KEDUKAAN DAN KESERAKAHAN

KEDUKAAN & KESERAKAHAN FILIPI 4:11 Kukatakan ini bukanlah karena kekurangan, sebab aku telah belajar mencukupkan diri dalam segala keadaan. Shalom Kedukaan dan keserakahan mungkin terlihat sama sekali berbeda, tetapi keduanya dapat mengungkapkan apa yang terjadi di dalam hati kita. Kedukaan bisa juga berarti kesedihan yang sangat mendalam, atau sebuah ratapan karena kehilangan sesuatu atau seseorang. Sementara keserakahan merupakan sebuah perasaan yang ingin memiliki sesuatu atau seseorang yang belum kita miliki karena kita merasa kurang. Kedukaan mengatakan: "Aku kehilangan seseorang atau sesuatu yang sangat aku cintai". Sementara keserakahan mengatakan: "Saya harus memiliki lebih banyak karena apa yang saya miliki tidak cukup." Kedukaan adalah rasa sakit karena kehilangan sesuatu. Keserakahan adalah perasaan tidak puas karena belum memiliki. Alkitab mengajarkan kita bagaimana menanggapi keduanya. Kedukaan berkata, “Aku merindukan apa yang aku miliki.” ...

JANJI TUHAN

JANJI TUHAN


 Janji Tuhan jauh lebih dapat dipercaya daripada janji manusia manapun.»IHT«

Mazmur 12:7 Janji TUHAN adalah janji yang murni, bagaikan perak yang teruji, tujuh kali dimurnikan dalam dapur peleburan di tanah. 

Janji Tuhan adalah kebenaran mutlak dan sumber harapan utama dalam kehidupan orang percaya, namun sayangnya lumayan banyak dari mereka justeru meragukan janji Tuhan, alhasil hidup ke Kristenan mereka menjadi stagnan.

Matius 17:20  Ia berkata kepada mereka: "Karena kamu kurang percaya. Sebab Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya sekiranya kamu mempunyai iman sebesar biji sesawi saja kamu dapat berkata kepada gunung ini: Pindah dari tempat ini ke sana, maka gunung ini akan pindah, dan takkan ada yang mustahil bagimu. 

Kenyataan hidup yang sulit dan persepsi yang salah karena menganggap Tuhan akan mengabulkan semua keinginan tanpa syarat menjadi penyebab utama ketidak percayaan.

Matius 14:31  Segera Yesus mengulurkan tangan-Nya, memegang dia dan berkata: "Hai orang yang kurang percaya, mengapa engkau bimbang?"

Kurangnya pemahaman Firman Tuhan yang tercatat di Alkitab, menghalangi orang percaya untuk mengalami penggenapan janji janji tersebut, hanya orang yang dewasa rohani serta memiliki kesabaran yang akan mengalami penggenapan janji janji Allah.

2 Petrus 3:9  Tuhan tidak lalai menepati janji-Nya, sekalipun ada orang yang menganggapnya sebagai kelalaian, tetapi Ia sabar terhadap kamu, karena Ia menghendaki supaya jangan ada yang binasa, melainkan supaya semua orang berbalik dan bertobat. 

Jangan skeptis, jangan memakai logika, bagaimanapun juga otak kita hanya sebesar bakpao, bagaimanapun kita tidak akan pernah bisa memahami Allah yang Maha Besar.

Banyak persepsi yang keliru dengan menganggap percaya saja sudah cukup, padahal kita harus bertindak dan melakukan bagian kita dengan benar sesuai dengan kebenaran firman Tuhan.

Jadilah dewasa, perkuat iman setiap hari dengan rajin berdoa dan membaca Firman, niscaya sudut pandang kita akan diubah dari sekedar percaya menjadi dewasa penuh.

Komentar

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

HIDUP TANPA TERSINGGUNG

TANDA ORANG YANG MENGANDALKAN TUHAN

Terang yang Datang ke Dunia