PRASANGKA BURUK

PRASANGKA BURUK Amsal 4:23 Jagalah hatimu dengan segala kewaspadaan, karena dari situlah terpancar kehidupan. Shalom Mengapa kita harus melepaskan prasangka buruk? karena sangat mudah bagi kita untuk menebak nebak keburukan motifasi mereka, hal ini akan menjadi perangkap Iblis untuk mencuri sukacita dan damai sejahtera kita. 1 Samuel 16:7 Tetapi berfirmanlah TUHAN kepada Samuel: "Janganlah pandang parasnya atau perawakan yang tinggi, sebab Aku telah menolaknya. Bukan yang dilihat manusia yang dilihat Allah; manusia melihat apa yang di depan mata, tetapi TUHAN melihat hati." Menyimpan prasangka buruk tidak mengubah situasi, justeru meracuri pikiran kita, ingatlah menghakimi bukanlah hak kita. 1 Petrus 2:23 Ketika Ia dicaci maki, Ia tidak membalas dengan mencaci maki; ketika Ia menderita, Ia tidak mengancam, tetapi Ia menyerahkannya kepada Dia, yang menghakimi dengan adil. Belajarlah dari Yesus Kristus, Dia adalah teladan kita, Yesus palimg sering disalah pahami, di...

REJEKI TIDAK HANYA BERUPA UANG

 Rejeki tidak hanya berupa uang, tapi juga ketenangan hati.»IHT«


Amsal 17:1  Lebih baik sekerat roti yang kering disertai dengan ketenteraman, dari pada makanan daging serumah disertai dengan perbantahan. 


Dunia mengajarkan bahwa hidup sukses adalah hidup yang bergelimang harta, namun Alkitab mengajarkan perspektif yang berbeda, rejeki tidak melulu soal saldo bank, tetapi juga soal kualitas hidup didalam hati kita.


Mazmur 62:2 Hanya dekat Allah saja aku tenang, dari pada-Nyalah keselamatanku. 


Ketenangan jiwa, sukacita, badan sehat, keluarga harmonis dan hubungan baik dengan sesama adalah rejeki dari Tuhan yang tak ternilai harganya.


Pengkhotbah 6:2  orang yang dikaruniai Allah kekayaan, harta benda dan kemuliaan, sehingga ia tak kekurangan suatu pun yang diingininya, tetapi orang itu tidak dikaruniai kuasa oleh Allah untuk menikmatinya, melainkan orang lain yang menikmatinya! Inilah kesia-siaan dan penderitaan yang pahit. 


Banyak orang kaya merasa tidak aman, memiliki uang milyaran, tapi tiap malam tidak bisa tidur (insomnia) karena takut hartanya hilang atau jiwanya gelisah karena konflik, atau sakit sakitan karena stres, jiwanya tidak pernah tenang, kaya tapi tidak dapat menikmati kekayaannya, kata firman ini adalah kesia siaan.


Matius 6:25  "Karena itu Aku berkata kepadamu: Janganlah kuatir akan hidupmu, akan apa yang hendak kamu makan atau minum, dan janganlah kuatir pula akan tubuhmu, akan apa yang hendak kamu pakai. Bukankah hidup itu lebih penting dari pada makanan dan tubuh itu lebih penting dari pada pakaian?


Rejeki sejati adalah hati yang mampu bersyukur dan merasa cukup, lepaskan kekuatiran akan masa depan dengan menyerahkan hidup kedalam tangan Tuhan, kunci ketenangan dengan bersyukur disetiap keadaan, itulah berkat sesungguhnya yang dari Tuhan.


1 Timotius 6:6  Memang ibadah itu kalau disertai rasa cukup, memberi keuntungan besar. 


Rekan rekan, jika hari ini uangmu pas pasan, tetapi hatimu damai, kau bisa tidur nyenyak dan keluargamu rukun, bersyukurlah!, engkau sedang menikmati salah satu rejeki terbesar dari Tuhan, jangan batasi berkat Tuhan pada materi, kekayaan sejati adalah hidup damai penuh sukacita.

Komentar

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

HIDUP TANPA TERSINGGUNG

TANDA ORANG YANG MENGANDALKAN TUHAN

Terang yang Datang ke Dunia