PERENUNGAN,GEJOLAK DAN PERKATAAN

PERENUNGAN, GEJOLAK & PERKATAAN MAZMUR 39:3 Hatiku bergejolak dalam diriku, menyala seperti api, ketika aku berkeluh kesah; aku berbicara dengan lidahku: Shalom Di ayat bacaan hari ini, Daud menggambarkan sesuatu yang ada di pikiran kita itu bisa keluar melalui kata-kata kita. Dalam ayat-ayat sebelumnya, Daud telah bertekad untuk menjaga mulutnya karena dia dikelilingi oleh keadaan yang sulit. Tapi saat ia terus berpikir secara mendalam, “sementara aku merenung”, sesuatu gejolak terjadi di dalam dirinya. Hatinya menjadi seperti api yang menyala. Ini mengajarkan kita kebenaran yang penting bahwa apa yang terus kita pikirkan akhirnya mempengaruhi apa yang kita katakan dan bicarakan. Sebuah pikiran negatif yang mungkin dimulai dengan porsi yang kecil, ketika terus menerus dipikirkan berulang-ulang, akan makin menjadi kuat dan akhirnya keluar sebagai perkataan kita. Sebuah ketakutan bisa menjadi kecemasan yang dalam. Sakit hati bisa menjadi kepahitan. Kekhawatiran bisa menjadi ke...

PENGORBANAN HEWAN APAKAH PERLU?

PENGORBANAN HEWAN APAKAH PERLU? IMAMAT 17:11 Karena nyawa makhluk ada di dalam darahnya dan Aku telah memberikan darah itu kepadamu di atas mezbah untuk mengadakan pendamaian bagi nyawamu, karena darah mengadakan pendamaian dengan perantaraan nyawa. Shalom Apa artinya sebuah pengorbanan hewan dalam Alkitab? Dalam Perjanjian Lama, Allah memerintahkan orang Israel untuk mempersembahkan hewan seperti domba, kambing, sapi jantan, dan merpati sebagai korban untuk dosa, ibadah, ucapan syukur, dan persekutuan dengan Tuhan. Pengorbanan ini bukanlah ritual pagan yang diciptakan oleh manusia. Allah menetapkan mereka sebagai bagian dari perjanjian-Nya dengan Israel. Pengorbanan biasanya melibatkan hewan tanpa cela atau noda. Pengorbanan hewan saat itu nengungkapkan keseriusan dosa. Dosa tidak kecil di mata Tuhan. Dari awal, dosa membawa kematian, Adam dan Hawa berdosa, dan kematian masuk ke dalam ciptaan Tuhan. Kematian menjadi hukuman atas dosa. Perpisahan dari Allah terjadi akibat dosa. Pengorbanan hewan menunjukkan bahwa dosa membawa biaya. Penumpahan darah mengingatkan Israel bahwa pengampunan tidaklah murah. Sesuatu yang tidak bersalah harus mati demi penebusan dosa. Pengorbanan hewan harus tanpa cela dan ini melambangkan kemurnian, kekudusan dan kesempurnaan Tuhan. Pengorbanan tanpa noda ini secara profetis menunjuk kepada Yesus Kristus, yang hidup tanpa dosa. Ketika Yohanes Pembaptis melihat Yesus, ia berkata: "Lihatlah! Anak Domba Allah yang menghapus dosa dunia!" (YOHANES 1:29). Yesus menjadi korban yang sempurna yang sudah digambarkan di zaman Perjanjian Lama dengan menggunakan hewan. Pengorbanan hewan hanya menutup dosa, tetapi tidak bisa menghapus sepenuhnya. Pengorbanan dalam Perjanjian Lama harus diulang terus-menerus setiap tahun, sementara Yesus menjadi pengorbanan terakhir, sempurna dan terjadi sekali untuk selamanya. Puji nama Tuhan. Terima kasih Yesus. Darah Yesus yang tercurah benar-benar membersihkan dan menghapus dosa, bahkan hukuman dosa yang adalah maut atau kematian. Tidak ada pengorbanan lebih lanjut lagi yang diperlukan. Yesus telah selesaikan semuanya di salib. Di kayu salib, Yesus membayar hutang sepenuhnya. Tidak ada lagi yang perlu ditambahkan ke pekerjaan atau karya-Nya yang sudah selesai di salib. Terkadang masih ada orang yang mencoba untuk mendapatkan pengampunan melalui perbuatan baik atau upaya sebuah ritual agama. Itu semua tidak berlaku. Pengampunan dosa datang melalui penyediaan Allah, bukan upaya manusia. Puji Tuhan hari ini kita tidak lagi perlu mengorbankan hewan demi sebuah pengampunan dosa, hari ini kita mengucap syukur karena Yesus telah menjadi Anak Domba Allah yang dikorbankan untuk menebus dan menghapus semua dosa orang yang percaya kepada-Nya. AMIN ! Kasih karunia Tuhan cukup bagimu๐Ÿ™

Komentar

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

HIDUP TANPA TERSINGGUNG

TANDA ORANG YANG MENGANDALKAN TUHAN

Terang yang Datang ke Dunia