DIUJI SAAT NYAMAN

DIUJI SAAT NYAMAN KEJADIAN 12:5 Abram membawa Sarai, isterinya, dan Lot, anak saudaranya, dan segala harta benda yang didapat mereka dan orang-orang yang diperoleh mereka di Haran; mereka berangkat ke tanah Kanaan, lalu sampai di situ. Shalom Abraham adalah orang kaya ketika Allah mengujinya. Tuhan tidak menguji Abraham karena ia tidak kehilangan apa-apa. Ia mengujinya karena Abraham telah menerima sesuatu yang berharga dan Allah ingin mengungkapkan apakah Abraham mengasihi Sang Pemberi lebih dari pemberianNya itu. Abraham sudah sangat diberkati sebelum ia diperintahkan Tuhan untuk meninggalkan negerinya di tanah Ur untuk pergi ke tanah Kanaan. Abraham sudah makmur secara material ketika Tuhan memanggilnya untuk meninggalkan Ur. Hal ini membuat panggilannya sangat signifikan, bahkan Abraham meninggalkan Ur tanpa mengetahui tujuannya kemana dia harus pergi. Tuhan hanya memberikan arah bukan tujuan akhir. Di KEJADIAN 12:1, Berfirmanlah TUHAN kepada Abram: "Pergilah dari negeri...

KEBENARAN

 KEBENARAN


Kebenaran tidak pernah berubah.»IHT«

Matius 5:37  Jika ya, hendaklah kamu katakan: ya, jika tidak, hendaklah kamu katakan: tidak. Apa yang lebih dari pada itu berasal dari si jahat.

Kadang sulit membedakan apakah gagasan adalah petunjuk dari Allah, tipu daya dari Iblis atau sekedar keinginan pribadi, kita harus belajar mengenali perbedaannya dan memahaminya bagaimana membedakannya.

1 Yohanes 4:1  Saudara-saudaraku yang kekasih, janganlah percaya akan setiap roh, tetapi ujilah roh-roh itu, apakah mereka berasal dari Allah; sebab banyak nabi-nabi palsu yang telah muncul dan pergi ke seluruh dunia.

Kehendak Allah tidak akan pernah bertentangan dengan firmanNya, karena itu kita harus bertanya pada diri sendiri, apakah setiap gagasan atau ide atau penglihatan berasal dari Allah!, jadi berhati hatilah kepada mereka yang berkata atas kehendak Allah atau bilang "Tuhan berkata".

Matius 13:57  Lalu mereka kecewa dan menolak Dia. Maka Yesus berkata kepada mereka: "Seorang nabi dihormati di mana-mana, kecuali di tempat asalnya sendiri dan di rumahnya." 

Pendapat manusia, penemuan ilmiah dan teknologi bisa berubah, tetapi FirmanNya tidak akan pernah berubah, kebenaran bersifat kekal!, Allah konsisten, Ia tidak mudah berubah, tidak moody dan tidak pernah menyuruh kita melanggar prinsip yang tertulis di Alkitab, jadi pertanyaannya apakah pikiran kita sudah sejalan dengan kebenaran FirmanNya.

Matius 13:58  Dan karena ketidakpercayaan mereka, tidak banyak mujizat diadakan-Nya di situ. 

Perjalanan hidup kita adalah mujizat!, jika setiap hari kita merasa jenuh, stagnasi atau kehilangan arah, itu semua karena terlalu mengandalkan logika dan naluri kita, bukan FirmanNya maka wajarlah jika hidup kita begitu begitu saja tanpa perubahan yang signifikan.

Yosua 24:24  Lalu jawab bangsa itu kepada Yosua: "Kepada TUHAN, Allah kita, kami akan beribadah, dan firman-Nya akan kami dengarkan." 

Jangan sekedar beribadah!, tapi dengarkanlah firmanNya, maka mujizat akan menjadi nyata dalam hidup kita.

Komentar

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

HIDUP TANPA TERSINGGUNG

TANDA ORANG YANG MENGANDALKAN TUHAN

Terang yang Datang ke Dunia