BAHAYA SEBUAH KESUKSESAN

BAHAYA SEBUAH KESUKSESAN ULANGAN 6:10-12 Maka apabila TUHAN, Allahmu, telah membawa engkau masuk ke negeri yang dijanjikan-Nya dengan sumpah kepada nenek moyangmu, yakni Abraham, Ishak dan Yakub, untuk memberikannya kepadamu — kota-kota yang besar dan baik, yang tidak kaudirikan; rumah-rumah, penuh berisi berbagai-bagai barang baik, yang tidak kauisi; sumur-sumur yang tidak kaugali; kebun-kebun anggur dan kebun-kebun zaitun, yang tidak kautanami — dan apabila engkau sudah makan dan menjadi kenyang, maka berhati-hatilah, supaya jangan engkau melupakan TUHAN, yang telah membawa kamu keluar dari tanah Mesir, dari rumah perbudakan. Shalom Sebelum Israel memasuki Tanah Perjanjian, Allah memperingatkan bangsa Israel tentang sesuatu yang tak terduga. Bahaya terbesar bukanlah di padang gurun, atau bahkan musuh yang akan mereka hadapi atau sudah hadapi dalam perjalanan menduduki tanah Perjanjian. Bahaya terbesar adalah hidup dalam kelimpahan. Setelah mereka dikelilingi oleh berkat-berkat y...

Terang yang Datang ke Dunia

 

An

Chat

Natal: Terang yang Datang ke Dunia


Natal adalah tentang kasih Allah yang nyata. Di tengah dunia yang sering terasa gelap—penuh kekhawatiran, kesedihan, dan ketidakpastian—Allah tidak tinggal diam. Ia datang sebagai manusia, lahir sederhana, untuk membawa terang dan harapan.

“Terang itu bercahaya di dalam kegelapan dan kegelapan itu tidak menguasainya.”
(Yohanes 1:5)

Yesus tidak lahir di istana, tetapi di palungan. Ini mengingatkan kita bahwa kasih Allah tidak tergantung pada kemewahan atau kekuatan, melainkan kerendahan hati dan ketaatan. Ia datang dekat dengan manusia, memahami kelemahan kita, dan mengasihi tanpa syarat.

“Karena begitu besar kasih Allah akan dunia ini, sehingga Ia telah mengaruniakan Anak-Nya yang tunggal.”
(Yohanes 3:16a)

Natal juga mengajak kita untuk menjadi pembawa terang. Terang itu bisa terlihat lewat sikap kita: mengampuni, peduli, jujur, dan mengasihi sesama—bahkan ketika itu tidak mudah.

“Hendaklah kamu sehati sepikir, dalam satu kasih, satu jiwa, satu tujuan.”
(Filipi 2:2b)

  • Apakah hidupku sudah mencerminkan terang Kristus?

  • Kepada siapa aku bisa menunjukkan kasih Tuhan hari ini?

Komentar

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

HIDUP TANPA TERSINGGUNG

MEMILIH TAAT

TANDA ORANG YANG MENGANDALKAN TUHAN