ARTI SISI TIMUR DI ALKITAB
ARTI SISI TIMUR DI ALKITAB
KELUARAN 27:13 Lebar pelataran itu, yaitu bagian muka pada sebelah timur harus lima puluh hasta
Shalom
Arti "Timur" dalam Alkitab memiliki simbolisme kebenaran yang menarik. Di seluruh Kitab Suci, gerakan ke arah timur sering dikaitkan dengan pemisahan dari Tuhan, sebuah pengasingan, kehilangan hadirat Tuhan atau manusia yang bergerak menjauh dari hadirat Tuhan.
Setelah Adam dan Hawa berdosa, mereka diusir dari Eden: KEJADIAN 3:24 mengatakan, "Ia menghalau manusia itu dan di sebelah timur taman Eden ditempatkan-Nyalah beberapa kerub dengan pedang yang bernyala-nyala dan menyambar-nyambar, untuk menjaga jalan ke pohon kehidupan". Lokasi "timur Eden" menjadi signifikan. Pada awalnya, manusia telah berada di taman Eden dan di dalam hadirat Allah, tetapi dosa membawa pengusiran dan pemisahan. Dosa selalu menjauhkan kita dari apa yang Allah inginkan bagi kita.
Ketika Kain membunuh adiknya Habel. Ia juga pergi ke Timur. KEJADIAN 4:16 mencatat, "Lalu Kain pergi dari hadapan TUHAN dan ia menetap di tanah Nod, di sebelah timur Eden". Perhatikan kalimat, "dari hadapan TUHAN." Gerakan Kain ke arah timur merupakan sebuah alienasi atau pemisahan dari Tuhan. Ini memberi kita gambaran tentang sebuah kehidupan rohani yang penting, gerakan ke arah Timur berarti menjauh atau dipisahkan dari hadirat Tuhan. Ini lambang dari ketidaktaatan dan dosa manusia yang akhirnya memisahkan manusia dari Tuhan.
Perhatikan apa yang terjadi ketika pertama kali Tuhan menginstruksikan bangsa Israel untuk membuat sebuah kemah, rumah ibadah atau tabernakel di zaman Musa. Ini untuk supaya Tuhan bisa hadir disitu dan manusia bisa punya kesempatan untuk bertemu dengan Tuhan lewat seorang Imam Besar. Sejak manusia jatuh ke dalam dosa, ini kali pertama Tuhan menyuruh manusia membangun sebuah tempat ibadah. Perhatikan ayat bacaan hari ini, pintu kemah, tabernakel atau tempat ibadah ini menghadap ke Timur.
Ini bukan hanya sebuag detail arsitektur belaka. Susunan Kemah Suci itu dirancang oleh Tuhan sendiri dan semua yang dibangun mengandung arti yang dalam. Bangunan Kemah Suci menyampaikan kebenaran rohani yang penting tentang kehadiran Allah, dosa, penebusan, dan pendekatan kita kepada-Nya. Kemudian suku Israel yang berdiam di depan pintu dari Kemah Suci tersebut adalah suku Yehuda. Ribuan tahun setelah itu, Yesus hadir ke bumi dari keturunan suku Yehuda. BILANGAN 2:3 menjelaskan bahwa yang berkemah di sebelah timur dekat panji-panjinya, ialah laskar Yehuda.
Perhatikan kebenaran ini. Yesus hadir lewat suku Yehuda yang berdiam di bagian Timur dan menghadap pintu gerbang Kemah Suci yang melambangkan hadirat Tuhan. Ketika Yesus hadir lewat suku Yehuda, itu berarti Yesus menghampiri manusia (bukan manusia menghampiri Tuhan), dan membawa manusia ke hadiratNya. Tidak ada Tuhan di muka bumi ini yang turun dari takhta-Nya, menjelma jadi manusia, menyerahkan nyawa-Nya demi kita untuk menghapus hukuman dan kuasa dosa dari diri kita (FILIPI 2:5-11).
Alkitab tidak secara eksplisit mengatakan bahwa Allah memilih gerbang Timur karena dari suku Yehuda kemudian akan menurunkan Kristus. Ini semua merupakan gambaran yang kuat dari inisiatif Allah dalam keselamatan: kita tidak menemukan jalan kita kembali kepada Allah; Allah datang kepada kita dan membuat jalan kembali ke hadirat-Nya melalui Kristus Yesus. AMIN !
Amin๐
BalasHapusAmen
BalasHapusAmin ๐๐
BalasHapusAmiiiin๐
BalasHapus