PRASANGKA BURUK

PRASANGKA BURUK Amsal 4:23 Jagalah hatimu dengan segala kewaspadaan, karena dari situlah terpancar kehidupan. Shalom Mengapa kita harus melepaskan prasangka buruk? karena sangat mudah bagi kita untuk menebak nebak keburukan motifasi mereka, hal ini akan menjadi perangkap Iblis untuk mencuri sukacita dan damai sejahtera kita. 1 Samuel 16:7 Tetapi berfirmanlah TUHAN kepada Samuel: "Janganlah pandang parasnya atau perawakan yang tinggi, sebab Aku telah menolaknya. Bukan yang dilihat manusia yang dilihat Allah; manusia melihat apa yang di depan mata, tetapi TUHAN melihat hati." Menyimpan prasangka buruk tidak mengubah situasi, justeru meracuri pikiran kita, ingatlah menghakimi bukanlah hak kita. 1 Petrus 2:23 Ketika Ia dicaci maki, Ia tidak membalas dengan mencaci maki; ketika Ia menderita, Ia tidak mengancam, tetapi Ia menyerahkannya kepada Dia, yang menghakimi dengan adil. Belajarlah dari Yesus Kristus, Dia adalah teladan kita, Yesus palimg sering disalah pahami, di...

KETIKA RENCANA KITA GAGAL

KETIKA RENCANA KITA GAGAL AMSAL 19:21 Banyaklah rancangan di hati manusia, tetapi keputusan TUHANlah yang terlaksana. Shalom Kita semua membuat rencana. Kita biasa merencanakan masa depan, karier, pelayanan, keluarga, keuangan, bahkan sebuah hubungan. Banyak dari kita yang bekerja keras, berdoa dengan tulus, dan percaya bahwa kita bergerak ke arah yang benar. Namun terkadang rencana kita tidak tercapai sesuai dengan harapan kita. Sebuah pintu tertutup. Sebuah kesempatan menghilang. Seseorang mengkhianatimu. Sebuah hubungan berakhir. Sebuah proyek gagal. Mimpi tertunda. Kemudian kita bertanya: "Tuhan, apa yang terjadi dengan rencanaku?" Alkitab mengajarkan kita sebuah kebenaran yang penting, rencana kita yang gagal tidak berarti tujuan hidup kita juga hancur dan gagal. Rencana kita bisa gagal, namun rencana Tuhan akan terlaksana bagi kita, jika kita terus taat dan berserah penuh. Rencana Yusuf dirampok oleh saudara-saudaranya, bahkan isteri Potifar yang memfitnah dia, tetapi tujuan Allah bagi hidup Yusuf tidak bisa digagalkan. Yusuf mungkin membayangkan masa depan yang sangat berbeda dari yang ia alami. Dia memiliki mimpi dari Tuhan, namun saudara-saudaranya menjualnya ke dalam perbudakan. Rencananya dirampok. Kemudian Yusuf difitnah dan dijebloskan ke dalam penjara. Kebebasannya dirampok. Tetapi KEJADIAN 50:20 mengungkapkan gambaran yang lebih besar dari apa yang manusia lihat. Manusia bermaksud untuk menyakiti kita, tetapi Tuhan bermaksud dan sanggup memakai sebuah kejahatan atau perkara buruk lainnya untuk mendatangkan kebaikan bagi kita anak-anak-Nya. Terkadang apa yang nampak seperti gangguan sebenarnya adalah persiapan Tuhan. Tuhan mungkin mengizinkan rencana Anda terganggu, tetapi Dia tidak pernah meninggalkan Anda dan rencana Dia tidak pernah terganggu atau dibatalkan oleh siapa saja dan apa saja. Paulus memiliki rencana untuk memberitakan Injil di tempat-tempat tertentu, tetapi Roh Kudus mengarahkannya. KISAH PARA RASUL 16:6-7 mengatakan bahwa Paulus dan rekan-rekannya "dijaga oleh Roh Kudus agar tidak memberitakan firman di provinsi Asia." Bayangkan itu. Paulus melakukan sesuatu yang baik. Namun terkadang Tuhan menggagalkan karena Dia memiliki sesuatu yang lebih baik. Sebuah pintu yang tertutup tidak selalu merupakan sebuah hal buruk. Mungkin ada bahaya di balik itu dan memang belum waktu-Nya Tuhan. Terkadang pintu tertutup adalah pengalihan karena Tuhan punya rencana yang lebih baik dan hebat dari apa yang kita pikirkan. Momen Daud menjadi raja tertunda, tetapi panggilannya tidak dibatalkan. Daud diurapi untuk menjadi raja. Tetapi setelah pengurapan, dia tidak segera duduk di atas takhta. Ia menghabiskan bertahun-tahun berlari dari Saul. Daud sampai harus bersembunyi di gua karena dia lari dari Saul. Daud bisa saja berkata, "Tuhan menjanjikan takhta itu kepadaku, mengapa aku tinggal di gua?" Daud bisa saja menyimpulkan bahwa janji Tuhan telah digagalkan. Tetapi Allah sedang mengembangkan sesuatu dalam diri Daud yang tidak dapat dihasilkan oleh sebuah proses yang nampaknya baik-baik saja. Gua itu menjadi ruang sekolah kehidupan. Hutan belantara menjadi tempat latihan. Penundaan itu mengembangkan karakter Daud sebelum takhta kerajaan akhirnya ia dapati. Tuhan lebih tertarik untuk mempersiapkan orang daripada mempercepat janji-Nya. Jika rencanamu belum tercapai atau tampaknya gagal, ingatlah, rencana Tuhan atas hidupmu tidak pernah gagal. AMIN !

Komentar

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

HIDUP TANPA TERSINGGUNG

TANDA ORANG YANG MENGANDALKAN TUHAN

Terang yang Datang ke Dunia