menampakkan diri-Nya di semak duri itu. Tuhan mengatakan:  "Jadi sekarang, pergilah, Aku mengutus engkau kepada Firaun untuk membawa umat-Ku, orang Israel, keluar dari Mesir" (KELUARAN 3:10). 

Musa tidak tahu apa yang akan terjadi. Dia tidak tahu isi dari panggilan Tuhan atas hidupnya. Dia tidak tahu bahwa dia akan menghadapi Firaun yang keras kepala. Dia tidak tahu tentang sepuluh tulah yang akan ditimpakan Tuhan kepada Mesir. Dia tidak tahu bahwa dia akan menyeberangi Laut Merah bersama seluruh bangsa Israel. Dia tidak tahu bahwa Tuhan akan memberikan Sepuluh Perintah Allah. Dia tidak tahu bahwa dia akan mengembara di padang gurun selama empat puluh tahun dan akan mati disitu, tidak masuk ke tanah perjanjian. 

Musa dikenang sepanjang masa sebagai pemimpin Israel yang membawa mereka keluar dari Mesir. Kitab-kitab yang ditulis olehnya dikutip dan dijadikan pegangan kehidupan di zaman itu. Ketika Tuhan memanggil Musa untuk melakukan tugasnya, Musa meresponi dengan mengatakan, "Ya, Allah" yang artinya "hineni" dalam Ibrani yang berarti "Ya, Tuhan, inilah aku, apakah yang Engkau mau aku lakukan?" (KELUARAN 3:4). Ini merupakan respon yang sama yang dikatakan Abraham (KEJADIAN 22:1), Yakub (KEJADIAN 31:11) dan Yesaya (YESAYA 6:8).

Apakah panggilan Tuhan dalam hidupmu? Katakan: "ya, Tuhan, ini aku, pakai hidupku untuk kemuliaanMu." AMIN ! 

Kasih karunia Tuhan cukup bagimu🙏

BL

Komentar

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

HIDUP TANPA TERSINGGUNG

MEMILIH TAAT

TANDA ORANG YANG MENGANDALKAN TUHAN