SETIAP DETIK ADALAH KESEMPATAN

 Setiap detik adalah kesempatan buat berubah.»IHT« Roma 12:2  Janganlah kamu menjadi serupa dengan dunia ini, tetapi berubahlah oleh pembaharuan budimu, sehingga kamu dapat membedakan manakah kehendak Allah: apa yang baik, yang berkenan kepada Allah dan yang sempurna. Kebanyakan orang berpikir bahwa perubahan hidup hanya bisa terjadi pada momen momen besar, tahun baru, ulang tahun, atau pada saat krisis, namun firman Tuhan mengajarkan bahwa rahmat Tuhan itu selalu baru setiap pagi, setiap detik Tuhan memberi nafas kehidupan yang bermuatan kesempatan emas dalam hidup kita, namun sayangnya sangat sedikit orang yang menyadarinya. 2 Korintus 5:17  Jadi siapa yang ada di dalam Kristus, ia adalah ciptaan baru: yang lama sudah berlalu, sesungguhnya yang baru sudah datang. Jangan menunda untuk berubah, jangan menunda untuk mengampuni, dan jangan menunda untuk kembali kepada Kristus jika kita tersesat, sebab saat ini adalah kesempatan untuk bertobat menjadi ciptaan baru. Roma 11:3...

PINTU GERBANG SAMPAH



PINTU GERBANG SAMPAH

NEHEMIA 3:14 Pintu gerbang Sampah diperbaiki oleh Malkia bin Rekhab, penguasa wilayah Bet-Kerem. Ia membangunnya kembali dan memasang pintu-pintunya dengan pengancing-pengancing dan palang-palangnya.


Shalom Warga Kerajaan Sorga.

Pintu gerbang berikutnya yang dibangun atau diperbaiki dalam pembangunan tembok Yerusalem adalah pintu gerbang Sampah atau Dung Gate dalam Alkitab bahasa Inggris. Semua sampah di Yerusalem dibawa keluar melalui pintu gerbang Sampah ini, turun ke lembah Hinom, di mana sampah tersebut akan dibakar. 

Setelah pintu gerbang Lebak atau Lembah, pintu gerbang Sampah adalah lambang bahwa semua sampah yang terkuak, terlihat dan terekspos di dalam lembah, proses atau tekanan hidup patut dibuang. Seringkali kita tidak sadar bahwa kita memiliki sampah kehidupan akibat pengalaman masa lalu. Setelah kita menerima Yesus sebagai Juruselamat, semua tabiat, kebiasaan lama tidak langsung hilang. Masih ada "sampah" dari masa lalu yang patut dibuang. 

Pengalaman di lembah patut dijadikan kesempatan untuk digunakan oleh Tuhan membersihkan sampah, sehingga timbul sebuah pribadi yang dimurnikan dan menghasilkan buah. Tuhan menggunakan proses dan tekanan kehidupan untuk mengeluarkan kelemahan kita. Di pengalaman di lembah, kita tahu apakah kita cepat marah, mudah tersinggung, sensitif, mudah kepahitan, tidak percaya diri, dan lainnya. Disitulah kita belajar untuk mengerti dan mengenal diri kita lebih lagi dan mulai mengambil keputusan untuk mengeluarkan dan membersihkan sampah-sampah kehidupan ini dari diri kita. 

Pintu gerbang Sampah adalah kesempatan kita membersihkan diri kita untuk masa depan yang dipimpin oleh kebenaran firman, bukan sampah kehidupan. Tuhan selalu memberikan kita kesempatan demi kesempatan untuk membersihkan diri kita dan salah satu cara dan kesempatan yang tepat ialah ketika kita ada di sebuah lembah atau proses kehidupan yang tidak nyaman. Bersihkan dirimu dengan kekuatan Roh Kudus, niscaya masa depannu penuh dengan sukacita, damai dan kemerdekaan. AMIN ! 

Kasih karunia Tuhan cukup bagimu🙏

BL

Komentar

Postingan populer dari blog ini

HATI TERIKAT PADA TUHAN,BUKAN HARTA

HIDUP TANPA TERSINGGUNG

MEMILIH TAAT