BERDOA BAGI MUSUH

"BERDOA BAGI MUSUH!" "Tetapi Aku berkata kepadamu: Kasihilah musuhmu dan berdoalah bagi mereka yang menganiaya kamu" (Matius 5:44). > Salah satu bukti kita mengasihi musuh kita yaitu berdoa bagi mereka. Bahkan dengan berdoa bagi musuh, maka kasih kepada musuh kita akan bertumbuh.  > Jadi janganlah menunggu sampai kita punya kasih kepada musuh, tetapi berdoalah maka kasih kepada musuh akan bertumbuh.  > Tidak mudah memang untuk mendoakan dan mengasihi orang yang telah menyakiti dan melukai kita. Tetapi inilah perintah dan ajaran Kristus. > Berdoa dan mengasihi mereka yang mengasihi kita itu hal yang mudah, semua orang bisa melakukan hal itu. Tetapi sebagai anak-anak Allah, Tuhan menghendaki orang percaya memiliki kualitas hidup yang lebih dari orang yang tidak mengenal Allah, yaitu berdoa dan mengasihi musuh kita! >> Bagaimana kita dapat berdoa dan mengasihi musuh kita?  1. MINTA TUHAN UNTUK MENGUBAH CARA PANDANG KITA! >  Roma 5:8 : "Akan te...

PENGHARAPAN YANG TIDAK MENGECEWAKAN

 Pengharapan yang Tidak Mengecewakan


“Pengharapan tidak mengecewakan, karena kasih Allah telah dicurahkan di dalam hati kita oleh Roh Kudus yang telah dikaruniakan kepada kita.”

— Roma 5:5

Dalam hidup, kita sering berharap pada banyak hal: keadaan membaik, doa terjawab, atau masa depan yang lebih cerah. Namun tidak jarang pengharapan itu goyah ketika kenyataan tidak sesuai dengan keinginan kita. Alkitab mengingatkan bahwa pengharapan yang sejati bukanlah pengharapan yang bersandar pada situasi, manusia, atau kemampuan diri sendiri, melainkan pada Allah.

Pengharapan di dalam Tuhan tidak mengecewakan karena berakar pada kasih-Nya yang setia. Sekalipun kita belum melihat jawaban doa hari ini, Allah sedang bekerja. Ia tidak pernah lalai, dan waktu-Nya selalu tepat. Ketika hati kita dipenuhi Roh Kudus, kita dimampukan untuk tetap percaya, bahkan di tengah ketidakpastian.

Pengharapan Kristen bukan sekadar menunggu, tetapi mempercayakan hidup sepenuhnya kepada Tuhan sambil terus melangkah dalam iman. Di sanalah kita belajar berserah, bertumbuh, dan mengalami damai sejahtera yang melampaui akal.

Tuhan, ajar aku untuk menaruh pengharapanku hanya kepada-Mu. Ketika aku lelah dan hampir menyerah, ingatkan aku bahwa kasih-Mu tidak pernah gagal. Kuatkan imanku hari ini dan penuhi hatiku dengan pengharapan yang baru. Amin.

Komentar

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

HIDUP TANPA TERSINGGUNG

HATI TERIKAT PADA TUHAN,BUKAN HARTA

PENGHARAPAN YANG TAK PERNAH PUDAR