BERDOA BAGI MUSUH

"BERDOA BAGI MUSUH!" "Tetapi Aku berkata kepadamu: Kasihilah musuhmu dan berdoalah bagi mereka yang menganiaya kamu" (Matius 5:44). > Salah satu bukti kita mengasihi musuh kita yaitu berdoa bagi mereka. Bahkan dengan berdoa bagi musuh, maka kasih kepada musuh kita akan bertumbuh.  > Jadi janganlah menunggu sampai kita punya kasih kepada musuh, tetapi berdoalah maka kasih kepada musuh akan bertumbuh.  > Tidak mudah memang untuk mendoakan dan mengasihi orang yang telah menyakiti dan melukai kita. Tetapi inilah perintah dan ajaran Kristus. > Berdoa dan mengasihi mereka yang mengasihi kita itu hal yang mudah, semua orang bisa melakukan hal itu. Tetapi sebagai anak-anak Allah, Tuhan menghendaki orang percaya memiliki kualitas hidup yang lebih dari orang yang tidak mengenal Allah, yaitu berdoa dan mengasihi musuh kita! >> Bagaimana kita dapat berdoa dan mengasihi musuh kita?  1. MINTA TUHAN UNTUK MENGUBAH CARA PANDANG KITA! >  Roma 5:8 : "Akan te...

KESABARAN MELEBIHI PAHLAWAN


KESABARAN MELEBIHI PAHLAWAN

AMSAL 16:32 Orang yang sabar melebihi seorang pahlawan, orang yang menguasai dirinya, melebihi orang yang merebut kota. 

Shalom Warga Kerajaan Sorga.

Hati-hati dengan emosi dan perasaan kita. Seringkali kita tidak bisa percaya emosi dan perasaan kita yang kerap kali dipengaruhi oleh kondisi dan keadaan yang berubah-ubah. Banyak faktor eksternal yang tidak bisa kita kontrol dan ketika itu terjadi jagalah hati dan pikiranmu. Jangan biarkan pikiran negatif menguasai dirimu sehingga engkau mengambil keputusan sesaat yang bisa merugikan dirimu di kemudian hari bahkan bisa mengakibatkan kerugian terhadap diri kita dalam jangka waktu yang panjang. 

Seorang yang disalip kendaraannya, bisa terpancing emosi sesaat, membuat dia keluar dari mobilnya, berkelahi, dan sampai ada yang mengakibatkan orang lain meninggal atau luka parah. Ini semua hanya karena tidak terima kendaraannya disalip, akhirnya harus mendekam di penjara dan penyesalan seumur hidup. Sebuah emosi sesaat yang merugikan dirinya dalam jangka waktu yang lama. Sungguh sebuah kebodohan. 

Musa mengambil keputusan gegabah ketika dia membunuh seorang Mesir karena menindas orang Ibrani. Setelah ketahuan Firaun, Musa melarikan diri dan mengasingkan diri selama empat puluh tahun di Midian. Ini karena dia mendahului Tuhan, Musa mengambil keputusan yang berdasarkan emosi yang merugikan dirinya sendiri (KELUARAN 2:11-22). 

Ayat bacaan hari ini menjelaskan bahwa orang yang sabar lebih hebat dari seorang pahlawan. Dunia pasti memandang hebat seorang pahlawan, tetapi Tuhan memandang hebat seorang yang sabar. Ketidaksabaran adalah perasaan yang bisa datang kapan saja, tetapi sabar adalah bagian dari kasih, kesabaran merupakan keputusan. Ambillah keputusan seturut dengan kebenaran firman, jangan ikuti kehendak emosi yang bisa merugikan diri kita sendiri. AMIN ! 

Kasih karunia Tuhan cukup bagimu🙏

BL

Komentar

Postingan populer dari blog ini

HIDUP TANPA TERSINGGUNG

HATI TERIKAT PADA TUHAN,BUKAN HARTA

PENGHARAPAN YANG TAK PERNAH PUDAR