BERDOA BAGI MUSUH

"BERDOA BAGI MUSUH!" "Tetapi Aku berkata kepadamu: Kasihilah musuhmu dan berdoalah bagi mereka yang menganiaya kamu" (Matius 5:44). > Salah satu bukti kita mengasihi musuh kita yaitu berdoa bagi mereka. Bahkan dengan berdoa bagi musuh, maka kasih kepada musuh kita akan bertumbuh.  > Jadi janganlah menunggu sampai kita punya kasih kepada musuh, tetapi berdoalah maka kasih kepada musuh akan bertumbuh.  > Tidak mudah memang untuk mendoakan dan mengasihi orang yang telah menyakiti dan melukai kita. Tetapi inilah perintah dan ajaran Kristus. > Berdoa dan mengasihi mereka yang mengasihi kita itu hal yang mudah, semua orang bisa melakukan hal itu. Tetapi sebagai anak-anak Allah, Tuhan menghendaki orang percaya memiliki kualitas hidup yang lebih dari orang yang tidak mengenal Allah, yaitu berdoa dan mengasihi musuh kita! >> Bagaimana kita dapat berdoa dan mengasihi musuh kita?  1. MINTA TUHAN UNTUK MENGUBAH CARA PANDANG KITA! >  Roma 5:8 : "Akan te...

PINTU GERBANG LEBAK


PINTU GERBANG LEBAK

NEHEMIA 3:13 Pintu gerbang Lebak diperbaiki oleh Hanun dan penduduk Zanoah. Mereka membangunnya kembali dan memasang pintu-pintunya dengan pengancing-pengancing dan palang-palangnya. Pula tembok diperbaiki sepanjang seribu hasta sampai pada pintu gerbang Sampah. 

Shalom Warga Kerajaan Sorga.

Pintu gerbang berikutnya yang dibangun dalam pembangunan tembok Yerusalem adalah pintu gerbang Lebak atau The Valley Gate dalam Alkitab bahasa Inggris. Valley artinya lembah. 

Setiap orang Kristen, pengikut Kristus pasti akan mengalami momen berada di sebuah lembah. Gerbang sebelum gerbang Lebak atau Lembah ini dibangun adalah pintu gerbang Lama. Jarak antara pintu gerbang Lama dan Lebak agak jauh. Bagi seorang Kristen baru, Tuhan mengizinkan periode 'bulan madu' di mana Dia "memanja" Anda dan kehadiran-Nya terasa sangat kuat dalam hidup Anda. Hal ini dapat berlangsung selama beberapa waktu seperti yang ditunjukkan oleh posisi gerbang Lama dan gerbang Lebak atau Lembah. Namun cepat atau lambat kita akan sampai di gerbang Lembah atau kehidupan kerohanian kita juga akan melewati lembah. 

Di dalam lembah justru karakter kita dibentuk Tuhan. Semua kesombongan akan terkikis di dalam perjalanan lembah. Ingat, Tuhan juga ada di lembah berjalan bersama kita. MAZMUR 23:4 menegaskan: "Sekalipun aku berjalan dalam lembah kekelaman, aku tidak takut bahaya, sebab Engkau besertaku; gada-Mu dan tongkat-Mu, itulah yang menghibur aku".

Lembah adalah lambang sebuah air mata, keputusasaan, kekecewaan, duka, kebingungan, bahkan kehilangan harapan. Justru di sebuah lembah Tuhan akan menunjukkan kuasa-Nya dan kemenangan dimulai dari sebuah perjalanan di sebuah lembah. Jangan takut dan gentar, Tuhan besertamu, pemulihan, kesembuhan dan mujizat yang engkau butuhkan, terjadi hari ini di dalam nama Yesus. Terimalah dengan iman. AMIN ! 

Kasih karunia Tuhan cukup bagimu🙏

BL

Komentar

Postingan populer dari blog ini

HIDUP TANPA TERSINGGUNG

HATI TERIKAT PADA TUHAN,BUKAN HARTA

PENGHARAPAN YANG TAK PERNAH PUDAR