DIUJI SAAT NYAMAN

DIUJI SAAT NYAMAN KEJADIAN 12:5 Abram membawa Sarai, isterinya, dan Lot, anak saudaranya, dan segala harta benda yang didapat mereka dan orang-orang yang diperoleh mereka di Haran; mereka berangkat ke tanah Kanaan, lalu sampai di situ. Shalom Abraham adalah orang kaya ketika Allah mengujinya. Tuhan tidak menguji Abraham karena ia tidak kehilangan apa-apa. Ia mengujinya karena Abraham telah menerima sesuatu yang berharga dan Allah ingin mengungkapkan apakah Abraham mengasihi Sang Pemberi lebih dari pemberianNya itu. Abraham sudah sangat diberkati sebelum ia diperintahkan Tuhan untuk meninggalkan negerinya di tanah Ur untuk pergi ke tanah Kanaan. Abraham sudah makmur secara material ketika Tuhan memanggilnya untuk meninggalkan Ur. Hal ini membuat panggilannya sangat signifikan, bahkan Abraham meninggalkan Ur tanpa mengetahui tujuannya kemana dia harus pergi. Tuhan hanya memberikan arah bukan tujuan akhir. Di KEJADIAN 12:1, Berfirmanlah TUHAN kepada Abram: "Pergilah dari negeri...

HINDARI PERDEBATAN

 HINDARI PERDEBATAN


Orang yang bijak akan menghindar dari hal hal yang negatif.»IHT«

2 Timotius 2:23  Hindarilah soal-soal yang dicari-cari, yang bodoh dan tidak layak. Engkau tahu bahwa soal-soal itu menimbulkan pertengkaran,

Seorang pakar human relations bernama Dale Carnegie dalam bukunya How to win friends and influence people mengatakan " satu satunya cara memperoleh manfaat dari perdebatan adalah menghindarinya.

2 Timotius 2:24  sedangkan seorang hamba Tuhan tidak boleh bertengkar, tetapi harus ramah terhadap semua orang. Ia harus cakap mengajar, sabar

Pada akhirnya perdebatan tak jarang berakhir dengan permusuhan dan kebencian, memang harus kita akui bahwa tidak ada hal yang menguntungkan dari sebuah perdebatan yang didasari oleh egoisme.

2 Timotius 2:25  dan dengan lemah lembut dapat menuntun orang yang suka melawan, sebab mungkin Tuhan memberikan kesempatan kepada mereka untuk bertobat dan memimpin mereka sehingga mereka mengenal kebenaran, 

Perdebatan bisa tejadi dikalangan orang percaya, bahkan di gereja sekalipun, kita bisa berdebat dengan orang tua dan keluarga, sahabat dan banyak lagi, karena kesalahpahaman kita berdebat bahkan karena hal hal yang sepele.

2 Timotius 2:26  dan dengan demikian mereka menjadi sadar kembali, karena terlepas dari jerat Iblis yang telah mengikat mereka pada kehendaknya.

Salah satu nasihat Paulus dan Timotius adalah ayat diatas, orang yang dewasa rohani akan melihat sesuatu dari kacamata yang benar sesuai dengan standar firman Tuhan, kita harus berani mengambil jarak dari suatu permasalahan, hal yang paling sederhana adalah tidak memberi komentar negatif atau membalas dengan sikap yang buruk.

Roma 12:18  Sedapat-dapatnya, kalau hal itu bergantung padamu, hiduplah dalam perdamaian dengan semua orang! 

Roh kudus mampukan kami untuk bisa menguasai diri dan menjadi orang bijak dalam bersikap, didalam nama Tuhan Yesus kami berdoa. Amin

Komentar

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

HIDUP TANPA TERSINGGUNG

TANDA ORANG YANG MENGANDALKAN TUHAN

Terang yang Datang ke Dunia