MENGETAHUI KEBENARAN KEMERDEKAAN

MENGETAHUI KEBENARAN MEMERDEKAKAN YOHANES 8:31-32 Maka kata-Nya kepada orang-orang Yahudi yang percaya kepada-Nya: "Jikalau kamu tetap dalam firman-Ku, kamu benar-benar adalah murid-Ku dan kamu akan mengetahui kebenaran, dan kebenaran itu akan memerdekakan kamu." Shalom Warga Kerajaan Sorga. Banyak orang mencari kebebasan atau kemerdekaan. Banyak yang mencari kebebasan atau kemerdekaan dari rasa takut, rasa bersalah, kecanduan, rasa malu, kecemasan, atau pendapat orang lain. Seringkali, kita berpikir kebebasan berasal dari mengubah keadaan kita. Yesus mengajarkan sesuatu yang berbeda: kemerdekaan sejati berasal dari mengetahui dan hidup dalam kebenaran-Nya, bukan sebaliknya. Banyak yang berpikir kemerdekaan adalah ketika dia bertindak sesuai keinginannya sendiri. Alhasil pribadi seperti ini akan mengalami "kebebasan semu atau sementara". Dia bebas melakukan segala sesuatu seturut keinginan dagingnya yang akhirnya membawa kepada depresi, stres, rasa bersalah dan pastinya keputusasaan. Tidak ada kemerdekaan atau kebebasan diluar kebenaran firman Tuhan. Kebenaran yang Yesus ajarkan bukan hanya informasi atau pengetahuan. Kebenaran pada akhirnya ditemukan di dalam Dia. Yesus kemudian menyatakan, "Akulah jalan, kebenaran, dan hidup" (YOHANES 14:6). Ketika kita mengenal Kristus dan tinggal di dalam firman-Nya, kebohongan iblis akan kehilangan kuasa atas pikiran dan hati kita. Iblis selalu bekerja melalui penipuan. Di Taman Eden, ular itu menipu Hawa dengan mempertanyakan firman Tuhan dan memutar balikan firman Tuhan. Saat ini, banyak orang hidup di bawah kebohongan seperti: "Aku tidak layak." "Tuhan tidak peduli padaku." "Masa laluku adalah identitasku." "Aku tidak pernah bisa berubah." Kebenaran Allah mematahkan rantai-rantai kebohongan ini. Firman-Nya menyatakan bahwa mereka yang percaya kepada Kristus diampuni, dikasihi, diangkat ke dalam keluarga Allah, dan diberdayakan oleh Roh Kudus. Kebebasan atau kemerdekaan bukanlah kemampuan untuk melakukan apa pun yang kita inginkan. Kebebasan Alkitabiah adalah kemampuan untuk menjadi apa yang Tuhan ciptakan untuk kita. Semakin kita tunduk pada kebenaran Allah, semakin kita mengalami kebebasan dan kemerdekaan sejati. Kemerdekaan dimulai dengan "tinggallah di dalam firman-Ku dan kasih-Ku" (YOHANES 15). Kemerdekaan tidak ditemukan dalam paparan sesekali terhadap firman Tuhan, tetapi dalam hubungan yang terus-menerus dengan firman Allah. Seorang murid tidak hanya mendengar kebenaran; ia hidup olehnya setiap hari. Kemudian seperti ayat bacaan hari ini katakan, kebenaran firman Tuhan harus diketahui. Kata "tahu" menyiratkan pengalaman pribadi, bukan hanya pemahaman intelektual. Seseorang mungkin tahu isi Alkitab dan masih tetap hidup di dalam perbudakan kebohongan iblis. Pengetahuan sejati datang ketika kebenaran Tuhan menembus hati dan mengubah kehidupan. Kebenaran pasti akan menghasilkan kemerdekaan bagi pikiran dan hati kita dari semua kebohongan dan tuduhan iblis. Kemerdekaan itu termasuk kemerdekaan dari penghukuman dosa, yaitu maut. Kemerdekaan dari rasa bersalah. Kemerdekaan dari kekuasaan dosa. Kemerdekaan untuk melayani Tuhan dengan sukacita dan kemerdekaan untuk hidup sesuai dengan tujuan Allah. Baca, dengarkan dan renungkan firman Tuhan, kemudian alami Tuhan. Berjalanlah dengan Tuhan setiap hari. Gantilah setiap kebohongan dengan janji dari firman-Nya. Ketika rasa takut datang, ingatlah akan kehadiran Tuhan. Ketika rasa bersalah datang, ingatlah pengampunan dari Kristus. Ketika keputusasaan datang, ingatlah akan kesetiaan Allah. Kebenaran yang membebaskan kita bukan hanya sesuatu yang kita pelajari, itu adalah sosok Pribadi yang kita ikuti. Ketika kita tinggal di dalam Kristus dan firman-Nya, kebenaran-Nya mematahkan setiap rantai kebohongan iblis dan membawa kita ke dalam kebebasan sejati. AMIN ! Kasih karunia Tuhan cukup bagimu🙏

Komentar

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

HIDUP TANPA TERSINGGUNG

MEMILIH TAAT

TANDA ORANG YANG MENGANDALKAN TUHAN