SEDEKAT APAKAH TUHAN?

SEDEKAT APAKAH TUHAN? MAZMUR 16:8 Aku senantiasa memandang kepada TUHAN; karena Ia berdiri di sebelah kananku, aku tidak goyah. Shalom Ada perbedaan antara mengetahui bahwa Tuhan hadir dan sadar bahwa kehadiran-Nya selalu dekat dan tidak pernah meninggalkan kita. Tuhan tidak hadir hanya ketika kita berdoa, beribadah, atau memasuki sebuah bangunan gereja saja, Dia bersama kita di saat-saat biasa, ketika kita bekerja, membuat keputusan, bepergian, menghadapi tekanan, mengalami kekecewaan, atau hanya duduk sendirian dengan pikiran kita yang sedang melamun. Bahkan ketika kita gagal, Dia juga tidak pernah meninggalkan kita. Allah sangat dekat dengan orang percaya. Kekristenan tidak mengajarkan bahwa kita hanya memiliki Allah yang jauh yang berjaga-jaga dari surga. Melalui Kristus dan Roh Kudus, Allah membawa kita ke dalam hubungan dan persekutuan dengan diri-Nya sendiri. Kedekatan Allah tidak tergantung pada emosi kita. Kita mungkin merasa dekat dengan Dia suatu hari dan jauh di har...

HARI KEENAM

HARI KEENAM YOSUA 6:14 Demikianlah pada hari kedua mereka mengelilingi kota itu sekali saja, lalu pulang ke tempat perkemahan. Dan begitulah dilakukan mereka enam hari lamanya. Shalom Warga Kerajaan Sorga. Allah memerintahkan bangsa Israel untuk berbaris mengelilingi kota Yerikho sekali sehari selama enam hari, dan tujuh kali pada hari ketujuh. Tidak ada serangan, tidak ada senjata apapun, tidak ada strategi manusia, hanya ketaatan kepada Tuhan. Setelah berhari-hari berbaris mengelilingi tembok Yerikho, hari keenam adalah hari terakhir sebelum sebuah terobosan terjadi, yaitu hancurnya tembok Yerikho. Apa yang terjadi di hari ke enam? Dinding tembok Yerikho masih berdiri kokoh dan Alkitab tidak pernah mengatakan bahwa ada keretakan atau tanda-tanda bahwa tembok itu akan runtuh. Tidak terlihat apapun yang berubah di depan mata bangsa Israel. Bayangkan bagaimana perasaan orang Israel. Mereka sudah berbaris selama lima hari. Pada hari keenam, tembok Yerikho tetap kuat. Namun Tuhan sedang mempersiapkan sebuah keajaiban yang luar biasa. "Hari keenam" merupakan gambaran hari ketaatan yang dipenuhi ketekunan melakukan firman Tuhan dan tetap berdoa walaupun tidak terlihat hasil apapun. "Hari keenam" mengajarkan bahwa iman terus berlanjut bahkan ketika hasilnya tidak terlihat. Bangsa Israel bisa saja bertanya: "Mengapa kita masih berbaris?" "Tidak ada yang terjadi." "Apakah tembok-tembok ini akan jatuh?" Tetapi iman tidak diukur dari apa yang kita lihat; iman diukur dari ketaatan kita kepada firman Allah walaupun tidak terlihat perubahan apapun akan masalah atau rintangan kita. Banyak orang percaya berhenti pada "hari keenam" karena mereka tidak melihat hasil dari apa yang mereka doakan dan harapkan. Namun Tuhan sering bekerja di belakang layar sebelum Dia bekerja di depan mata kita. IBRANI 11:1 mengatakan, "Iman adalah dasar dari segala sesuatu yang kita harapkan dan bukti dari segala sesuatu yang tidak kita lihat". "Hari keenam" menguji kepercayaan iman kita kepada Tuhan. Tuhan bisa saja menjatuhkan Yerikho pada hari pertama, sebaliknya, Dia memilih sebuah proses. Proses ini mengungkapkan apakah Israel akan percaya kepada Tuhan atau hanya menginginkan berkat-berkat-Nya? Terkadang Tuhan menunda jawaban yang terlihat bukan karena dia tidak hadir, bukan karena dia lupa, tetapi karena Dia sedang mengembangkan iman, kesabaran, dan ketergantungan kita kepada Dia. "Hari keenam" sering menjadi ruang kelas Tuhan di mana kepercayaan iman kita seharusnya tumbuh lebih dalam. Hari keenam di depan tembok Yerikho terlihat biasa. Tidak ada gempa bumi. Tidak ada retakan di dinding. Tidak ada tanda-tanda bahwa kemenangan sudah dekat. Namun keajaiban terbesar sedang berlangsung. Banyak karya Tuhan dimulai secara tidak terlihat. Benih tumbuh di bawah tanah sebelum muncul di atas tanah. Bayi berkembang di dalam rahim sebelum lahir. Pertumbuhan rohani terjadi di dalam hati sebelum ia terlihat dalam kehidupan. Jangan menilai aktivitas Allah hanya dengan bukti yang terlihat. "Hari keenam" datang tepat sebelum terobosan di hari yang ketujuh. Orang Israel tidak tahu bahwa hari berikutnya akan menjadi hari kemenangan. Banyak orang berdoa selama enam hari dan berhenti. Melayani dengan setia selama bertahun-tahun dan meninggalkan Tuhan. Orang itu tidak sadar bahwa Tuhan sedang bekerja dan sebuah kesembuhan, terobosan, pemulihan atau bahkan jawaban doa akan terjadi di esok hari. Jangan pernah menyerah, ingat waktunya Tuhan selalu yang terbaik. AMIN ! Kasih karunia Tuhan cukup bagimu🙏

Komentar

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

TANDA ORANG YANG MENGANDALKAN TUHAN

HIDUP TANPA TERSINGGUNG

Terang yang Datang ke Dunia