KITA LAKUKAN YANG MUNGKIN,TUHAN YANG TIDAK MUNGKIN

KITA LAKUKAN YANG MUNGKIN, TUHAN YANG TIDAK MUNGKIN EFESUS 3:20 Bagi Dialah, yang dapat melakukan jauh lebih banyak dari pada yang kita doakan atau pikirkan, seperti yang ternyata dari kuasa yang bekerja di dalam kita Shalom Tuhan tidak meminta Anda untuk menjadi Tuhan. Banyak orang akhirnya menjadi putus asa karena mereka berpikir iman itu berarti melakukan apa yang hanya bisa dilakukan Tuhan. Di seluruh Alkitab, Allah tidak pernah meminta umat-Nya untuk melakukan mukjizat. Dia meminta mereka untuk taat. Tuhan memanggil kita untuk melakukan yang mungkin, dan kemudian Dia menyelesaikan yang tidak mungkin. Tuhan menyuruh Nuh untuk membangun bahtera. Nuh bisa memotong kayu, mengumpulkan bahan, dan membangun. Tetapi hanya Tuhan yang bisa mengirim air bah, dan menyelamatkan umat manusia. Allah memerintahkan Musa untuk mengangkat tongkatnya di atas Laut Merah (KELUARAN 14:16). Mengangkat tongkat adalah mungkin bagi Musa. Membelah laut tidak mungkin bagi Musa, tetapi tidak bagi Allah...

HARUS MENGAMPUNI DENGAN SEGENAP HATI



"HARUS MENGAMPUNI DENGAN SEGENAP HATI!"


'Tetapi jikalau kamu tidak mengampuni orang, Bapamu juga tidak akan mengampuni kesalahanmu" (Matius 6:15).


> Apakah maksudnya "mengampuni dengan segenap hati?"


1. Pengampunan yang tulus, bukan sekadar formalitas!


> Bukan hanya berkata “saya maafkan,” tetapi benar-benar melepaskan kepahitan, dendam, dan keinginan membalas.


> Intinya: hati tidak lagi menyimpan luka dan kesalahan orang lain. 


2. Melepaskan hak untuk membalas!

> Mengampuni sepenuh hati berarti menyerahkan keadilan kepada Tuhan, bukan memelihara keinginan melihat orang itu “dibalas.”


> Mengampuni adalah melepaskan hak untuk membalas!


3. Memilih kasih walau prosesnya bertahap!


> Mengampuni dari hati tidak selalu berarti rasa sakit langsung hilang, tetapi ada keputusan sadar untuk tidak lagi memelihara kebencian.


> Pengampunan bukan menunggu hati siap, tetapi memilih taat lebih dahulu.

Kemudian Tuhan bekerja memulihkan perasaan kita.


> Seperti menaati dokter minum obat saat masih sakit. Kita minum obat dulu (keputusan), baru tubuh berangsur pulih (perasaan).


4. Hati tetap terbuka untuk dipulihkan!


> Pengampunan sejati membuat hati kembali lembut, tidak keras atau sinis.


> Tujuannya bukan hanya berdamai dengan orang, tetapi menjaga hati tetap hidup di hadapan Tuhan.


>> Mengapa kita harus mengampuni dengan segenap hati? 


1. SEBAB BILA KITA TIDAK MENGAMPUNI, KITAPUN TIDAK DIAMPUNI OLEH BAPA DI SORGA. 


> Matius 18:35 : "Maka Bapa-Ku yang di sorga akan berbuat demikian juga terhadap kamu, apabila kamu masing-masing tidak mengampuni saudaramu dengan segenap hatimu."


> Tuhan Yesus menggambarkan orang yang tidak mau mengampuni sebagai seorang hamba yang jahat. Mengapa? Karena ia hanya mau menerima belas kasihan dan pengampunan dari Tuhan, namun ia tidak mau berbelas kasihan dan tidak mau mengampuni sesamanya dengan segenap hatinya (Matius 18:33).


> Setiap orang yang tidak mau mengampuni saudaranya dengan segenap hatinya, pasti binasa dan tidak menerima hidup kekal! 


2. SEBAB TUHAN MENGHENDAKI KITA SEMUA HIDUP DALAM KERUKUNAN. 


> Mazmur 133:1-3 : "Sungguh, alangkah baiknya dan indahnya, apabila saudara-saudara diam bersama dengan rukun!  ... Sebab ke sanalah TUHAN memerintahkan berkat, kehidupan untuk selama-lamanya."


> Tuhan mau kita semua hidup dalam kerukunan, karena kerukunan itu indah di mata-Nya dan dimana ada kerukunan kesanalah Tuhan memerintahkan berkat-Nya! 


3. SEBAB TUHAN MENGHENDAKI HIDUP KITA MENJADI BERKAT! 


> 1 Petrus 3:8-9 : "Dan akhirnya, hendaklah kamu semua seia sekata, seperasaan, mengasihi saudara-saudara, penyayang dan rendah hati, dan janganlah membalas kejahatan dengan kejahatan, atau caci maki dengan caci maki, tetapi sebaliknya, HENDAKLAH KAMU MEMBERKATI, karena untuk itulah kamu dipanggil, YAITU UNTUK MEMPEROLEH BERKAT."


> Kita dipanggil untuk memperoleh berkat! Dan untuk memperoleh berkat kita HARUS MENJADI BERKAT. 


> Untuk hidup menjadi berkat, janganlah kita hidup mementingkan diri sendiri. Rasul Paulus mengatakan : "Kita, yang kuat, wajib menanggung kelemahan orang yang tidak kuat dan jangan kita mencari kesenangan kita sendiri" (Roma 15:1). Amin. 


Selamat pagi. Selamat beraktifitas. Tuhan Yesus memberkati!

Komentar

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

HIDUP TANPA TERSINGGUNG

MEMILIH TAAT

TANDA ORANG YANG MENGANDALKAN TUHAN