PADANG GURUN,GETSEMANI &YUDAS

PADANG GURUN, GETSEMANI & YUDAS YOHANES 16:33 Semuanya itu Kukatakan kepadamu, supaya kamu beroleh damai sejahtera dalam Aku. Dalam dunia kamu menderita penganiayaan, tetapi kuatkanlah hatimu, Aku telah mengalahkan dunia." Shalom Sepanjang pelayanan Yesus di bumi, tiga pengalaman sulit dihadapi Yesus. Momen itu adalah momen padang gurun, Getsemani, dan pengkhianatan oleh Yudas. Setiap tempat atau momen melibatkan ujian atau cobaan, pengujian, dan pengampunan. Yesus dibawa ke padang gurun untuk dicobai. Di MATIUS 4:1-11, Yesus masuk ke padang gurun setelah dibaptis. Dia lapar, lemah secara fisik, namun siap secara rohani. Setan mencobai Dia, tetapi Yesus menjawab setiap cobaan dengan firman Allah. Setiap kali Yesus dicobai, Dia mengutip firman Tuhan untuk melawan si Iblis. Padang gurun bukanlah hukuman; itu adalah persiapan sebelum masa pelayanan Yesus. Allah sering menggunakan musim kering di momen padang gurun kita untuk memperkuat iman kita. Kemenangan dimenangkan dengan mempercayai dan memperkatakan firman Tuhan, bukan perasaan kita. Yesus kemudian dibawa ke Getsemani. Disinilah Yesus mengajarkan kita untuk menyerahkan keinginan kita kepada Tuhan. Di Getsemani, Yesus menghadapi beban dari prosesi salib yang memberikan beban yang sungguh berat. Yesus mengatakan di MATIUS 26:39: "Ya Bapa-Ku, jikalau sekiranya mungkin, biarlah cawan ini lalu dari pada-Ku, tetapi janganlah seperti yang Kukehendaki, melainkan seperti yang Engkau kehendaki." Murid-murid Yesus itu tidur ketika Yesus berdoa. Kemenangan rohani dimulai dalam doa sebelum terlihat di depan umum. Setiap orang percaya memiliki momen "Getsemani" dimana kita menyerahkan kehendak kita kepada Tuhan, dan membiarkan kehendak Tuhan yang terjadi atas hidup kita. Yesus juga mengalami sebuah pengkhianatan dari salah satu murid-murid-Nya yaitu Yudas. Yudas telah berjalan bersama Yesus selama sekitar tiga tahun. Dia mendengar setiap khotbah, menyaksikan setiap mukjizat, namun hatinya tetap tidak berubah. Pengkhianatannya dimulai dengan sebuah keserakahan tersembunyi (YOHANES 12:4-6), dosa yang tidak bertobat, dan hati yang mencintai uang lebih dari Kristus. Kedekatan eksternal dengan Yesus tidak sama dengan iman sejati. Seseorang dapat mengetahui tentang Kristus tanpa benar-benar menjadi milik-Nya. Sama seperti Petrus yang diampuni dari penyangkalannya, Yesus juga pasti akan mengampuni Yudas, namun dia sudah lebih dahulu mengakhiri hidupnya. Momen padang gurun menguji iman, momen Getsemani menguji ketergantungan kita kepada Tuhan dan momen Yudas menguji hati kita yang patut mengampuni orang yang bersalah kepada kita. Setiap orang percaya akan mengalami ketiga momen ini, padang gurun, Getsemani, dan Yudas. Pertanyaannya bukan apakah ujian akan datang, tetapi apakah kita akan menanggapinya dengan kebenaran firman Tuhan? AMIN !

Komentar

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

HIDUP TANPA TERSINGGUNG

MEMILIH TAAT

TANDA ORANG YANG MENGANDALKAN TUHAN