PANDANG SALIBNYA

PANDANG SALIBNYA BILANGAN 21:9 Lalu Musa membuat ular tembaga dan menaruhnya pada sebuah tiang; maka jika seseorang dipagut ular, dan ia memandang kepada ular tembaga itu, tetaplah ia hidup. Shalom Warga Kerajaan Sorga. Dalam kisah di ayat bacaan hari ini, bangsa Israel menjadi tidak sabar dan berbicara melawan Allah dan Musa. Sebagai akibat dari pemberontakan mereka, ular beracun datang di antara mereka, dan banyak orang digigit dan mati. Ketika orang-orang bertobat dan berteriak minta tolong, Tuhan memerintahkan Musa untuk membuat ular dari tembaga dan meletakkannya di atas tiang. Siapa pun yang telah digigit bisa melihat ular tembaga dan hidup. Ini merupakan sebuah gambaran tentang salib Kristus. Perhatikan kebenaran ini, Tuhan tidak memberitahu orang Israel untuk mencari obat penyembuh, atau menyelamatkan diri melalui usaha mereka sendiri. Tuhan hanya menyediakan satu cara penyelamatan, dan mereka harus menanggapi dengan iman kepada instruksi-Nya. Apa itu? Memandang ular tembaga yang dibuat Musa, dengan instruksi dari Tuhan. Catatan penting dari kisah ini mengajarkan kita kebenaran rohani yang luar biasa, dosa telah membawa kematian ke dalam hidup manusia, dan kita tidak dapat menyelamatkan diri kita sendiri melalui kebenaran kita sendiri. Kita membutuhkan keselamatan dari Allah. Ular tembaga yang dibuat Musa adalah lambang dari salib Yesus dan disediakan bagi kita orang percaya hari ini. Yesus sendiri menghubungkan peristiwa Perjanjian Lama ini dengan penyaliban-Nya. YOHANES 3:14 mengatakan, "Dan sama seperti Musa meninggikan ular di padang gurun, demikian juga Anak Manusia harus ditinggikan". Ular tembaga adalah bayangan dari apa yang akan dicapai Allah melalui Yesus Kristus. Pertimbangkan kebenaran yang paralel ini, orang Israel digigit ular, sama dengan umat manusia yang berada di bawah kuasa dan hukuman dosa, yaitu kematian (ROMA 3:23). Hari ini, Allah menyediakan keselamatan melalui Putra-Nya, Yesus Kristus (YOHANES 3:16). Ular yang dibuat dari tembaga itu diangkat ke atas tiang. Yesus diangkat ke atas salib untuk menanggung dosa-dosa kita (1 PETRUS 2:24). Orang Israel yang digigit harus melihat ular tembaga dan hidup. Kita dipanggil untuk percaya kepada Yesus Kristus dan menerima hidup kekal (YOHANES 3:15-16). Jawaban atas masalah terdalam umat manusia bukanlah melihat ke dalam diri kita sendiri, tetapi melihat Yesus Kristus. Apapun kondisi sulitmu hari ini, pandanglah salib, bukan pada keburukan kondisi hidup kita hari ini. Ular tedung yang membunuh bangsa Israel diterjemahkan "fiery serpents" atau ular yang berapi dan berbisa. Luka yang dihasilkan dari gigitannya akan lama dan mematikan. Apakah Anda pernah mengalami luka seperti itu? Mungkin itu adalah pengkhianatan oleh seseorang dekat yang Anda percayai, mungkin sebuah diagnosa dari dokter yang mematahkan semangat hidup, mungkin sebuah kabar buruk atau masalah yang tampaknya tidak ada jalan keluar. Atau mungkin itu adalah "sengatan" kesalahan masa lalu, sesuatu yang Anda katakan atau lakukan yang terus menghantui dan menuduh pikiran Anda. Apa pun "gigitan atau sengatan berapi" itu, ketika bangsa Israel berteriak kepada Tuhan untuk meminta bantuan, Tuhan memberi mereka satu instruksi sederhana: "pandanglah". Kita tidak bisa memandang dua tempat sekaligus. Dengan cara yang sama, Anda tidak dapat berfokus pada rasa sakit Anda dan pada Tuhan pada saat yang bersamaan. Kata Ibrani untuk "memandang" di sini adalah "nâbat", yang berarti memandang dengan penuh perhatian dan harapan untuk mencari pertolongan. Itu adalah postur iman. Mari kita pandang salib Yesus hari ini, jangan pandang masalah atau penyakitmu. Pandanglah Yesus dan karya salib-Nya yang sudah menyediakan keselamatan, kesembuhan, pemulihan dan kehidupan yang berkelimpahan. AMIN !

Komentar

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

TANDA ORANG YANG MENGANDALKAN TUHAN

HIDUP TANPA TERSINGGUNG

Terang yang Datang ke Dunia