DIUJI SAAT NYAMAN

DIUJI SAAT NYAMAN KEJADIAN 12:5 Abram membawa Sarai, isterinya, dan Lot, anak saudaranya, dan segala harta benda yang didapat mereka dan orang-orang yang diperoleh mereka di Haran; mereka berangkat ke tanah Kanaan, lalu sampai di situ. Shalom Abraham adalah orang kaya ketika Allah mengujinya. Tuhan tidak menguji Abraham karena ia tidak kehilangan apa-apa. Ia mengujinya karena Abraham telah menerima sesuatu yang berharga dan Allah ingin mengungkapkan apakah Abraham mengasihi Sang Pemberi lebih dari pemberianNya itu. Abraham sudah sangat diberkati sebelum ia diperintahkan Tuhan untuk meninggalkan negerinya di tanah Ur untuk pergi ke tanah Kanaan. Abraham sudah makmur secara material ketika Tuhan memanggilnya untuk meninggalkan Ur. Hal ini membuat panggilannya sangat signifikan, bahkan Abraham meninggalkan Ur tanpa mengetahui tujuannya kemana dia harus pergi. Tuhan hanya memberikan arah bukan tujuan akhir. Di KEJADIAN 12:1, Berfirmanlah TUHAN kepada Abram: "Pergilah dari negeri...

SEGERA MEMULAI

SEGERA MEMULAI


 Rahasia untuk maju adalah memulai, rahasia memulai adalah memecah tugas besar menjadi tugas kecil yang dapat dikelola untuk memulai tugas pertama.»IHT«

Pengkhotbah 11:4  Siapa senantiasa memperhatikan angin tidak akan menabur; dan siapa senantiasa melihat awan tidak akan menuai.

Jika kita selalu menunggu kondisi sempurna untuk memulai maka hal itu tidak akan pernah terjadi, jadi sebaiknya jangan menunda nunda bertindaklah segera.

Pengkhotbah 11:5  Sebagaimana engkau tidak mengetahui jalan angin dan tulang-tulang dalam rahim seorang perempuan yang mengandung, demikian juga engkau tidak mengetahui pekerjaan Allah yang melakukan segala sesuatu.

Ungkapan ini menekankan keterbatasan pengetahuan kita tentang rencana dan pekerjaan Allah, sebagai manusia kita tidak akan pernah bisa mengerti rancangan Allah atas hidup yang dijalani, kita tidak bisa menentukan arah angin apakah hal ini bisa berhasil atau tidak.

Pengkhotbah 11:6  Taburkanlah benihmu pagi-pagi hari, dan janganlah memberi istirahat kepada tanganmu pada petang hari, karena engkau tidak mengetahui apakah ini atau itu yang akan berhasil, atau kedua-duanya sama baik.

Analogi ini menggambarkan bahwa hidup itu penuh misteri dan kita tidak bisa sepenuhnya memprediksi atau mengontrol jalannya, seperti saat menabur benih, kita tidak tahu mana yang akan berhasil, namun prinsipnya kita harus tetap berusaha, jadi jangan selalu bimbang dan ragu, mulailah sekarang juga!.

Amsal 24:6  Karena hanya dengan perencanaan engkau dapat berperang, dan kemenangan tergantung pada penasihat yang banyak. 

Perencanaan adalah kunci keberhasilan dengan dibantu oleh nasihat banyak orang akan lebih mudah menghasilkan kesuksesan, ketahuilah sukses tidak terjadi secara instan, melainkan hasil dari proses yang diawali dengan perencanaan yang matang.

2 Korintus 4:18  Sebab kami tidak memperhatikan yang kelihatan, melainkan yang tak kelihatan, karena yang kelihatan adalah sementara, sedangkan yang tak kelihatan adalah kekal.

Tujuan sukses bukanlah untuk kepuasan pribadi, melainkan bagi kekekalan, arahkan hati dan pikiran kita, bahwa kita diberkati agar menjadi berkat terutama bagi kerajaan Allah selama kita hidup didunia ini.

Komentar

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

HIDUP TANPA TERSINGGUNG

TANDA ORANG YANG MENGANDALKAN TUHAN

Terang yang Datang ke Dunia