KEMENANGAN DISEDIAKAN SETIAP HARI

KEMENANGAN DISEDIAKAN SETIAP HARI 1 KORINTUS 15:57 Tetapi syukur kepada Allah, yang telah memberikan kepada kita kemenangan oleh Yesus Kristus, Tuhan kita. Shalom Kemenangan Tuhan tidak terbatas pada apa yang terjadi hari ini. Tuhan yang memberi Anda anugerah untuk hari ini sudah hadir di hari esok Anda. Kadang kita merayakan kemenangan kemarin, tapi jadi cemas tentang pergumulan besok. Kita lupa bahwa besok tidak berada di luar kedaulatan Tuhan. Daud menang atas Goliat sang raksasa dari Filistin, tetapi Daud pergi ke bangsa Filistin untuk mencari perlindungan ketika raja Saul mengejar dia. Bangsa Israel menyeberangi Laut Merah yang dibelah Tuhan, tetapi bersungut-sungut ketika berhadapan dengan masalah yang lebih kecil dari itu di kemudian hari. Elia mengalami kemenangan di Gunung Karmel atas nabi-nabi yang menyembah berhala, namun hari esoknya Elia mengalami sebuah ketakutan dan keputusasaan ketika dia mendengar bahwa nyawanya diancam oleh isteri raja Ahab. Ini semua dikarenakan...

PINTU GERBANG SAMPAH



PINTU GERBANG SAMPAH

NEHEMIA 3:14 Pintu gerbang Sampah diperbaiki oleh Malkia bin Rekhab, penguasa wilayah Bet-Kerem. Ia membangunnya kembali dan memasang pintu-pintunya dengan pengancing-pengancing dan palang-palangnya.


Shalom Warga Kerajaan Sorga.

Pintu gerbang berikutnya yang dibangun atau diperbaiki dalam pembangunan tembok Yerusalem adalah pintu gerbang Sampah atau Dung Gate dalam Alkitab bahasa Inggris. Semua sampah di Yerusalem dibawa keluar melalui pintu gerbang Sampah ini, turun ke lembah Hinom, di mana sampah tersebut akan dibakar. 

Setelah pintu gerbang Lebak atau Lembah, pintu gerbang Sampah adalah lambang bahwa semua sampah yang terkuak, terlihat dan terekspos di dalam lembah, proses atau tekanan hidup patut dibuang. Seringkali kita tidak sadar bahwa kita memiliki sampah kehidupan akibat pengalaman masa lalu. Setelah kita menerima Yesus sebagai Juruselamat, semua tabiat, kebiasaan lama tidak langsung hilang. Masih ada "sampah" dari masa lalu yang patut dibuang. 

Pengalaman di lembah patut dijadikan kesempatan untuk digunakan oleh Tuhan membersihkan sampah, sehingga timbul sebuah pribadi yang dimurnikan dan menghasilkan buah. Tuhan menggunakan proses dan tekanan kehidupan untuk mengeluarkan kelemahan kita. Di pengalaman di lembah, kita tahu apakah kita cepat marah, mudah tersinggung, sensitif, mudah kepahitan, tidak percaya diri, dan lainnya. Disitulah kita belajar untuk mengerti dan mengenal diri kita lebih lagi dan mulai mengambil keputusan untuk mengeluarkan dan membersihkan sampah-sampah kehidupan ini dari diri kita. 

Pintu gerbang Sampah adalah kesempatan kita membersihkan diri kita untuk masa depan yang dipimpin oleh kebenaran firman, bukan sampah kehidupan. Tuhan selalu memberikan kita kesempatan demi kesempatan untuk membersihkan diri kita dan salah satu cara dan kesempatan yang tepat ialah ketika kita ada di sebuah lembah atau proses kehidupan yang tidak nyaman. Bersihkan dirimu dengan kekuatan Roh Kudus, niscaya masa depannu penuh dengan sukacita, damai dan kemerdekaan. AMIN ! 

Kasih karunia Tuhan cukup bagimu🙏

BL

Komentar

Postingan populer dari blog ini

HIDUP TANPA TERSINGGUNG

TANDA ORANG YANG MENGANDALKAN TUHAN

Terang yang Datang ke Dunia