TANDA DAN MUJIZAT

TANDA & MUJIZAT YOHANES 4:48 Maka kata Yesus kepadanya: "Jika kamu tidak melihat tanda dan mujizat, kamu tidak percaya." Shalom Tanda dan mujizat adalah tindakan Tuhan yang melampaui kemampuan manusia biasa. Sepanjang Kitab Suci, Tuhan menggunakan tanda dan mujizat untuk mengungkapkan kuasa-Nya, mengkonfirmasi pesan-Nya, dan mengarahkan perhatian orang kepada diri-Nya sendiri. Tetapi ada kebenaran penting: keajaiban dan mujizat adalah tanda; Yesus adalah tujuan dari semua ini. Tanda dimaksudkan untuk menunjuk ke suatu tempat. Tanda jalan bukanlah tujuan. Ini mengarahkan Anda ke tujuan. Dengan cara yang sama, tanda-tanda dan keajaiban Alkitab tidak seharusnya menjadi objek iman kita. Mereka mengarahkan kita kepada Yesus. Injil Yohanes berulang kali menggambarkan mujizat Yesus sebagai tanda karena mereka mengungkapkan siapa Dia. Yesus mengubah air menjadi anggur, menyembuhkan orang sakit, melipatgandakan roti, dan membangkitkan orang mati, bukan untuk memukau orang, t...

SABAR

SABAR Tetaplah menjadi pribadi yang baik, belajar sabar, ikhlas, berhenti menyimpan dendam, dan berani memaafkan. Roma 12:21 Janganlah kamu kalah terhadap kejahatan, tetapi kalahkanlah kejahatan dengan kebaikan! Shalom Tetaplah menjadi baik di dunia yang tidak baik, belajar sabar dengan menyelaraskan waktu kita dengan waktunya Tuhan. Roma 12:12 Bersukacitalah dalam pengharapan, sabarlah dalam kesesakan, dan bertekunlah dalam doa! Sabar bukan sekedar menunggu, tapi menjaga hati tetap benar saat kita sedang menunggu, dunia mengajarkan kita untuk membalas dengan cepat, namun Tuhan meminta kita untuk menahan diri. Ayub 1:21 katanya: "Dengan telanjang aku keluar dari kandungan ibuku, dengan telanjang juga aku akan kembali ke dalamnya. TUHAN yang memberi, TUHAN yang mengambil, terpujilah nama TUHAN!" Ikhlas dalam iman Kristen disebut dengan penyerahan diri, ikhlas berarti melepaskan hak kita untuk mengatur segala hal, kita harus tetap percaya bahwa rancangan Tuhan selalu mendatangkan kebaikan. Saat situasi tidak sesuai dengan rencana, tarik nafas lalu berdoalah sebelum merespon, sifat sabar adalah tanda kedewasaan rohani. Imamat 19:18 Janganlah engkau menuntut balas, dan janganlah menaruh dendam terhadap orang-orang sebangsamu, melainkan kasihilah sesamamu manusia seperti dirimu sendiri; Akulah TUHAN. Menyimpan dendam sama dengan meminum racun, jangan berharap orang yang lain itu mati, karena dendam mengikat jiwa kita dan menghalangi berkat Tuhan mengalir dalam hidup kita. Kolose 3:13 Sabarlah kamu seorang terhadap yang lain, dan ampunilah seorang akan yang lain apabila yang seorang menaruh dendam terhadap yang lain, sama seperti Tuhan telah mengampuni kamu, kamu perbuat jugalah demikian. Memaafkan adalah sebuah keputusan bukan perasaan, kita mengampuni bukan karena orang itu layak mendapatkannya, kita mengampuni karena Kristus telah lebih dulu mengampuni dosa dosa kita.Amin!

Komentar

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

TANDA ORANG YANG MENGANDALKAN TUHAN

HIDUP TANPA TERSINGGUNG

Terang yang Datang ke Dunia