KETIKA DAUD BERLINDUNG DI MUSUH

KETIKA DAUD BERLINDUNG DI MUSUH 1 SAMUEL 27:1 Tetapi Daud berpikir dalam hatinya: "Bagaimanapun juga pada suatu hari aku akan binasa oleh tangan Saul. Jadi tidak ada yang lebih baik bagiku selain meluputkan diri dengan segera ke negeri orang Filistin; maka tidak ada harapan bagi Saul untuk mencari aku lagi di seluruh daerah Israel dan aku akan terluput dari tangannya." Shalom Filistin adalah musuh bangsa Israel, bahkan Daud sempat mengalahkan pahlawan mereka yaitu Goliat. Namun Daud kemudian berhadapan dengan kenyataan yang mencekam hidupnya. Raja Israel, Saul yang tadinya sangat suka dengan Daud, merasa iri hati karena takut Daud akan mengambil takhtanya. Ketika Daud semakin sukses dalam pertempuran dan lebih populer di kalangan rakyat Israel, Saul merasa terancam dan memandangnya sebagai saingan langsung mahkotanya dan dinasti keluarganya. Dalam kondisi ketakutan ketika Daud dicari untuk dibunuh oleh raja Saul, Daud akhirnya pergi untuk tinggal di antara orang Filistin ...

IMAN YANG TIDAK DIPENGARUHI KEADAAN



"IMAN YANG TIDAK DIPENGARUHI KEADAAN!"


"SEKALIPUN pohon ara tidak berbunga, pohon anggur tidak berbuah, hasil pohon zaitun mengecewakan, sekalipun ladang-ladang tidak menghasilkan bahan makanan, kambing domba terhalau dari kurungan, dan tidak ada lembu sapi dalam kandang, namun aku akan bersorak-sorak di dalam TUHAN, beria-ria di dalam Allah yang menyelamatkan aku" (Habakuk 3:17-18).


> Saat ini kita diperhadapkan dengan realitas hidup seperti yang dialami oleh nabi Habakuk. Habakuk menggambarkan:

tidak ada hasil, tidak ada makanan, tidak ada ternak. Hal Ini adalah  gambaran : Kehancuran ekonomi dan kehilangan sumber hidup / pekerjaan. 


> Namun, kita dapat belajar dari nabi Habakuk tentang IMAN YANG TIDAK DIPENGARUHI OLEH KEADAAN!


>> Iman yang seperti apakah yang tidak dipengaruhi oleh keadaan? 


1. TETAP PERCAYA, WALAU DALAM KEADAAN KRISIS!


> Nabi Habakuk mengatakan : "SEKALIPUN" ia dalam keadaan krisis, namun ia TETAP PERCAYA!


> Kita percaya ada maksud Tuhan dibalik setiap krisis yang sedang kita alami! 


> Roma 8:28 : "Kita tahu sekarang, bahwa Allah turut bekerja dalam segala sesuatu untuk mendatangkan kebaikan bagi mereka yang mengasihi Dia, yaitu bagi mereka yang terpanggil sesuai dengan rencana Allah."


2. TETAP BERSYUKUR DAN MEMUJI TUHAN DALAM SEGALA KEADAAN!


> Habakuk 3:18  : "namun aku akan bersorak-sorak di dalam TUHAN, beria-ria di dalam Allah yang menyelamatkan aku."


> Kebanyakan orang akan bersungut-sungut bila menghadapi keadaan yang sukar. Namun sebagai orang percaya, kita akan TETAP MEMUJI TUHAN DAN BERSYUKUR KEPADA-NYA. Mengapa? karena  kita percaya bahwa Tuhanlah satu-satunya yang akan menyelamatkan dan menolong hidup kita! 


> Ketika bangsa Israel selesai mengelilingi tembok Yerikho pada hari yang ke tujuh, merekapun bersorak-sorai seperti yang diperintahkan Tuhan. Setelah itu kita melihat bahwa tembok Yerikho itupun runtuh (Yosua 6:20). Saat Yosua dan bangsa Israel percaya dan melakukan perintah Tuhan untuk bersorak lebih dahulu, maka tembok Yerikho itupun runtuh. Ada kuasa dalam pujian dan ucapan syukur! 


> Tembok persoalan atau beban hidup kita pun akan runtuh bila kita "memuji Tuhan dan bersyukur kepada-Nya", dan bukannya bersungut-sungut dan menyalahkan Tuhan.


>  Justru iman kita diuji saat kita mengalami penderitaan, apakah kita melakukan firman Tuhan untuk memuji Tuhan pada segala waktu dan mengucap syukur kepada Tuhan dalam segala hal ataukah kita bersungut2 dan mengeluh serta menyalahkan Tuhan? 


3. TETAP ANDALKAN TUHAN SEBAGAI SUMBER KEKUATAN!


> Habakuk 3:19 : "ALLAH Tuhanku itu kekuatanku: Ia membuat kakiku seperti kaki rusa, Ia membiarkan aku berjejak di bukit-bukitku."


> Tuhan Yesus lah sumber kekuatan kita dalam menghadapi keadaan yang sukar di akhir zaman. Oleh karena itu, teruslah bangun hubungan yang intim dengan Tuhan dalam doa dan firman, maka iman kita akan semakin kokoh. 


> Kehidupan orang percaya digambarkan seperti seekor rusa yang lemah, namun memiliki kaki yang kuat, sehingga dapat berlari cepat untuk menghindari musuh yang akan memangsa dirinya. Kaki yang kuat tersebut menggambarkan iman dan persekutuan yang intim dengan Tuhan. Bila kita mau menang atas setiap persoalan hidup, miliki iman yang kokoh dengan membangun hubungan yang intim dengan Tuhan di dalam doa dan firman-Nya setiap hari. Amin. 


Selamat pagi. Selamat beraktifitas. Tuhan Yesus memberkati!

Komentar

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

HIDUP TANPA TERSINGGUNG

TANDA ORANG YANG MENGANDALKAN TUHAN

Terang yang Datang ke Dunia