ARTI CUKUP
ARTI CUKUP
2 KORINTUS 12:9 Tetapi jawab Tuhan kepadaku: "Cukuplah kasih karunia-Ku bagimu, sebab justru dalam kelemahanlah kuasa-Ku menjadi sempurna." Sebab itu terlebih suka aku bermegah atas kelemahanku, supaya kuasa Kristus turun menaungi aku.
Shalom jemaat Tuhan.
Banyak orang hidup dengan perasaan tidak cukup, bahkan banyak yang terus menerus merasa tidak cukup karena terus membandingkan diri dengan orang lain.
Ada yang merasa tidak cukup uang, tidak cukup waktu, tidak cukup kekuatan, tidak cukup kemampuan, dan tidak cukup kesempatan karena dunia mengajarkan kita untuk mengejar lebih banyak lagi. Namun Alkitab mengajarkan kita bahwa ketika Allah hadir, kita memiliki cukup.
Rasul Paulus menulis di ayat bacaan hari ini bahwa Allah memberi janji-Nya bahwa "kasih karunia-Nya cukup bagimu." Kata cukup berarti cukup, memadai, dan sepenuhnya mampu memenuhi kebutuhan. Tuhan tidak menjanjikan Paulus hidup yang mudah, namun Tuhan berjanji bahwa kasih karunia-Nya cukup setiap hari bagi kita.
Ketika Allah mengatakan bahwa kasih karunia-Nya sudah cukup, itu berarti bantuan-Nya sudah cukup bahkan ketika keadaan kita tidak berubah. Kekuatannya sudah cukup ketika kekuatan kita sendiri habis. Kehadirannya sudah cukup ketika kita merasa sendirian. Persediaannya sudah cukup untuk setiap tantangan yang kita hadapi. Kadang-kadang Tuhan mengubah keadaan kita; di lain waktu Dia memberi kita kekuatan yang cukup untuk berjalan melalui mereka.
Tuhan selalu mencukupkan ketika sumber daya terbatas. Ketika Yesus memberi makan lima ribu orang itu, hanya ada lima roti dan dua ikan. Secara manusiawi, itu tidak cukup. Namun ketika ditempatkan di tangan Yesus, itu menjadi lebih dari cukup. Yesus Kristus menunjukkan bahwa berkat Allah dapat melipatgandakan apa yang tampaknya tidak cukup. Apa yang tidak memadai di tangan kita menjadi cukup di tangan Allah.
Kekuatan dan kuasa Tuhan cukup saat kita merasa lemah. Paulus belajar bahwa kelemahan bukanlah halangan bagi Allah; seringkali itu adalah tempat di mana kuasa Allah ditampilkan dengan paling jelas. Ketika kita mengakui keterbatasan kita, kita berhenti mengandalkan diri kita sendiri dan mulai mengandalkan Tuhan. Kekuatan Allah mengisi tempat-tempat di mana kekuatan kita berakhir.
Persediaan Tuhan cukup untuk setiap musim kehidupan. Pemazmur menyatakan: "Tuhan adalah gembalaku; takkan kekurangan aku" (MAZMUR 23:1). Ini tidak berarti orang percaya menerima semua yang mereka inginkan. Ini berarti Gembala menyediakan segala sesuatu yang diperlukan untuk domba-domba-Nya. Tuhan tahu apa yang kita butuhkan hari ini, besok, dan untuk selamanya. Kepuasan datang bukan dari memiliki segalanya, tetapi memiliki Tuhan yang selalu menyediakan yang terbaik.
Kristus cukup untuk keselamatan kita. Tidak ada jumlah pekerjaan baik, agama, atau perbaikan diri yang dapat menyelamatkan kita. Pengorbanan Kristus di kayu salib sudah cukup. Kita tidak perlu menambahkan apa yang telah dicapai Kristus. AMIN !
JBU.
Amin🙏
BalasHapusAmin 🙏
HapusAmoiin🙏
BalasHapusAmin
BalasHapusAmin
BalasHapus