MENANG MENGATASI PENDERITAAN

"MENANG MENGATASI PENDERITAAN!" "Aku tahu kesusahanmu dan kemiskinanmu — namun engkau kaya — dan fitnah mereka, yang menyebut dirinya orang Yahudi, tetapi yang sebenarnya tidak demikian: sebaliknya mereka adalah jemaah Iblis" (Wahyu 2:9). > Jemaat di Smirna adalah jemaat yang mengalami tekanan, penderitaan, dan penganiayaan. Namun Tuhan Yesus tidak menegur mereka, melainkan menguatkan dan memberi janji kemenangan. >> Bagaimana kita dapat menang mengatasi penderitaan? 1. JANGAN TAKUT AKAN PENDERITAAN! > Wahyu 2:10 : "JANGAN TAKUT TERHADAP APA YANG HARUS ENGKAU DERITA...". > Penderitaan sering membuat manusia takut : "takut kehilangan", "takut ditolak", "takut masa depan", "takut menghadapi tekanan". > Tetapi Tuhan ingin kita "tetap percaya". Ketika Tuhan mengizinkan ujian terjadi, Dia juga menyertai dan memberi kekuatan. > Yesaya 41:10 : "janganlah takut, sebab Aku menye...

MENJAGA EMOSI

 MENJAGA EMOSI


Lelah hati karena relasi, bukan karena usaha atau pekerjaan.»IHT«

Amsal 4:23  Jagalah hatimu dengan segala kewaspadaan, karena dari situlah terpancar kehidupan. 

Mengalami kelelahan emosional adalah hal yang valid dan umum, terutama dalam hubungan yang bermasalah, baik dengan pasangan, keluarga, pertemanan bahkan dengan relasi.

Amsal 27:17  Besi menajamkan besi, orang menajamkan sesamanya. 

Ditengah kompleksitas hubungan selalu ada orang yang terlalu menuntut, ada juga yang terlalu bergantung, ada juga yang berpengertian, besi menajamkan besi adalah wujud gesekan yang pasti terjadi dalam kehidupan sehari hari, itu sebabnya penting sekali kita menjaga hati.

Markus 14:6  Tetapi Yesus berkata: "Biarkanlah dia. Mengapa kamu menyusahkan dia? Ia telah melakukan suatu perbuatan yang baik pada-Ku.

Lihatlah prilaku Yudas, yang mencela wanita yang mengurapi Yesus, seharusnya dalam membangun hubungan kita saling mendukung, saling menumbuhkan bukan saling menguras dan menyalahkan, hubungan yang sehat bukan menjauhkan tetapi mendekatkan bahkan menolong untuk menjadi pribadi yang lebih utuh, bijak dan mampu mengasihi dengan benar.

Pengkhotbah 1:13  Aku membulatkan hatiku untuk memeriksa dan menyelidiki dengan hikmat segala yang terjadi di bawah langit. Itu pekerjaan yang menyusahkan yang diberikan Allah kepada anak-anak manusia untuk melelahkan diri.

Orang yang mau merenung akan segala kekurangannya serta mau berubah dengan tekad yang kuat pasti akan menjadi berkat, dimana ada dia disitu ada damai sejahtera, bukan keributan dan pertengkaran, bagaimana gereja bisa menuai jika selalu ribut dan kisruh.

Galatia 6:15  Sebab bersunat atau tidak bersunat tidak ada artinya, tetapi menjadi ciptaan baru, itulah yang ada artinya. 

Jangan sok suci, merasa diri paling benar, hati hati dengan mereka yang merasa paling sering mendengar suara Tuhan, tapi hasilnya perpecahan, kata Firman pohon dikenal dari buahnya, jika buahnya perpecahan, apa betul itu dari Tuhan?, hati hatilah karena Iblis juga pandai meniru Tuhan.

Komentar

Posting Komentar