DITANAM DAN BERTUNAS

DITANAM DAN BERTUNAS MAZMUR 92:13 mereka yang ditanam di bait TUHAN akan bertunas di pelataran Allah kita. Shalom Pohon tidak bertumbuh subur karena sering dipindahkan. Pohon bertumbuh subur karena ditanam. Banyak orang menginginkan buah berkat, kedamaian, hikmat, dan kekuatan rohani, tetapi mereka kesulitan untuk berakar. Allah merancang pertumbuhan untuk datang melalui tinggal, menetap, dan tetap terhubung dengan-Nya. Pemazmur membandingkan orang percaya dengan pohon yang ditanam di rumah Allah. Pohon yang ditanam bertahan dari badai karena akarnya menancap dalam. Dengan cara yang sama, orang percaya yang tetap berakar di hadirat Allah, firman-Nya, doa, dan persekutuan mengembangkan kestabilan bahkan selama musim-musim sulit. "Ditanam" berarti kesetiaan kepada firman Tuhan ketika emosi mulai menguasai kita. Komitmen ketika cobaan datang. Tetap terhubung dengan firman Tuhan ketika hidup menjadi sibuk. Terus percaya kepada Tuhan bahkan ketika masalah masih ada. Poho...

BERDOA BAGI MUSUH


"BERDOA BAGI MUSUH!"


"Tetapi Aku berkata kepadamu: Kasihilah musuhmu dan berdoalah bagi mereka yang menganiaya kamu" (Matius 5:44).


> Salah satu bukti kita mengasihi musuh kita yaitu berdoa bagi mereka. Bahkan dengan berdoa bagi musuh, maka kasih kepada musuh kita akan bertumbuh. 


> Jadi janganlah menunggu sampai kita

punya kasih kepada musuh, tetapi berdoalah maka kasih kepada musuh akan bertumbuh. 


> Tidak mudah memang untuk mendoakan dan mengasihi orang yang telah menyakiti dan melukai kita. Tetapi inilah perintah dan ajaran Kristus.


> Berdoa dan mengasihi mereka yang mengasihi kita itu hal yang mudah, semua orang bisa melakukan hal itu. Tetapi sebagai anak-anak Allah, Tuhan

menghendaki orang percaya memiliki kualitas hidup yang lebih dari orang yang tidak mengenal Allah, yaitu berdoa dan mengasihi musuh kita!


>> Bagaimana kita dapat berdoa dan mengasihi musuh kita? 


1. MINTA TUHAN UNTUK MENGUBAH CARA PANDANG KITA!


>  Roma 5:8 : "Akan tetapi Allah menunjukkan kasih-Nya kepada kita, oleh karena KRISTUS TELAH MATI UNTUK KITA, KETIKA KITA MASIH BERDOSA." 

> Untuk bisa berfia dan mengasihi muduh kita, hal pertama yang harus kita lakukan adalah : MINTA TUHAN MENGUBAH CARA PANDANG KITA, Tuhan, supaya kita melihat mereka seperti Tuhan Yesus melihat.”


> Ingat bahwa musuh tetap manusia yang dikasihi Tuhan. Sadari bahwa mengasihi bukan berarti menyetujui kesalahan mereka, tetapi memilih tidak membalas dengan kebencian.


> Minta Tuhan menolong melihat mereka dengan belas kasihan, bukan luka!


2. MEMILIH UNTUK MENGAMPUNI!


> Matius 6:14-15 : "Karena jikalau kamu mengampuni kesalahan orang, Bapamu yang di sorga akan mengampuni kamu juga. Tetapi jikalau kamu tidak mengampuni orang, Bapamu juga tidak akan mengampuni kesalahanmu."


> Kasih kepada musuh dimulai dari keputusan untuk melepaskan hak membalas.


> Perasaan mungkin belum pulih, tetapi keputusan kita membuka jalan bagi pemulihan hati kita.


3. MENDOAKAN HAL YANG BAIK BAGI MUSUH KITA!


> Matius 5:44 : "Tetapi Aku berkata kepadamu: Kasihilah musuhmu dan BERDOALAH BAGI MEREKA YANG MENGANIAYA KAMU."


> Berdoa bagi musuh berarti menginginkan kebaikan rohani bagi mereka.


> Hal yang bisa kita doakan bagi mereka : 

Pertobatan dan perubahan hati. Sebab hanya Tuhan yang dapat mengerjakannya.


4. BERGANTUNG PADA KUASA ROH KUDUS!


> Galatia 5:22-23 : "Tetapi buah Roh ialah: kasih, sukacita, damai sejahtera, kesabaran, kemurahan, kebaikan, kesetiaan, kelemahlembutan, penguasaan diri."


> Kasih kepada musuh bukan hasil kekuatan manusia, tetapi buah Roh (Gal 5:22).


> Semakin dekat dengan Tuhan, semakin kita dimampukan untuk mengasihi musuh kita. 


5. MENGINGAT TELADAN KRISTUS!


> Lukas 23:34 : "Yesus berkata: "Ya Bapa, ampunilah mereka, sebab mereka tidak tahu apa yang mereka perbuat." 


> Di kayu salib, Yesus berdoa bagi orang yang menyalibkan-Nya. Teladan ini menunjukkan bahwa kasih terbesar muncul justru saat terluka. Amin. 


Selamat pagi. Selamat beraktifitas. Tuhan Yesus memberkati!

Komentar

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

HIDUP TANPA TERSINGGUNG

MEMILIH TAAT

HATI TERIKAT PADA TUHAN,BUKAN HARTA