SERAHKANLAH SEGALA KEKUATIRANMU
SERAHKANLAH SEGALA KEKUATIRANMU
1 PETRUS 5:7 Serahkanlah segala kekuatiranmu kepada-Nya, sebab Ia yang memelihara kamu.
Shalom umat Tuhan
Jangan biarkan kekuatiran menguasai hatimu. Kekuatiran adalah upaya pikiran untuk mengendalikan sesuatu yang belum terjadi atau berusaha mengendalikan sesuatu yang tidak pasti.
Banyak beban hidup bukan berasal dari kenyataan hari ini, tetapi dari cara kita menghadapi kemungkinan-kemungkinan di masa depan. Kita membayangkan masalah yang belum terjadi, percakapan yang belum terjadi, dan hasil yang masih belum diketahui. Kekuatiran menarik kita ke masa depan di mana Allah tidak memanggil kita untuk hidup disitu.
Kasih karunia Allah diberikan untuk hari ini. Allah tidak meremehkan kekuatiran kita. Sebaliknya, Ia mengundang kita untuk membawanya kepada-Nya. Perintah untuk menyerahkan kekuatiran kita kepada-Nya berakar pada kebenaran yang indah: Ia peduli kepada kita. Kita tidak menyerahkan beban kita kepada Tuhan yang jauh, tetapi kepada Bapa yang penuh kasih.
Kekuatiran adalah beban yang tidak pernah Tuhan inginkan untuk Anda pikul. Kata "serahkanlah" dalam ayat bacaan hari ini adalah kata "cast" dalam bahasa Inggris yang berarti melemparkan atau menempatkan kepada orang lain. Ini menyiratkan tindakan yang tegas. Ketika Anda melemparkan jala ikan, Anda tidak terus memegangnya. Dengan cara yang sama, Tuhan memanggil kita untuk melepaskan kecemasan kita ke tangan-Nya.
Banyak orang percaya berdoa tentang kekuatiran mereka tetapi kemudian mengambilnya lagi. Kepercayaan sejati berarti meninggalkan beban itu kepada Tuhan setelah kita menyerahkannya kepada-Nya.
Hati-hati, kekuatiran akan bertambah ketika kita berfokus pada apa yang tidak dapat kita kendalikan. MATIUS 6:27 mengatakan, "Siapakah di antara kamu yang karena kekuatirannya dapat menambahkan sehasta saja pada jalan hidupnya?" Kekuatiran sering berpusat pada hal-hal di luar kendali kita, masa depan, keputusan orang lain, kondisi ekonomi dan peristiwa yang tak terduga. Sementara, iman berfokus pada apa yang dapat kita lakukan, seperti berdoa, taat kepada Tuhan, berjalan dengan setia hari ini dan percaya pada kedaulatan Tuhan.
Kepedulian Tuhan lebih besar daripada ketakutan kita. Yesus menunjuk pada burung-burung dan bunga-bunga bakung yang Tuhan pelihara, sebagai bukti kepedulian Tuhan (MATIUS 6:26-30). Jika Tuhan memberi makan burung-burung dan memberi pakaian kepada bunga bakung, betapa lebih lagi Dia peduli kepada mereka yang diciptakan menurut gambar dan rupa-Nya?
Seorang gadis kecil sedang bepergian di atas kapal saat badai. Sementara banyak penumpang panik, dia tetap tenang. Seseorang bertanya mengapa dia tidak takut. Dia menjawab, "Ayahku adalah kaptennya." Badai belum hilang, tetapi kepercayaannya terletak pada siapa yang memimpin kapal. Apapun badai hidupmu, biarlah kepercayaan kita ada pada Tuhan yang menguasai angin dan ombak. AMIN !
Kasih karunia Tuhan cukup bagimu🙏
Amin🙏
BalasHapusAmin🙏
BalasHapus