PEMELIHARAAN TUHAN BARU SETIAP PAGI

PEMELIHARAAN TUHAN BARU SETIAP PAGI KELUARAN 16:4 Lalu berfirmanlah TUHAN kepada Musa: "Sesungguhnya Aku akan menurunkan dari langit hujan roti bagimu; maka bangsa itu akan keluar dan memungut tiap-tiap hari sebanyak yang perlu untuk sehari, supaya mereka Kucoba, apakah mereka hidup menurut hukum-Ku atau tidak. Shalom Bangsa Israel berada di padang gurun setelah mereka dimerdekakan dari perbudakan di Mesir. Mereka kemudian mengeluh karena teringat akan makanan yang mereka makan di Mesir, yaitu roti dan daging (KELUARAN 16:3). Tuhan kemudian berpesan kepada Musa bahwa setiap hari Tuhan akan memberikan roti manna bagi mereka. Tuhan memberikan ekstra di hari keenam untuk di konsumsi di hari ketujuh pada hari Sabat. Setiap hari persedian Tuhan cukup bagi bangsa Israel. Tuhan berjanji bahwa setiap hari ada persediaan makanan yang baru, segar dan hanya cukup buat hari itu saja. Tuhan tahu apa yang dibutuhkan esok hari dalam kehidupan kita hari ini. Saat itu bangsa Israel tidak dapa...

TAK BERPENGALAMAN,PENCEMOOH DAN BEBAL

TAK BERPENGALAMAN, PENCEMOOH & BEBAL AMSAL 1:22 "Berapa lama lagi, hai orang yang tak berpengalaman, kamu masih cinta kepada keadaanmu itu, pencemooh masih gemar kepada cemooh, dan orang bebal benci kepada pengetahuan? Ayat bacaan hari ini berbicara tentang beberapa karakter pribadi yang menolak hikmat Tuhan. Pertama, adalah orang yang tak berpengalaman. Orang yang tak berpengalaman bukanlah orang yang tidak cerdas. Mereka tidak berpengalaman, naif, dan mudah dipengaruhi. Mereka kurang memiliki pemahaman dan belum berkomitmen pada hikmat Tuhan. Bahaya dari pribadi seperti ini adalah mereka berpikir bahwa cara mereka selalu benar, seperti yang ayat ini katakan, "kamu masih cinta kepada keadaanmu". Mereka tetap masih menghidupi kehidupan dengan cara mereka dan tidak dewasa secara rohani. Mereka ini puas dengan kerohanian yang dangkal. Mereka mendengar firman Tuhan tetapi tidak pernah membiarkannya mengubah hidup mereka. Kedewasaan rohani dimulai ketika kita dengan rendah hati menerima instruksi Tuhan. Kedua, pribadi pencemooh. Pribadi seperti ini mengejek kebenaran firman. Mereka mengejek kebenaran firman Tuhan dan senang mengkritik apa yang kudus. Kesombongan telah mengeraskan hati mereka, membuat pertobatan mereka semakin sulit. Hati yang mengejek tidak bisa belajar karena menolak koreksi. Ketiga adalah orang yang bebal. Dalam Amsal, orang bebal adalah seseorang yang menolak hikmat Tuhan meskipun memiliki kesempatan untuk mengetahuinya. Orang bebal sebenarnya tidak kekurangan pengetahuan firman. Dia hadir di gereja dan selalu mendengarkan kebenaran firman, namun ia membencinya karena kebenaran firman menghalangi kebiasaaan dia berbuat dosa. Banyak orang yang masih mengabaikan undangan Tuhan hari ini. Pertanyaannya bukan apakah Kristus berbicara, tetapi apakah kita mendengarkan suara-Nya. Bayangkan menerima peringatan darurat berulang kali yang memperingatkan Anda untuk mengungsi sebelum kebakaran mencapai lokasi Anda. Mengabaikan satu peringatan berbahaya; menghapus setiap peringatan karena Anda tidak menyukai peringatan itu adalah bencana. Hikmat Allah bekerja dengan cara yang sama. Peringatan-Nya bukan dimaksudkan untuk merusak sukacita kita tetapi untuk menyelamatkan hidup kita. Orang bijak merespon sebelum bencana datang. Hari ini, miliki hati yang dapat diajar dan mau menerima instruksi firman Tuhan. Hindari sikap yang mengejek atau meminimalkan kebenaran Tuhan. Tanggapilah dengan segera ketika Roh Kudus menegor Anda. AMIN ! GBU.

Komentar

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

HIDUP TANPA TERSINGGUNG

TANDA ORANG YANG MENGANDALKAN TUHAN

Terang yang Datang ke Dunia