MENGHORMATI ORANG TUA

MENGHORMATI ORANG TUA Mau sukses!, jangan lupa minta restu orang tua. Efesus 6:1-3 Hai anak-anak, taatilah orang tuamu di dalam Tuhan, karena haruslah demikian, hormatilah ayahmu dan ibumu ini adalah suatu perintah yang penting, seperti yang nyata dari janji ini: supaya kamu berbahagia dan panjang umurmu di bumi. Shalom Menghormati dan meminta doa restu orang tua adalah salah satu kunci utama untuk meraih kesuksesan dan berkat, banyak anak muda saat ini berpikir bahwa kesuksesan hanya diukur dari kerja keras,;kecerdasan atau jaringan relasi yang luas, namun dari sudut pandang iman Kristen keberhasilan sejati harus memiliki pondasi yang kuat, salah satunya bagaimana kita memperlakukan orang tua kita. Keluaran 20:12 Hormatilah ayahmu dan ibumu, supaya lanjut umurmu di tanah yang diberikan TUHAN, Allahmu, kepadamu. Menghormati orang tua bukanlah sekedar saran atau pilihan, melainkan sebuah perintah kudus dari Tuhan. Amsal 23:22 Dengarkanlah ayahmu yang memperanakkan engkau, da...

ASAH BESI KITA

ASAH BESI KITA PENGKHOTBAH 10:10 Jika besi menjadi tumpul dan tidak diasah, maka orang harus memperbesar tenaga, tetapi yang terpenting untuk berhasil adalah hikmat. Banyak orang kelelahan bukan karena mereka malas, tetapi karena mereka mencoba menjalani hidup dengan "besi yang tumpul". Seorang penebang kayu dapat mengayunkan kapaknya lebih keras dan lebih keras lagi, namun hanya sedikit kemajuan yang dicapai jika mata kapaknya (besinya) tumpul. Penebang kayu lain mungkin berhenti sejenak, mengasah kapaknya, dan mencapai lebih banyak hasil dengan usaha yang lebih sedikit. Kitab Pengkhotbah mengajarkan kebenaran yang ampuh, sebuah hikmat bukan hanya tentang bekerja lebih keras, tetapi juga tentang bekerja dengan benar. Terkadang kita menjadi tumpul secara rohani, doa menjadi rutinitas, ibadah menjadi mekanis, bahkan kita melayani tanpa keintiman dengan Tuhan dan kehilangan kepekaan terhadap Roh Kudus. Tuhan tidak pernah bermaksud agar kita hidup hanya dengan kekuatan manusia. Kehidupan rohani yang tumpul menghasilkan frustrasi, tetapi kehidupan yang diasah menghasilkan efektivitas. Sebelum Yesus mengutus murid-murid-Nya, Ia terlebih dahulu mengajar mereka, membentuk mereka, dan memenuhi mereka dengan Roh-Nya. Pengasahan selalu datang sebelum kerja keras yang pastinya menghasilkan hasil yang baik dan benar. Apa artinya mengasah "besi" Anda? Dimulai dari mengasah roh kita melalui doa. Doa menyelaraskan hati kita dengan arahan Tuhan. Seorang percaya yang berdoa memperoleh ketajaman dan kebijaksanaan rohani. Yesus Kristus sering menyendiri untuk berdoa sebelum momen-momen penting dalam pelayanan. Jika Yesus menghargai pengasahan rohani, kita pun seharusnya demikian. Kemudian kita patut mengasah pikiran kita melalui firman Tuhan. Firman Tuhan memperbarui pemikiran kita dan mengoreksi arah kita. Besi yang tumpul mungkin masih bisa dipakai, tetapi menjadi tidak efisien. Demikian pula, seorang Kristen tanpa firman akan kehilangan hikmat dan arah. Kita juga perlu mengasah karakter kita melalui koreksi dari firman Tuhan. Pengasahan tidak selalu nyaman. Besi melawan batu menciptakan gesekan. Tuhan menggunakan koreksi, cobaan, ujian dan disiplin untuk memurnikan kita. Terkadang kesulitan yang Anda hadapi bukanlah hukuman, melainkan sebuah persiapan untuk Tuhan bawa kita lebih tinggi. Asah hidup kita juga melalui istirahat. Bahkan alat pun membutuhkan istirahat. Kelelahan seringkali berasal dari gerakan konstan tanpa pembaruan. Tuhan menetapkan prinsip-prinsip Sabat karena Dia tahu bahwa orang yang disegarkan adalah orang yang mengerti kapan waktu untuk dia berhenti, istirahat bahkan meluangkan waktu intim bersama Tuhan tanpa gangguan apapun. Bayangkan mencoba menggunakan telepon dengan baterai hanya 2% sepanjang hari. Pasti akan segera tidak berfungsi. Banyak orang Kristen hidup dengan "baterai spiritual" yang lemah, karena mereka tidak pernah mengisi ulang hidup mereka dengan saat teduh setiap hari. Doa dan saat teduh adalah pengisian daya. Firman adalah pembaruan. Roh Kudus adalah pemberdayaan. Hikmat di dalam Tuhan berarti kita tahu kapan harus berhenti dan mengasah "besi kapak" kehidupan kita. AMIN ! Kasih karunia Tuhan cukup bagimu๐Ÿ™

Komentar

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

TANDA ORANG YANG MENGANDALKAN TUHAN

Terang yang Datang ke Dunia

HIDUP TANPA TERSINGGUNG