PROSKUNEO

PROSKUNEO MATIUS 14:33 Dan orang-orang yang ada di perahu menyembah Dia, katanya: "Sesungguhnya Engkau Anak Allah." Shalom umat Tuhan semuanya. Kata Yunani yang paling sering diterjemahkan sebagai "penyembahan" dalam Perjanjian Baru adalah "proskuneo". Secara harfiah berarti "bersujud," "berlutut," atau "mencium." Ini menggambarkan sikap hormat, penyerahan, kehormatan, dan pemujaan terhadap Tuhan. Kata "menyembah" di ayat bacaan hari ini artinya "proskuneo". "Proskuneo" lebih dari sekadar menyanyikan lagu. Ini adalah respon hati terhadap kebesaran Tuhan. Itu adalah mengenali siapa Tuhan dan dengan rela menempatkan diri kita di bawah keTuhanan-Nya, dibawah rencana-Nya, dibawah kuasa-Nya dan pastinya dibawah semua firman-Nya. Karakteristik ibadah "proskuneo" adalah kerendahan hati. Ibadah dimulai ketika kesombongan berakhir. Kita bisa pergi ke gereja dan mengangkat tangan saat menyanyikan lagu penyembahan, tetapi masih menolak untuk mengampuni orang yang bersalah kepada kita. Itu bukan penyembahan. Penyembahan bukan tindakan lahiriah kita, penyembahan adalah sikap hati yang dipenuhi kerendahan hati yang rela mengampuni orang yang bersalah kepada kita. Itu adalah kerendahan hati. "Proskuneo" adalah kita mengakui kebesaran Allah dan ketergantungan kita pada-Nya. Penyembahan adalah menawarkan hidup kita kepada Tuhan, bukan hanya kata-kata kita. Kita belajar untuk tidak mengandalkan kekuatan diri sendiri, namun berserah kepada kedauluatan Tuhan yang Maha Kuasa, Maha Hadir dan Maha Tahu. "Proskuneo" juga berarti sebuah ciuman. Seperti akar mengapa ada ciuman, ibadah adalah ekspresi kasih sayang dan keintiman dengan Tuhan. Banyak orang berpikir ibadah dimulai ketika musik dimulai. Dalam Alkitab, ibadah dimulai ketika hati membungkuk. Anda bisa bernyanyi tanpa menyembah, tetapi Anda tidak bisa benar-benar menyembah tanpa kasih sayang kepada Tuhan. Kasih sayang kepada Tuhan berarti benci dosa. "Proskuneo" atau peyembahan mengundang orang percaya untuk datang ke hadapan Kristus bukan hanya sebagai pengamat, tetapi sebagai pengikut setia yang mengakui Dia sebagai Tuhan. Setiap tindakan adalah ketaatan, kepercayaan, dan penyerahan diri yang menjadi ekspresi ibadah hatinya setiap hari, dimana saja ia berada. AMIN ! Kasih karunia Tuhan cukup bagimu🙏

Komentar

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

HIDUP TANPA TERSINGGUNG

MEMILIH TAAT

HATI TERIKAT PADA TUHAN,BUKAN HARTA