BERMEGAH KARENA MEMAHAMI DAN MENGENAL
BERMEGAH KARENA MEMAHAMI & MENGENAL
YEREMIA 9:24 tetapi siapa yang mau bermegah, baiklah bermegah karena yang berikut: bahwa ia memahami dan mengenal Aku, bahwa Akulah TUHAN yang menunjukkan kasih setia, keadilan dan kebenaran di bumi; sungguh, semuanya itu Kusukai, demikianlah firman TUHAN."
Shalom
Yeremia melayani selama salah satu periode tergelap di Kerajaan Yehuda. Orang-orang bangga dengan kebijaksanaan, kekuatan militer, dan kekayaan mereka, namun mereka telah meninggalkan Tuhan.
Sebelum ayat 24 yang merupakan ayat bacaan hari ini, Allah berkata: "Janganlah orang bijaksana bermegah karena kebijaksanaannya, janganlah orang kuat bermegah karena kekuatannya, janganlah orang kaya bermegah karena kekayaannya" (YEREMIA 9:23). Banyak orang bermegah karena kekayaan, prestasi, ketenaran, dan semua hal yang dunia nilai hebat. Tuhan mengalihkan kebanggaan umat-Nya dari pencapaian duniawi kepada pemahaman dan pengenalan akan Diri-Nya.
Kata Ibrani untuk "mengenal" (yada) berarti lebih dari pengetahuan intelektual. Ini berbicara tentang hubungan yang intim. Banyak orang tahu fakta tentang Tuhan, tetapi hanya sedikit yang benar-benar mengenal Dia. Yesus menggemakan kebenaran ini: "Inilah hidup yang kekal itu, yaitu bahwa mereka mengenal Engkau, satu-satunya Allah yang benar, dan mengenal Yesus Kristus yang telah Engkau utus" (YOHANES 17:3). Kekristenan bukan hanya tentang aktivitas keagamaan tetapi tentang hubungan yang intim dengan Tuhan.
Yeremia menyoroti tiga atribut yang Allah mau kita pahami dan kenali dengan benar. Pertama adalah kasih setia-Nya, dalam Ibrani adalah "hesed" yang berarti janji Tuhan itu tidak pernah gagal.
Kemudian keadilan-Nya. Keadilan Tuhan berbicara tentang penghakiman Allah yang sempurna, kudus, dan benar terhadap setiap orang. Karena Allah adalah kudus dan sempurna, Ia tidak dapat mengabaikan dosa. Karena Ia mengasihi, maka penghakiman-Nya selalu adil dan tidak pernah tidak adil. Di kayu salib, keadilan dan belas kasihan bertemu dengan sempurna. Yesus menghapus hukuman dosa bagi orang yang mau percaya kepada-Nya.
Setelah kasih setia dan keadilan-Nya, Yeremia juga mengatakan kita patut memahami dan mengenal kebenaran Tuhan di bumi ini. Perjanjian Baru menyatakan bahwa kebenaran sejati ditemukan dalam Yesus Kristus. Tidak ada seorang pun yang dapat menjadi benar dengan usaha mereka sendiri karena semua orang telah berdosa (ROMA 3:23). Melalui iman kepada Kristus, orang percaya dinyatakan benar di hadapan Allah.
Kejar pemahaman, pengenalan dan juga pengalaman dengan Tuhan. Pahami, kenali dan alami kasih setia-Nya, keadilan-Nya dan kebenaran-Nya yang memerdekakan kita. Itulah kemegahan yang sebenarnya, bukan apapun yang ada di dunia ini. Ukur kesuksesan kehidupan ini dengan hubungan Anda dengan Tuhan, bukan dengan pencapaian Anda. Biarkan kasih, keadilan, dan kebenaran Tuhan membentuk cara Anda memperlakukan orang lain. Dunia merayakan kecerdasan, kekuasaan, dan kekayaan. Allah merayakan orang-orang yang mengenal Dia. Kesuksesan duniawi bersifat sementara, tetapi mengenal Tuhan itu adalah kekal dan merupakan hak istimewa tertinggi yang dapat dimiliki siapa pun. AMIN !
Amin ππ
BalasHapusAminπ
BalasHapusAmiiiin,π
BalasHapus