LEWI
SUKU LEWI
ULANGAN 10:8 Pada waktu itu TUHAN menunjuk suku Lewi untuk mengangkut tabut perjanjian TUHAN, untuk bertugas melayani TUHAN dan untuk memberi berkat demi nama-Nya, sampai sekarang.
Shalom
Kisah Lewi adalah salah satu kisah transformasi yang sungguh luar biasa dalam Kitab Suci. Lewi adalah anak ketiga Yakub, lahir dari Lea (KEJADIAN 29:34). Awal mula hidupnya tidak terlalu mengesankan. Bersama dengan saudaranya Simeon, Lewi terlibat dalam pembalasan dendam dan membunuh Sikhem, pria yang memperkosa adiknya Dina (KEJADIAN 34).
Namun sesuatu terjadi pada keturunan Lewi. Tuhan dapat menebus sejarah kehidupan Anda. Ada sebuah momen yang penting dan perlu dicatat, ketika bangsa Israel sedang menyembah berhala yang mereka buat sendiri berbentuk anak lembu emas itu, Musa berdiri di pintu masuk perkemahan dan berkata: "Siapa yang memihak kepada TUHAN datanglah kepadaku!" Lalu berkumpullah kepadanya seluruh bani Lewi (KELUARAN 32:26). Anak-anak Lewi berkumpul kepadanya. Suku yang terkait dengan kekerasan ayahnya, menjadi suku yang menunjukkan sikap yang benar dan semangat untuk Tuhan.
Riwayat keluarga Anda mungkin buruk dan itu menjadi stigma yang membuat Anda merasa tertuduh. Masa lalu atau dosa Anda tidak memiliki wewenang untuk menentukan masa depan Anda di tangan Tuhan. Tuhan tidak hanya menghapus dosa masa lalu Anda, Dia dapat menebusnya dan memberikan tujuan baru.
Ayah Lewi, Yakub telah bernubuat untuk Lewi, "Aku akan membagi-bagikan mereka di antara anak-anak Yakub dan menyerakkan mereka di antara anak-anak Israel" (KEJADIAN 49:7). Awalnya, ini terdengar seperti kutukan. Tetapi Allah mengubah arah kehidupan para suku Lewi. Orang Lewi memang tidak menerima satu warisan wilayah besar seperti suku-suku lain. Sebaliknya, mereka diberikan kota-kota di seluruh Israel (YOSUA 21).
Apa yang tampak seperti penolakan di awal, akhirnya menjadi sebuah panggilan yang sangat indah. Terkadang Tuhan tidak memberi Anda satu tempat karena Dia ingin Anda menjadi dampak di banyak tempat. Orang Lewi tercerai-berai karena hamba-hamba Allah perlu tersedia di seluruh bangsa. Jangan meremehkan tempat di mana Tuhan telah memposisikan Anda.
Perhatikan apa yang Tuhan katakan kepada suku Lewi, "Sebab itu suku Lewi tidak mempunyai bagian milik pusaka bersama-sama dengan saudara-saudaranya; TUHANlah milik pusakanya, seperti yang difirmankan kepadanya oleh TUHAN, Allahmu" (ULANGAN 10:9).
Suku-suku lain dengan bangga dapat menunjuk tanah mereka dan berkata, "Ini adalah warisan kami." Sementara suku Lewi bisa menunjuk kepada Allah dan berkata: "Dia adalah warisanku." Apa gambaran yang mendalam? Berkat terbesar bukanlah apa yang Tuhan berikan kepada Anda. Berkat terbesar adalah Allah sendiri. Kita bisa menjadi begitu terfokus pada pemberian Allah sehingga kita melupakan Sang Pemberi. Suku Lewi mengingatkan kita: Jika saya memiliki Tuhan, saya memiliki warisan terbesar saya.
Salah satu tanggung jawab orang Lewi adalah melayani di sekitar hal-hal yang terkait dengan Kemah Suci saat itu, termasuk membawa Tabut Perjanjian (ULANGAN 10:8; BILANGAN 4). Bayangkan hak istimewanya. Mereka ditugaskan oleh Allah sendiri untuk melayani di sekitar Kemah Suci, tempat tinggal hadirat Allah di antara umat-Nya. Pelayanan mereka sangat dihormati oleh suku-suku lainnya.
Transformasi Anda dapat menjadi sebuah pelayanan Anda. Lewi mulai dengan reputasi kemarahan dan kekerasan. Tetapi keturunannya menjadi: imam, penyembah, guru-guru hukum Allah, dan penjaga Kemah Suci atau Tabernakel. Petrus menyangkal Yesus tetapi menjadi seorang pengkhotbah. Paulus menganiaya pengikut Yesus, tetapi akhirnya menjadi rasul. Keturunan Lewi berasal dari awal yang bermasalah tetapi menjadi hamba-hamba Tuhan di tempat kudus.
Sejarah hidupmu bukanlah takdir Anda. Masa lalu Anda mungkin telah membentuk Anda, tetapi tidak harus mendefinisikan Anda. Kegagalan Anda mungkin telah menandai cerita Anda, tetapi kasih karunia Yesus dapat mengubah arah hidupmu dan memberikan tujuan indah di hari esokmu. AMIN !
Amin๐
BalasHapusAmiiiin,๐
BalasHapus