REJEKI TIDAK HANYA BERUPA UANG

 Rejeki tidak hanya berupa uang, tapi juga ketenangan hati.»IHT« Amsal 17:1  Lebih baik sekerat roti yang kering disertai dengan ketenteraman, dari pada makanan daging serumah disertai dengan perbantahan.  Dunia mengajarkan bahwa hidup sukses adalah hidup yang bergelimang harta, namun Alkitab mengajarkan perspektif yang berbeda, rejeki tidak melulu soal saldo bank, tetapi juga soal kualitas hidup didalam hati kita. Mazmur 62:2 Hanya dekat Allah saja aku tenang, dari pada-Nyalah keselamatanku.  Ketenangan jiwa, sukacita, badan sehat, keluarga harmonis dan hubungan baik dengan sesama adalah rejeki dari Tuhan yang tak ternilai harganya. Pengkhotbah 6:2  orang yang dikaruniai Allah kekayaan, harta benda dan kemuliaan, sehingga ia tak kekurangan suatu pun yang diingininya, tetapi orang itu tidak dikaruniai kuasa oleh Allah untuk menikmatinya, melainkan orang lain yang menikmatinya! Inilah kesia-siaan dan penderitaan yang pahit.  Banyak orang kaya merasa tidak am...

MENGAPA IMAN KITA PERLU DIUJI?

 "MENGAPA IMAN KITA PERLU DIUJI?"


"Saudara-saudaraku, anggaplah sebagai suatu kebahagiaan, apabila kamu jatuh ke dalam berbagai-bagai pencobaan, 

sebab kamu tahu, bahwa UJIAN TERHADAP IMANMU MENGHASILKAN KETEKUNAN" (Yakobus 1:2-3). 

> Setiap pergumulan atau masalah yang sedamg kita hadapi merupakan "ujian iman". 

> Iman kita perlu diuji dan ujiannya adalah melalui persoalan yang diijinkan Tuhan terjadi dalam hidup kita. 

>> Mengapa iman kita perlu diuji melalui berbagai persoalan yang diijinkan Tuhan terjadi dalam hidup kita? 

1. UNTUK MENUMBUHKAN KETEKUNAN!

> Yakobus 1:3 : "sebab kamu tahu, bahwa ujian terhadap imanmu itu menghasilkan ketekunan."

> Rasul Yakobus mengatakan : "ujian teradap imanmu menghasilkan ketekunan". Iman kita harus diuji. Mengapa? Karena ujian terhadap iman "menghasilkan ketekunan". 

> Iman tanpa ketekunan akan mudah goyah saat kesulitan datang. Semakin banyak ujian yang kita alami, kita akan semakin kuat, karena kita akan mengalami pengalaman bersama Tuhan. 

2. UNTUK MENDEWASAKAN KARAKTER!

> Yakobus 1:4 : "Dan biarkanlah ketekunan itu memperoleh buah yang matang, supaya kamu menjadi sempurna dan utuh dan tak kekurangan suatu apa pun."

> Ujian membentuk karakter kita semakin dewasa. Tanpa ujian, karakter kita tidak dapat menjadi dewasa.  Pencobaan, masalah dan tekanan yang terjadi dalam hidup kita dapat membuat iman kita semakin bertumbuh dan karakter kita semakin dewasa. 

3. UNTUK MEMURNIKAN IMAN!

> 1 Petrus 1:6-7 : "Bergembiralah akan hal itu, sekalipun sekarang ini kamu seketika harus berdukacita oleh berbagai-bagai pencobaan. Maksud semuanya itu ialah untuk membuktikan kemurnian imanmu — yang jauh lebih tinggi nilainya dari pada emas yang fana, yang diuji kemurniannya dengan api — sehingga kamu memperoleh puji-pujian dan kemuliaan dan kehormatan pada hari Yesus Kristus menyatakan diri-Nya."

> Seperti emas dimurnikan oleh api, iman kita pun perlu diuji kemurniannya oleh api. "Api" disini menggambarkan persoalan atau pencobaan yang kita alami. Apakah kita tetap bertekun, percaya, setia dan mengasihi Tuhan dengan tulus ketika iman kita diuji melalui berbagai pencobaan yang kita alami? 

4. AGAR BERSANDAR PADA TUHAN!

> Mazmur 37:5 : "Serahkanlah hidupmu kepada TUHAN dan percayalah kepada-Nya, dan Ia akan bertindak."

> Menusia pada umumnya bersandar pada kekuatannya sendiri dan bersandar kepada manusia. 

> Melalui ujian yang diijinkan terjadi, hidup kita diproses Tuhan agar kita bersandar hanya kepada Tuhan! Amin. 

Selamat Pagi. Selamat beraktifitas. Tuhan Yesus memberkati!

Komentar

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

HATI TERIKAT PADA TUHAN,BUKAN HARTA

HIDUP TANPA TERSINGGUNG

MEMILIH TAAT