SALING MENGASIHI DALAM KELUARGA

"SALING MENGASIHI DALAM KELUARGA" "Aku memberikan perintah baru kepada kamu, yaitu supaya kamu saling mengasihi; sama seperti Aku telah mengasihi kamu demikian pula kamu harus SALING MENGASIHI. Dengan demikian semua orang akan tahu, bahwa kamu adalah murid-murid-Ku, yaitu jikalau kamu SALING MENGASIHI" (Yohanes 13:34-35).  > Hidup SALING MENGASIHI harus DIMULAI DALAM KELUARGA! > Saling mengasihi dalam keluarga merupakan bagian dari ketaatan orang percaya kepada perintah Tuhan.  > Keluarga Kristen hendaknya memancarkan kasih Allah kepada dunia melalui sikap saling mengasihi di antara anggota keluarga. Suami mengasihi istri, istri mengasihi suami, orang tua mengasihi anak, anak mengasihi orang tua. Saling mengasihi dalam keluarga membuat keluarga akan harmonis, rukun dan diberkati Tuhan. >> Bagaimana keluarga kita menerapkan hidup saling mengasihi satu dengan lainnya?  1. MENGASIHI LEWAT SIKAP SALING MENGHORMATI! > Roma 12:10 : "Hendaklah kamu s...

HARUS MENGAMPUNI DENGAN SEGENAP HATI



"HARUS MENGAMPUNI DENGAN SEGENAP HATI!"


'Tetapi jikalau kamu tidak mengampuni orang, Bapamu juga tidak akan mengampuni kesalahanmu" (Matius 6:15).


> Apakah maksudnya "mengampuni dengan segenap hati?"


1. Pengampunan yang tulus, bukan sekadar formalitas!


> Bukan hanya berkata “saya maafkan,” tetapi benar-benar melepaskan kepahitan, dendam, dan keinginan membalas.


> Intinya: hati tidak lagi menyimpan luka dan kesalahan orang lain. 


2. Melepaskan hak untuk membalas!

> Mengampuni sepenuh hati berarti menyerahkan keadilan kepada Tuhan, bukan memelihara keinginan melihat orang itu “dibalas.”


> Mengampuni adalah melepaskan hak untuk membalas!


3. Memilih kasih walau prosesnya bertahap!


> Mengampuni dari hati tidak selalu berarti rasa sakit langsung hilang, tetapi ada keputusan sadar untuk tidak lagi memelihara kebencian.


> Pengampunan bukan menunggu hati siap, tetapi memilih taat lebih dahulu.

Kemudian Tuhan bekerja memulihkan perasaan kita.


> Seperti menaati dokter minum obat saat masih sakit. Kita minum obat dulu (keputusan), baru tubuh berangsur pulih (perasaan).


4. Hati tetap terbuka untuk dipulihkan!


> Pengampunan sejati membuat hati kembali lembut, tidak keras atau sinis.


> Tujuannya bukan hanya berdamai dengan orang, tetapi menjaga hati tetap hidup di hadapan Tuhan.


>> Mengapa kita harus mengampuni dengan segenap hati? 


1. SEBAB BILA KITA TIDAK MENGAMPUNI, KITAPUN TIDAK DIAMPUNI OLEH BAPA DI SORGA. 


> Matius 18:35 : "Maka Bapa-Ku yang di sorga akan berbuat demikian juga terhadap kamu, apabila kamu masing-masing tidak mengampuni saudaramu dengan segenap hatimu."


> Tuhan Yesus menggambarkan orang yang tidak mau mengampuni sebagai seorang hamba yang jahat. Mengapa? Karena ia hanya mau menerima belas kasihan dan pengampunan dari Tuhan, namun ia tidak mau berbelas kasihan dan tidak mau mengampuni sesamanya dengan segenap hatinya (Matius 18:33).


> Setiap orang yang tidak mau mengampuni saudaranya dengan segenap hatinya, pasti binasa dan tidak menerima hidup kekal! 


2. SEBAB TUHAN MENGHENDAKI KITA SEMUA HIDUP DALAM KERUKUNAN. 


> Mazmur 133:1-3 : "Sungguh, alangkah baiknya dan indahnya, apabila saudara-saudara diam bersama dengan rukun!  ... Sebab ke sanalah TUHAN memerintahkan berkat, kehidupan untuk selama-lamanya."


> Tuhan mau kita semua hidup dalam kerukunan, karena kerukunan itu indah di mata-Nya dan dimana ada kerukunan kesanalah Tuhan memerintahkan berkat-Nya! 


3. SEBAB TUHAN MENGHENDAKI HIDUP KITA MENJADI BERKAT! 


> 1 Petrus 3:8-9 : "Dan akhirnya, hendaklah kamu semua seia sekata, seperasaan, mengasihi saudara-saudara, penyayang dan rendah hati, dan janganlah membalas kejahatan dengan kejahatan, atau caci maki dengan caci maki, tetapi sebaliknya, HENDAKLAH KAMU MEMBERKATI, karena untuk itulah kamu dipanggil, YAITU UNTUK MEMPEROLEH BERKAT."


> Kita dipanggil untuk memperoleh berkat! Dan untuk memperoleh berkat kita HARUS MENJADI BERKAT. 


> Untuk hidup menjadi berkat, janganlah kita hidup mementingkan diri sendiri. Rasul Paulus mengatakan : "Kita, yang kuat, wajib menanggung kelemahan orang yang tidak kuat dan jangan kita mencari kesenangan kita sendiri" (Roma 15:1). Amin. 


Selamat pagi. Selamat beraktifitas. Tuhan Yesus memberkati!

Komentar

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

HIDUP TANPA TERSINGGUNG

HATI TERIKAT PADA TUHAN,BUKAN HARTA

PENGHARAPAN YANG TAK PERNAH PUDAR