MEMELIHARA KASIH YANG MULA-MULA

"MEMELIHARA KASIH YANG MULA-MULA" "Akan tetapi kamu, saudara-saudaraku yang kekasih, bangunlah dirimu sendiri di atas dasar imanmu yang paling suci dan berdoalah dalam Roh Kudus. PELIHARALAH DIRIMU DEMIKIAN DALAM KASIH ALLAH sambil menantikan rahmat Tuhan kita, Yesus Kristus, untuk hidup yang kekal" (Yudas 1:20-21).  > Kasih mula-mula adalah kasih yang bernyala-nyala dan penuh kerinduan akan Tuhan. Kasih ini dimiliki ketika seseorang mengalami pengalaman perjumpaan dengan Tuhan Yesus. Pengalaman rohani ini membuat orang yang mengalaminya begitu antusias dan penuh semangat membangun persekutuan pribadinya dengan Tuhan dan memiliki komitmen hidup untuk melayani Tuhan. > Menjaga dan memelihara kasih mula-mula bagi orang percaya merupakan hal yang prinsip. Kasih mula-mulalah yang mendorong dan menggerakkan orang percaya untuk tetap hidup dalam kehendak Tuhan dan memiliki api yang bernyala-nyala untuk hidup dalam persekutuan yang erat dengan Tuhan dan setia dalam T...

MARAH

 MARAH


Allah adalah kasih, tetapi Ia juga adil, dan ketika Allah melihat ketidakadilan, Ia marah!, kitapun seharusnya demikian.»IHT«

Efesus 4:26  Apabila kamu menjadi marah, janganlah kamu berbuat dosa: janganlah matahari terbenam, sebelum padam amarahmu  

Banyak orang berpikir kemarahan itu dosa, padahal ada kemarahan yang baik dan ada kemarahan yang buruk, ada kemarahan yang benar dan ada kemarahan yang tidak benar, pada prinsipnya marah itu jangan kelamaan, sebab akan menjadi sakit hati dan kepahitan.

Kemarahan yang benar (righteous anger) berasal dari kasih, ketika kita melihat ketidakadilan, kemiskinan, penderitaan kita seharusnya marah terhadap penyebabnya, karena jika orang orang yang menjadi penyebabnya tidak pernah ditegur dan dimarahi kemungkinan besar mereka tidak pernah bisa berubah.

Markus 10:14-15  Ketika Yesus melihat hal itu, Ia marah dan berkata kepada mereka: "Biarkan anak-anak itu datang kepada-Ku, jangan menghalang-halangi mereka, sebab orang-orang yang seperti itulah yang empunya Kerajaan Allah, Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya barangsiapa tidak menyambut Kerajaan Allah seperti seorang anak kecil, ia tidak akan masuk ke dalamnya."

Yesus juga pernah marah ketika anak anak tidak diperhatikan, mereka diabaikan dan dianggap sepele, namun Dia tidak pernah mendendam setelah menegur dalam marah, Yesus melupakannya.

Lukas 11:46  Tetapi Ia menjawab: "Celakalah kamu juga, hai ahli-ahli Taurat, sebab kamu meletakkan beban-beban yang tak terpikul pada orang, tetapi kamu sendiri tidak menyentuh beban itu dengan satu jari pun.

Yesus juga marah ketika penderitaan manusia, terutama orang miskin diabaikan, camkanlah ini, jangan menjadi egois dan mencari keselamatan sendiri, kita harus berbagi.

Markus 10:45  Karena Anak Manusia juga datang bukan untuk dilayani, melainkan untuk melayani dan untuk memberikan nyawa-Nya menjadi tebusan bagi banyak orang."

Hidup bukan untuk diri sendiri, mulailah berkorban bagi Yesus serta tujuannya, maka kebahagiaan kita akan semakin meningkat.

Komentar

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

HIDUP TANPA TERSINGGUNG

HATI TERIKAT PADA TUHAN,BUKAN HARTA

PENGHARAPAN YANG TAK PERNAH PUDAR