BERSIAPLAH DAN SEBERANGILAH
BERSIAPLAH DAN SEBERANGILAH
YOSUA 1:2 "Hamba-Ku Musa telah mati; sebab itu bersiaplah sekarang, seberangilah sungai Yordan ini, engkau dan seluruh bangsa ini, menuju negeri yang akan Kuberikan kepada mereka, kepada orang Israel itu.
Allah tidak menciptakan kita untuk hidup selamanya dalam ketakutan, rasa malu, penindasan, atau kekalahan. Di dalam Kristus, keinginan-Nya adalah untuk membawa kita melewati, menyeberangi dan mengatasi rintangan yang ada di hadapan kita, bukan berada di bawah pengaruh rintangan sehingga kita menjadi takut dan kuatir.
Bangsa Israel berdiri di depan sungai Yordan pada saat banjir. Tampaknya mustahil. Di belakang mereka adalah padang gurun; di depan mereka adalah air yang meluap. Logika manusia berkata, “Kalian tidak dapat menyeberang.” Tetapi Allah tidak pernah meminta mereka untuk memikirkannya sendiri, Dia meminta mereka untuk mempercayai-Nya.
Sungai Yordan melambangkan rintangan yang mencoba menghentikan kita, ketakutan, keputusasaan, penundaan, kegagalan masa lalu, serangan rohani,
dan situasi yang mustahil.
Namun Allah berkata kepada Yosua, “bersiaplah sekarang, seberangilah sungai Yordan ini.” Bukan “muter saja, ambil jalan lain". Tuhan melihat rintangan berbeda dengan kita. Tuhan mau kita menerobos masalah dengan Dia, bukan menghilangkan masalah itu dari hadapan kita. Tuhan mau kita belajar dan mempersiapkan diri seperti yang Ia katakan kepada Yosua untuk bersiap sebelum menyeberangi.
Tuhan mau kita senantiasa mempersiapkan diri dengan terus membaca, mendengar dan merenungkan firman. Setelah kita siap, maka Tuhan mengajar kita untuk melangkah dengan iman menerobos dan menyeberangi masalah itu sampai ke seberang dengan selamat bersama Dia.
Terkadang kita mengharapkan Tuhan untuk menghilangkan setiap rintangan secara instan. Tetapi seringkali, Tuhan menunjukkan kuasa-Nya dengan membawa kita melewati apa yang seharusnya menghancurkan kita. Air sungai Yordan tidak terbelah sebelum bangsa Israel bergerak; air terbelah ketika mereka melangkah dengan iman. Ketika bangsa Israel mencelupkan kaki mereka di sungai Yordan, air sungai itu terbelah dan mereka menyeberangi sungai itu dengan selamat.
Banyak orang percaya hidup “di bawah” apa yang telah Yesus sudah atasi. Banyak yang masih hidup di bawah tuduhan, di bawah kecemasan, di bawah kepahitan, dan di bawah pendapat orang lain. Karena ada kuasa kebangkitan Yesus, kita tidak dipanggil untuk tenggelam dalam keadaan, tetapi untuk berjalan dalam kemenangan, menerobos dan menyeberangi masalah dengan Dia. AMIN !
Kasih karunia Tuhan cukup bagimu🙏
Amin 😇🙏
BalasHapusAmen
BalasHapus