JUBAH YUSUF
JUBAH YUSUF
KEJADIAN 39:12 Lalu perempuan itu memegang baju Yusuf sambil berkata: "Marilah tidur dengan aku." Tetapi Yusuf meninggalkan bajunya di tangan perempuan itu dan lari ke luar.
Shalom
Sepanjang Alkitab, jubah jauh lebih dari sekadar pakaian. Jubah sering melambangkan identitas, otoritas, kebenaran, kehormatan, dan seseorang berdiri di hadapan Tuhan. Apa yang dikenakan seseorang sering mencerminkan siapa mereka, dan Kitab Suci menggunakan jubah untuk mengajarkan kebenaran spiritual yang mendalam.
Di KEJADIAN 37:3, Yakub memberikan Yusuf anaknya jubah khusus yang sangat indah, menandai dia sebagai anak yang paling disukai. Jubah itu mewakili panggilan unik Allah atas kehidupan Yusuf. Jubah yang diberikan oleh Yakub membangkitkan iri hati di hati kakak-kakak Yusuf. Mereka akhirnya menanggalkan jubah indah itu dan membuang Yusuf ke sumur, pada akhirnya Yusuf dijual jadi budak ke Mesir.
Yusuf akhirnya dijual ke rumah Potifar, kepala pengawal raja Firaun di Mesir. Disana dia diberikan jubah yang baru untuk bekerja. Satu hari isteri dari Potifar merayu Yusuf. Yusuf lari dan tidak mau berbuat dosa. Kali ini Yusuf yang bajunya dipegang, akhirnya harus menanggalkan baju atau jubahnya tersebut di tangan isteri Potifar yang menggunakannya sebagai alat bukti palsu untuk menfitnah Yusuf. Yusuf difitnah bahwa dia yang menyerang isteri Potifar sehingga ia dimasukan ke dalam penjara.
Ada dua momen dimana dua jubah Yusuf ditanggalkan. Jubah yang pertama ditanggalkan kakak-kakak Yusuf karena mereka iri hati. Jubah yang kedua ditanggalkan oleh Yusuf sendiri untuk supaya ia tidak jatuh ke dalam dosa. Kedua jubah ini melambangkan dua sisi kehidupan kita hari ini. Ada kalanya kehidupan kita dihakimi dan reputasi kita dirusak karena ada serangan dari orang yang tidak suka dengan kita. Kemudian ada kalanya kita harus mengorbankan sesuatu dari hidup kita untuk supaya kita tidak jatuh ke dalam dosa, namun terkadang kita masih difitnah walaupun ada maksud baik dari hati kita.
Hasil dari dua momen jubah Yusuf ditanggalkan itu, ia dibuang ke sumur, dan ia dimasukan ke penjara. Namun, ketika Tuhan yang memulihkan, tidak ada satupun orang yang sanggup menghalangi waktu-Nya Tuhan. Akhir dari kisah ini, Yusuf di promosi dan ia menjadi orang nomor dua terpenting di Mesir. KEJADIAN 41:42 mengatakan bahwa Firaun memakaikan kepada Yusuf pakaian atau jubah dari pada kain halus dan digantungkannya kalung emas pada lehernya ketika ia dinobatkan menjadi penguasa di Mesir.
Jubah identitas di dunia bisa berupa reputasi, karir, status, uang, harta atau gelar kita. Itu semua bisa dihancurkan oleh manusia dan terkadang kita harus mengorbankan itu semua untuk menjaga hati yang benar. Ketika itu semua terjadi, ingatlah bahwa tidak ada yang bisa menggagalkan jubah kebenaran dari Tuhan untuk kita. Promosi, perkenanan, dan pembelaan hanya datang dari Tuhan. Tuhan bisa memberikan jubah promosi dan jubah yang bawa kita naik di dalam kehidupan ini. AMIN !
Amin ๐๐
BalasHapusAmin๐
BalasHapusAmiiiin๐
BalasHapus