PERSEDIAAN DI MUSIM KELAPARAN

PERSEDIAN DI MUSIM KELAPARAN KEJADIAN 26:3 Tinggallah di negeri ini sebagai orang asing, maka Aku akan menyertai engkau dan memberkati engkau, sebab kepadamulah dan kepada keturunanmu akan Kuberikan seluruh negeri ini, dan Aku akan menepati sumpah yang telah Kuikrarkan kepada Abraham, ayahmu. Shalom Warga Kerajaan Sorga. Kisah di KEJADIAN 26 dimulai dengan musim kelaparan. Tanahnya kering, sumber daya langka, dan solusi alaminya adalah pergi dari tanah itu. Ishak bahkan mempertimbangkan untuk pergi ke Mesir, tetapi Allah menyuruhnya untuk tinggal di tempat dia berada dan percaya kepada-Nya. Apa yang membuat kisah Ishak luar biasa adalah bahwa ia menabur selama kelaparan. Kebanyakan orang menunggu kondisi yang menguntungkan sebelum menanam, berinvestasi, melayani, atau bahkan mengambil keputusan untuk melangkah keluar dalam iman. Ishak mematuhi Tuhan bahkan ketika keadaan tampak tidak menguntungkan. Alih-alih berfokus pada kekeringan di sekitarnya, ia berfokus pada firman Tuhan yan...

HIDUP BERKENAN DI HADAPAN ALLAH



"HIDUP BERKENAN DI HADAPAN ALLAH"


"Tetapi tanpa iman tidak mungkin orang berkenan kepada Allah. Sebab barangsiapa berpaling kepada Allah, ia HARUS PERCAYA BAHWA ALLAH ADA, dan bahwa Allah memberi upah kepada orang yang SUNGGUH-SUNGGUH MENCARI DIA" (Ibrani 11:6).


>> Bagaimana hidup kita berkenan di hadapan Allah? 


1. HARUS PERCAYA BAHWA ALLAH ADA. 


> Di dalam zaman modern ini sudah banyak orang yang tidak percaya Tuhan lagi. Mereka merasa mampu hidup tanpa Tuhan dan tidak membutuhkan Tuhan lagi, karena segala kebutuhan mereka dapat mereka penuhi sendiri. Akibatnya, moral manusia semakin merosot dan rusak (Roma 1:26-31).


> Inilah keadaan manusia akhir zaman. Mungkin secara lahiriah mereka beribadah, namun mereka hidup seakan Tuhan tidak ada dan Tuhan tidak melihat perbuatan mereka. Hati mereka jauh dari Tuhan, masih hidup dalam dosa dan berbagai hawa nafsu. 


2. SUNGGUH-SUNGGUH MENCARI DIA. 


> Firman Tuhan mengatakan bahwa Allah memberi upah kepada mereka yang sungguh2 mencari Dia. Upahnya, selain hidup yang diberkati dan disertai Tuhan dalam setiap pergumulan hidup, terlebih hidup kekal bersama Tuhan Yesus dalam kerajaan-Nya. 


> Bagaimana kita tahu bahwa kita telah sungguh2 mencari Tuhan? 


1. ADA PERUBAHAN HIDUP. 


> Setiap orang yang sungguh2 mencari Tuhan dalam doa dan firman akan menemukan Tuhan dan kebenaran-Nya, sehingga hidupnya diubahkan dari hari ke sehari, hingga serupa dengan Kristus (Yohanes 8:31-32,34).


> 2 Karakter dasar yang dapat dilihat adalah lemah lembut dan rendah hati, seperti Kristus (Matius 11:28). Hatinya lembut, mudah diajar dan mudah tersentuh oleh firman-Nya dan rendah hati karena selalu mengandalkan Tuhan dan tersungkur di bawah kaki Tuhan. 


2. MENJADI BERKAT BAGI SESAMA. 


> Setiap orang yang sungguh2 mencari Tuhan pasti hidupnya berdampak dan menjadi berkat bagi orang lain. Ia tidak lagi hidup untuk dirinya sendiri, tetapi hari2 hidupnya diisi untuk menguatkan orang2 yang lemah imannya, menolong orang2 yang susah, membimbing orang2 untuk dekat dengan Tuhan dan diselamatkan. 


> Kalau hidup kita belum berdampak bagi sesama, maka sesungguhnya hidup kita masih mengasihi diri sendiri, dan tidak mengasihi Tuhan dengan sungguh2. Setiap orang yang tidak mengasihi Tuhan dengan sungguh2, tidak mungkin peduli terhadap kesusahan orang lain. 


3. MERINDUKAN TANAH AIR SORGAWI. 


> Setiap orang yang sungguh2 mencari Tuhan, hatinya tidak melekat pada dunia ini dengan segala kekayaan dan kemegahannya, karena mereka tahu bahwa semua yang ada di dunia ini akan berlalu atau hilang lenyap (2 Petrus 3:10).


> Setiap orang yang sungguh2 mencari Tuhan menyadari bahwa ia hanyalah orang asing dan pendatang di dunia ini. Ia hanya merindukan suatu tanah air, yaitu tanah air Sorgawi, dimana tidak ada lagi ratap tangis dan air mata serta kematian, tetapi sukacita hidup kekal bersama Tuhan di Sorga. Amin. 


Selamat pagi. Selamat beraktifitas. Tuhan Yesus memberkati!

Komentar

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

HIDUP TANPA TERSINGGUNG

MEMILIH TAAT

TANDA ORANG YANG MENGANDALKAN TUHAN