CUKUP DAN BERKELIMPAHAN
CUKUP & BERKELIMPAHAN
2 KORINTUS 9:8 Dan Allah sanggup melimpahkan segala kasih karunia kepada kamu, supaya kamu senantiasa berkecukupan di dalam segala sesuatu dan malah berkelebihan di dalam pelbagai kebajikan.
Shalom
Ada perbedaan antara Tuhan memberi kita dengan porsi cukup dan Tuhan memberi kita dengan porsi kelimpahan. "Cukup" berarti Allah menyediakan apa yang diperlukan kehidupan kita untuk tujuan-Nya. Kelimpahan berarti Allah memberi melampaui apa yang diperlukan sehingga apa yang Dia berikan dapat meluap dan menjadi berkat kepada orang lain.
Bangsa Israel di padang gurun mengalami prinsip ini dengan roti manna. KELUARAN 16:18 mengatakan, "Ketika mereka menakarnya dengan gomer, maka orang yang mengumpulkan banyak, tidak kelebihan dan orang yang mengumpulkan sedikit, tidak kekurangan. Tiap-tiap orang mengumpulkan menurut keperluannya". Pelajaran ini sangat mendalam: Tidak ada yang kekurangan, dan tidak ada yang perlu menimbun. Tuhan sedang mengajar Israel untuk mempercayai persediaan-Nya suatu hari pada suatu waktu. Terkadang kita cemas karena kita ingin Tuhan menyediakan roti untuk besok di hari ini. Tetapi Tuhan sering memberi kita manna hari ini dan meminta kita untuk mempercayai Dia untuk besok.
Paulus menulis: "Asal ada makanan dan pakaian, cukuplah" (1 TIMOTIUS 6:8). Kepuasan atau rasa cukup tidak berarti kita tidak boleh tumbuh, bermimpi, membangun, atau makmur. Ini berarti kedamaian kita tidak dikendalikan oleh seberapa banyak yang kita miliki. Dunia berkata: "Aku akan memiliki cukup ketika aku memiliki lebih banyak." Injil mengatakan: "Karena Tuhan sudah cukup, aku bisa sadar dan mengenali ketika aku sudah memiliki cukup." Selalu ada tingkat pendapatan yang lebih lagi, kepemilikan lain, pencapaian lain, kesempatan lain. Jika definisi kita tentang "cukup" itu salah, kita bisa menjadi kaya dan masih merasa miskin. Kepuasan adalah mengakui dan mengucap syukur dengan apa yang Tuhan titipkan hari ini sebelum melihat ada peningkatan atau tambahan yang Tuhan berikan di kemudian hari.
Di sisi lain, Tuhan dapat memberikan kelimpahan. Alkitab tidak mengajarkan bahwa kelimpahan itu sendiri adalah kejahatan. Daud mengalami kelimpahan. Salomo mengalami kelimpahan. Abraham adalah orang kaya. Ishak menjadi semakin kaya dan makmur. Yusuf mengalami peningkatan yang luar biasa. Tapi kelimpahan menjadi berbahaya ketika kelimpahan itu menggantikan posisi dari Tuhan Sang Pemberi. Alkitab memberikan peringatan penting: "Hati-hatilah, supaya jangan engkau melupakan TUHAN, Allahmu, dengan tidak berpegang pada perintah, peraturan dan ketetapan-Nya, yang kusampaikan kepadamu pada hari ini" (ULANGAN 8:11).
Salah satu bahaya terbesar pada umat manusia adalah kemakmuran tanpa mengingat siapa yang memberikan itu semua. Terkadang kita berdoa: "Tuhan, beri aku lebih banyak." Mungkin doa yang lebih baik adalah: "Tuhan, berikan aku lebih banyak kapasitas untuk mengurus apa yang Engkau titipkan atau berikan kepadaku."
Kelimpahan yang Alkitab ajarkan itu memiliki tujuan. Perhatikanlah baik-baik apa yang ayat bacaan hari ini katakan. Allah menyediakan kasih karunia-Nya untuk kita mengelola dan puas akan kecukupan yang Tuhan sediakan bagi kebutuhan kita setiap hari. Karena kasih karunia kita menjadi bijak dalam kebajikan, hikmat dan kebaikan untuk membantu dan menjadi berkat bagi orang lain.
Ketika ada kelimpahan dari Allah, itu bukan hanya untuk kita nikmati, itu patut juga menjadi berkat bagi orang-orang yang Tuhan tempatkan di hati kita untuk kita bantu dan bagikan. Tuhan mungkin memberkati Anda secara finansial sehingga Anda dapat memberkati orang lain. Dia mungkin memberi Anda pengaruh sehingga Anda dapat mempengaruhi orang-orang terhadap Kristus. Dia bisa memberi Anda pengetahuan sehingga Anda bisa mengajar orang lain. Dia mungkin memberi Anda sumber daya sehingga Anda dapat menolong orang lain menemui sebuah kesempatan yang berharga bagi dirinya. Ingat, kelimpahan adalah penatalayanan, bukan hanya akumulasi.
Mengucap syukurlah dengan semua kebutuhan yang Tuhan cukupkan setiap hari dan bersiaplah jadi berkat ketika ada kelimpahan. AMIN !
Amin 🙏😇
BalasHapusAmiiin,🙏
BalasHapus