TANGGALKAN JUBAHMU
TANGGALKAN JUBAHMU
2 RAJA-RAJA 5:10 Elisa menyuruh seorang suruhan kepadanya mengatakan: "Pergilah mandi tujuh kali dalam sungai Yordan, maka tubuhmu akan pulih kembali, sehingga engkau menjadi tahir."
Shalom Warga Kerajaan Sorga.
Naaman adalah seorang panglima raja bangsa Aram. Dia dihormati, berkuasa, kaya, dan sukses. Namun Alkitab mengatakan, "tetapi orang itu, seorang pahlawan tentara, sakit kusta" (2 RAJA-RAJA 5:1). Di balik jabatan dan posisinya, Naaman tidak bisa menyembuhkan dirinya sendiri.
Ketika Naaman datang ke Israel mencari penyembuhan, nabi Elisa tidak memberinya upacara besar. Ia memerintahkan Naaman untuk mencelupkan dirinya tujuh kali di sungai Yordan. Untuk mematuhinya, Naaman harus melepaskan baju besi kerajaan, pakaian militer, dan simbol status sebelum memasuki air.
Seragam Naaman mewakili prestasi dan otoritasnya. Sebelum menerima penyembuhan, dia harus mengesampingkan segala sesuatu yang membuatnya penting di mata orang lain. Tuhan sering memanggil kita untuk menanggalkan "pakaian" yang berupa kesombongan, kepentingan diri sendiri, dan bahkan reputasi dunia sebelum Dia dapat melakukan pekerjaan yang lebih dalam di hidup kita. YAKOBUS 4:6 mengatakan, "Allah menentang orang yang congkak, tetapi mengasihani orang yang rendah hati." Terkadang hambatan terbesar untuk sebuah pemulihan bukanlah masalah itu sendiri, tetapi keengganan kita untuk merendahkan diri di hadapan Tuhan.
Naaman tidak bisa masuk ke sungai Yordan dengan memakai baju besi. Banyak orang melindungi dosa, menyelubunginya dengan kemunafikan, melindungi jati diri yang sebenarnya, bahkan menutup rapat semua kegagalannya dan tidak mau terbuka bahkan mengaku. Tuhan mengundang kita untuk datang dengan jujur di hadapan-Nya. Dia sudah tahu perjuangan, ketakutan, dan kelemahan kita. MAZMUR 34:18 mengatakan, "TUHAN itu dekat kepada orang-orang yang patah hati, dan Ia menyelamatkan orang-orang yang remuk jiwanya". Kebebasan dimulai ketika kita berhenti berpura-pura dan membiarkan Tuhan menyentuh area yang kita sembunyikan.
Ketaatan sering terasa tidak nyaman. Awalnya Naaman tersinggung. Dia berharap nabi Elisa bisa berdoa dan menggerakkan tangannya di atas kustanya dan dia bisa sembuh. Sebaliknya, Tuhan memilih tindakan ketaatan yang lain. Sungai Yordan menjadi tempat di mana kebanggaan Naaman disingkirkan, sebelum penyakit kustanya tersapu bersih. Terkadang instruksi Tuhan menantang ego kita seperti memaafkan seseorang, mengakui sebuah kesalahan atau bahkan meminta bantuan. Pemulihan akan terjadi ketika kita taat dan jujur di hadapan Tuhan.
Naaman kehilangan kesombongannya, dan dia sembuh. Setelah mencelupkan dirinya tujuh kali, tubuh Naaman dipulihkan dan menjadi tahir dari kusta (2 RAJA-RAJA 5:14). Penyembuhan Naaman dimulai ketika ia bersedia mengesampingkan apa yang membuatnya tampak kuat dan merendahkan dirinya, percaya sepenuhnya kepada Tuhan. AMIN !
mujizat masih ada haleluya !
Amin๐
BalasHapusAmin๐
BalasHapusAmin ๐
BalasHapusAmiiin๐
BalasHapusAmin๐
BalasHapus