MELEKAT PADA TUHAN

"KUNCI KEKUATAN : MELEKAT PADA TUHAN!" "Jiwaku MELEKAT kepada-Mu, tangan kanan-Mu MENOPANG aku" (Mazmur 63:9). > Mazmur ini ditulis Daud saat ia berada dalam keadaan sulit, takut, tertekan karena raja Saul dan pasukannya berusaha untuk menangkap dan membunuh dia di padang gurun Zif. > Namun, respons Daud adalah hatinya tetap melekat kepada Tuhan! > Saat kita menghadapi kehidupan yang sulit dan berada dalam tekanan, jangan hati kita menjauh dari Tuhan, melainkan tetap dekat kepada Tuhan dan bergantung terus kepada Tuhan, seperti Daud. > Kunci kekuatan rohani adalah hati yang melekat pada Tuhan! > Daud mengatakan bahwa "tangan kanan-Mu yang menopang aku". "Tangan kanan" melambangkan : "kuasa, kekuatan dan perlindungan" Tuhan! > kalau sampai saat ini kita tetap kuat menghadapi setiap pergumulan hidup, itu bukan karena kekuatan kita, melainkan karena Tuhan sendiri yang memegang dan menopang hidup kita, seperti yang dialami oleh Daud! > Agar rohani kita tetap kuat, bahkan hidup kita dapat berbuah lebat, kita harus tetap melekat kepada Tuhan. Tuhan Yesus menggambarkan kita bagaikan carang dan Tuhan Yesus sebagai pokok anggurnya : > Yohanes 15:5-6 : "Akulah pokok anggur dan kamulah ranting-rantingnya. Barangsiapa tinggal di dalam Aku dan Aku di dalam dia, ia berbuah banyak, sebab di luar Aku kamu tidak dapat berbuat apa-apa. Barangsiapa tidak tinggal di dalam Aku, ia dibuang ke luar seperti ranting dan menjadi kering, kemudian dikumpulkan orang dan dicampakkan ke dalam api lalu dibakar." > Rasul Paulus juga menggambarkan hal yang sama, dimana orang percaya di gambarkan bagaikan "carang / ranting' dan Tuhan digambarkan bagaikan 'akar'. Kalau hidup rohani kita kuat, hal itu disebabkan karena ada 'akar' yang menopang, bukan karena diri kita sendiri : > Roma 11:18 : " janganlah kamu bermegah terhadap cabang-cabang itu! Jikalau kamu bermegah, ingatlah, bahwa bukan kamu yang menopang akar itu, melainkan akar itu yang menopang kamu." >> Bagaimana hati kita dapat terus melekat pada Tuhan agar tetap kuat dan hidup berbuah? 1. HIDUPLAH DALAM KERENDAHAN HATI! > Roma 11:18 : "... bukan kamu yang menopang akar itu, melainkan akar itu yang menopang kamu." > Orang percaya diingatkan agar tidak sombong, melainkan tetap hidup dalam kerendahan hati, karena bukan kita yang menopang Tuhan, tetapi Tuhan yang menopang kita; bukan Tuhan yang membutuhkan kita, tetapi kita yang membutuhkan Tuhan! 2. TETAP MELEKAT PADA TUHAN! > Yohanes 15:7-8;: "Jikalau kamu "tinggal di dalam Aku" dan "firman-Ku tinggal di dalam kamu", mintalah apa saja yang kamu kehendaki, dan kamu akan menerimanya. Dalam hal inilah Bapa-Ku dipermuliakan, yaitu jika kamu berbuah banyak dan dengan demikian kamu adalah murid-murid-Ku." > Tetap menjaga hubungan yang intim dengan Tuhan di dalam doa dan firman agar kehidupan rohani kita tetap kuat dan hidup kita berbuah! 3. BERGANTUNG PENUH KEPADA TUHAN! > Yohanes 15:5 : "Akulah pokok anggur dan kamulah ranting-rantingnya. Barangsiapa tinggal di dalam Aku dan Aku di dalam dia, ia berbuah banyak, SEBAB DI LUAR AKU KAMU TIDAK DAPAT BERBUAT APA-APA." > Mengapa di luar Tuhan Yesus kita tidak dapat berbuat apa-apa? Karena DIALAH SUMBER KEHIDUPAN KITA! Kalau sampai hari ini hidup kita tetap kuat, itu karena Tuhan yang menopang kita! Amin. Selamat Pagi. Selamat Beraktifitas. Tuhan Yesus memberkati!

Komentar

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

HIDUP TANPA TERSINGGUNG

MEMILIH TAAT

HATI TERIKAT PADA TUHAN,BUKAN HARTA