SIAPAKAH YANG PERCAYA
SIAPAKAH YANG PERCAYA?
YESAYA 53:1 Siapakah yang percaya kepada berita yang kami dengar, dan kepada siapakah tangan kekuasaan TUHAN dinyatakan?
Shalom
YESAYA 53 dimulai dengan sebuah pertanyaan: "Siapa yang percaya kepada berita atau laporan yang kami dengar?" Nabi Yesaya sedang menggambarkan bahwa Yesus yang adalah Mesias, Sang Juruselamat akan datang ke bumi. Yesus akan membawa keselamatan dan juga kesembuhan bagi yang sakit, dan yang mengejutkan adalah ketika keselamatan Tuhan datang, banyak orang tidak mengenalinya. Kemudian simak baik-baik, YESAYA 53:4 yang mengatakan, "Tetapi sesungguhnya, penyakit kitalah yang ditanggungnya".
Yesaya mengajukan dua pertanyaan di ayat bacaan hari ini. Siapa yang percaya kepada berita atau laporan yang kami dengar? Kemudian kepada siapakah kuasa Tuhan akan dinyatakan? Yang pertama menyangkut iman percaya bagi yang membaca ayat ini, yang kedua menyangkut siapa yang akan mendapatkan atau mengalami kuasa Tuhan ini?
Tuhan dapat menempatkan kebenaran secara langsung di depan manusia, namun banyak yang menolak untuk mempercayainya. Injil bukan hanya informasi yang harus dipahami; tetapi kebenaran yang hanya bisa diterima oleh iman. Iman dimulai ketika kita percaya laporan Allah. Yesaya tidak bertanya, "Siapa yang telah mendengar berita yang kita dengar?" Ia bertanya, "Siapakah yang percaya berita yang kita dengar?" Mendengar dan percaya itu berbeda. Anda dapat mendengar Injil selama bertahun-tahun dan masih tidak menyerah kepada Kristus. Anda dapat mengetahui ayat-ayat Alkitab namun gagal mempercayai kuasa Tuhan.
Hari ini, ayat bacaan hari ini dikaitkan dengan ayat keempat yang adalah Tuhan sudah menanggung, memberikan dan menyediakan kesembuhan di kayu salib untuk kita orang yang mau percaya kepada berita ini. ROMA 10:17 mengatakan: "Jadi, iman timbul dari pendengaran, dan pendengaran oleh firman Kristus." Kebenaran firman harus bergerak dari telinga kita ke hati kita, dan dari hati kita ke kehidupan kita.
Mungkin ada di antara kita yang baru saja mendengar kabar dari dokter tentang kenyataan kondisi kesehatan kita dan berita dari dokter itu tidak baik. Percayalah kepada berita dari Tuhan, yaitu Dia sudah menanggung semua penyakit kita di salib. Percayalah bahwa inilah kebenaran yang sudah diberikan kepada kita. Kondisi kesehatan kita hari ini adalah kenyataan, namun berita dari Tuhan adalah sebuah kebenaran yang mana penyakit kita sudah ditanggung dan kesembuhan sudah diberikan. Kenyataan hidup harus tunduk kepada kebenaran firman Tuhan. Percayalah kepada berita dari Tuhan dan biarkan kuasa-Nya kita alami hari ini dan selamanya. Haleluya. AMIN !
Amin ππ
BalasHapusAminπ
BalasHapusAminπ
BalasHapus